Peraturan Karantina Pertanian

Peraturan Karantina Pertanian

Pemerintah, dalam hal ini Departemen Pertanian, sebenarnya sudah menetapkan peraturan bagi lalu lintas bahan tanaman, ternak, dan ikan, yang akan dimasukan maupun dikeluarkan dari wilayah Indonesia, berikut peraturannya.

I. Peraturan Pemasukan

Untuk mendatangkan bahan tanaman, ternak, maupun ikan dalam wilayah Indonesia, ada tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu surat izin pemasukan, surat keterangan kesehatan tanaman, ternak, maupun ikan, dan pelabuhan pemasukan.

1. Surat Izin Pemasukan

Surat izin pemasukan adalah surat yang dikeluarkan oleh Menteri Pertanian atau Pejabat yang ditunjuk olehnya untuk setiap pemasukan bahan tanaman, ternak,maupun ikan ke dalam wilayah Indonesia.

Dalam prakteknya, yang mengeluarkan surat izin itu adalah Direktur Jendral yang bersangkutan. Oleh karena itu, permohonan surat izin pemasukan harus ditujukkan kepada Direktur Jendral, yaitu Direktur Jendral Tanaman Pangan untuk komoditas tanaman pangan dan hortikultura. Direktur Jendral Perkebunan untuk komoditas perkebunan. Direktur Jendral Peternakan untuk komoditas ternak, dan Direktur Jendral Perikanan untuk komoditas ikan hidup. Surat izin ini harus ditunjukkan sewaktu pemeriksaan karantina. Tanpa disertai dengan surat izin pemasukkan, maka komoditas yang bersangkutan akan ditolak masuk Indonesia atau malah akan dimusnahkan.

2. Surat Keterangan Kesehatan

Setiap bahan tanaman, ternak, maupun ikan yang akan dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia harus disertai dengan surat keterangan kesehatan. Surat ini dikeluarkan oleh instansi yang berwenang di negara asalnya, isinya menerangkan bahwa komoditas tersebut bebas dari hama atau penyakit. Tanpa disertai dengan surat ini maka komoditas yang akan dimasukkan baru bisa dilepas setelah mendapat dispensasi dari Kepala Pusat Karantina Pertanian.

3. Pelabuhan Pemasukan

Pemerintah telah menetapkan pelabuhan pemasukan baik laut maupun udara bagi komoditas pertanian, ternak maupun ikan hidup yang akan dimasukkan ke dalam wilayah RI. Oleh karena itu, semua kegiatan pemasukan dan pengeluaran komoditas tersebut harus melalui pelabuhan yang sudah ditentukan.

II. Peraturan Pengeluaran

Untuk mengirimkan bahan tanaman, ternak, maupun ikan ke luar dari wilayah Indonesia, terdapat peraturan yang hampir sama dengan peraturan pemasukan. Peraturan itu meliputi penyertaan surat izin pengeluaran, surat keterangan kesehatan tanaman, dan keharusan melewati pelabuhan pengeluaran yang sudah ditentukan.

1. Surat Izin Pengeluaran

karantina tumbuhan, karantina burung, karantina hewan, karantina ikan koi, karantina kesehatan, karantina pertanian tumbuhan adalah, karantina tumbuhan jakarta, karantina tumbuhan online

Karantina Pertanian
gambar : bkpgorontalo.org

Untuk mengeluarkan komoditas pertanian, ternak, maupun ikan memang tidak seluruhnya harus disertai dengan surat izin. Pengeluaran  yang harus disertai dengan surat izin hanyalah pengeluaran komoditas ternak dan beberapa jenis tanaman yang sudah ditentukan pemerintah. Surat izin pengeluaran ini, sebagaimana surat izin pemasukan, juga dikeluarkan oleh Direktur Jendral yang bersangkutan.

Jenis-jenis tanaman yang pengeluarnya harus diserta dengan surat izin, terdiri atas : tembakau (Nicotiana tabacum), Agave sp, Musa textilis, kopi (Coffea sp), kelapa sawit (Elaeis guineensis), cokelat (Theobroma cacao), tebu (saccharum officinarum), karet (Havea sp), teh (Camelia sp), kina Cinchona sp), Rauwolfia sp, anggrek alam (Orchidaceae), Raflesia sp, Crotalaria juncea, lada (Piper nigrum), cengkeh (Eugenia caryophyllata), pala (Myristica fragrans)

2. Surat Keterangan Kesehatan

Bahan tanaman, ternak, dan ikan hidup yang akan dikeluarkan dari wilayah Indonesia juga harus disertai dengan surat keterangan kesehatan. Surat keterangan ini dikeluarkan oleh balai atau stasiun karantina. Untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan, bisa menghubungi stasiun karantina terdekat. Tapi pernyataan surat keterangan kesehatan ini lebih dimaksud untuk memenuhi permintaan dari negara yang akan dituju.

3. Pelabuhan Pengeluaran

Semua pengeluaran bahan tanaman, ternak, maupun ikan harus melewati pelabuhan laut atau bandar udara pengeluaran yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Demikianlah hal-hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang bermaksud memasukan atau mengeluarkan bahan tanaman, ternak, maupun ikan ke dalam atau keluar wilayah Indonesia. Apabila peraturan itu diperhatikan maka pemeriksaan karantina akan berjalan lancar sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan; pengolakan atau pemusnahan. — Peraturan Karantina Pertanian ~~ BPKP ~~