Lazada Indonesia

PILEK PADA AYAM

PILEK PADA AYAM

Pilek atau snot pada ayam termasuk penyakit yang cukup berbahaya. Ia sangat cepat menular dan menyerang semua jenis ayam, terutama ayam piaraan. Bila seekor saja ayam Anda terserang pilek, segera ia harus diobati agar tidak menulari ayam lainnya.

penyakit pilek pada ayam, penyakit ayam kampung, penyakit ayam aduan, jenis penyakit ayam kampung, penyakit ayam broiler, penyakit ayam pedaging, penyakit ayam kalkun

Penyakit pilek pada ayam

Gejala awal penyakit pilek atau infectious coryza dapat dilihat lewat penampilannya. Gerakan ayam berbeda dengan apa yang kita lihat pada waktu-waktu sebelumnya. Ayam tampak lesu, lebih banyak berdiam diri, dan tak punya gairah sama sekali. Selera makannya menurun, sehingga berat badannya juga cenderung berkurang. Ayam sering menggelengkan kepala sambil bersin.

Pada tingkat selanjutnya, dari kedua lubang hidung dan matanya keluar cairan. Mula-mula bening mirip ingus encer, tapi lama kelamaan menjadi kental, sampai kedua lubang hidungnya tersumbat. Penyumbatan ini membuat pernapasannya sesak dan ayam sering memukul-mukulkan paruhnya agar gumpalan-gumpalan pekat tersebut bisa keluar.

Cairan kental putih kekuningan juga menumpuk pada kedua matanya. Ciri lain yang dapat kita perhatikan adalah rona mukanya yang membengkak dan memucat.

Cepat menular

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Haemophilus gallinarum. Bakteri ini tergolong lemah dan kurang berbahaya. Akan tetapi aktivitas penyebarannya melalui makanan, minuman, dan udara sangat cepat, baik terhadap ayam-ayam yang dalam satu kandang maupun terhadap ayam yang ada di sekitarnya.

Agar tak menulari, ayam yang terjangkit penyakit snot ini harus secepatnya dikarantinakan pada kandang yang terpisah. Ayam-ayam yang belum terjangkit sebaiknya diberi obat pencegah. Antara lain antibiotika seperti streptomycin dan sulfanilamida.

Pengobatan

Bila secepatnya diobati, ayam itu akan segera sembuh. Ayam yang sudah terlanjur sakit, harus diberi obat khusus, yang dapat diperoleh di toko keperluan unggas. Antara lain Neofet, Anti Snot capsul, Tetrasulfa B plek capsul, Neo Terramycin 25, Coryvit powder. Masing-masing sudah dilengkapi petunjuk cara penggunaan sebagai pedoman bagi pemakainya. Kalau kurang bisa dimengerti betul dapat pula ditanyakan langsung ke pemilik toko tersebut.

Selain itu, ayam yang terjangkit snot dapat pula diberi suntikan streptomycin sebanyak 0,2 cc sekali suntik per harinya. Suntikan dilakukan selama 3-5 hari. Tempat penyuntikan pada bagian sebelah belakang leher.

Bila obat khusus unggas itu belum ada di tempat Anda, dapat pula Anda memanfaatkan obat-obat flu (untuk manusia!), misalnya Refagan, Bodrex, yang dilarutkan dalam air minum hangat. Setiap satu tablet dilarutkan dalam satu sendok teh air minum, lalu diminumkan pada ayam yang sakit.

Untuk mencegah kemungkinan terserang pilek, ayam perlu divaksinasi. Vaksinasi dilakukan ketika ayam berumur 1-2 minggu, 1 bulan, 3 bulan, dan ketika ayam menjelang dewasa. Obat yang divaksinasikan adalah Corryza vaccin atau vaksin snot. (WE/TS) ~~ PILEK PADA AYAM