Lazada Indonesia

Dosis, Konsentrasi dan Volume Semprot Pestisida

Dosis, Konsentrasi dan Volume Semprot Pestisida

Istilah dosis, konsentrasi, dan volume semprot sering terdapat pada label kemasan pestisida. Apa maksudnya ?

Apa sih yang dimaksud dengan dosis, konsentrasi, dan volume semprot pada pestisida?

penggunaan cara tips pestisida nabati pdf, pestisida decis, pestisida hayati, pestisida ddt, pestisida organik, pestisida nabati, pestisida dan aplikasinya, pestisida ramah lingkungan

Penyemprotan pestisida

Ketiga istilah di atas sering kita jumpai di label kemasan pestisida. Dosis, konsentrasi, dan volume semprot itu mengacu pada pemakaian pestisida. Sepintas kelihatan sepele hingga tidak banyak orang ambil peduli. Padahal sebenarnya tiga istilah itu merupakan kunci penting pemakaian pestisida agar tujuan pemakaiannya tercapai secara optimal, yaitu memberantas hama atau penyakit tanaman dengan tepat dan aman.

Agar pemakaian pestisida tidak melenceng dari apa yang diharapkan sebaiknya ketiga istilah itu dipahami dan dimengerti dengan benar.

Dosis

Dosis adalah jumlah pestisida yang dicampurkan atau diencerkan dengan air digunakan untuk menyemprot hama atau penyakit tanaman dengan luas tertentu. Pengertian inilah sebenarnya yang dimaksud dengan tulisan “dosis” pada label kemasan pestisida.

Ada beberapa satuan dalam menuliskan dosis. Fungisida Benlate, misalnya, tertulis dosisnya 3-5 g / 10 liter air; artinya dalam 10 liter air bisa dicampurkan 3-5 g Benlate. Pengertian serupa juga berlaku untuk fungisida Nimrod 250 EC yang mempunyai dosis pemakaian 2,5 – 5 ml / 10 liter air, dan insektisida Difolatan 4 F dengan dosis pemakaian 20-30 cc/10 liter air.

Dosis anjuran pemakaian pestisida sebaiknya dipatuhi. Pemakaiannya secara berlebihan bisa menyebabkan tanaman merana dan merusak lingkungan. Selain itu juga menyebabkan populasi hama meledak karena malah merangsang pertumbuhannya. Pemakaian pestisida dalam dosis rendah pun menyebabkan hama atau penyakit yang dituju tidak mati. Dan mendorong timbulnya resistensi pada hama atau penyakit yang menyerang tanaman.

Konsentrasi

Ada tiga macam pembagian konsentrasi, yaitu konsentrasi formulasi, konsentrasi bahan aktif, dan konsentrasi larutan. Konsentrasi formulasi adalah banyaknya pestisida dihitung dalam cc atau gram bahan pestisida per liter air yang dicampurkan; sedangkan konsentrasi bahan aktif adalah persentase bahan aktif yang terdapat dalam larutan jadi (larutan yang sudah dicampur air). Tidak jauh berbeda dengan dua pengertian di atas, konsentrasi larutan adalam persentase kandungan pestisida yang terdapat dalam larutan jadi.

Melihat adanya tiga pengertian yang hampir sama tentang konsentrasi maka para pemakai pestisida hendaknya membaca terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Konsentrasi formulasi insektisida Lannate 1,5 – 33 cc/l air artinya dalam 1 liter air bisa dicampurkan 1,5-33 cc Lannate. Konsentrasi bahan aktif insektisida Basudin 60 EC 0,12 % artinya dalam 10 liter air bisa dicampurkan 12 gram Basudin 60 EC. Konsentrasi larutan herbisida Agroxone 3.000 ppm artinya dalam 1 liter air bisa dicampurkan 3 gram Agroxone (1000 ppm = 0,1 %).

Volume Semprot

Selama ini banyak yang mengartikan volume semprot secara salah. Umumnya mereka mengartikan volume semprot hanya merupakan volume air pencampur pestisida saja. Padahal sebenarnya yang dimaksud dengan volume semprot adalah volume akhir, yaitu jumlah campuran air dengan pestisida yang disemprotkan.

Ambil misal fungisida Kasumin 20 AS yang mempunyai konsentrasi formulasi 2 cc/l air dengan volume semprot 500 l/ha. Banyaknya fungisida itu untuk penyemprotan luasan 1 ha adalah 1 liter (1000 cc); maka jumlah air pencampur yang perlu ditambahkan hanya 499 liter. Jadi, total bila keduanya dijumlahkan menjadi 500 liter. Jumlah yangt erakhir itulah yang dimaksud dengan volume semprot. B.A ~~~ Dosis, Konsentrasi dan Volume Semprot Pestisida