Tips Memelihara Burung Branjangan

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Burung Branjangan

  1. Bagaimana cara memelihara burung branjangan yang baik dan memilih anak burung yang berkualitas baik ?
  2. Kalau memiliki anak burung branjangan bakalan, bagaimana cara merawatnya, sehingga barung tersebut nantinya dapat berkicau dengan rajin dan baik ?
  3. Apakah juga perlu memelihara jenis burung berkicau lainnya, supaya bisa “menangkap” suara burung-burung lain, seperti ciblek, kacer, prenjak, kenari, kutilang, jalak dan lain-lain ?
  4. Apakah tidak ada pengaruh jika burung branjangan diberi makan serangga berupa jangkrik atau ulat bumbung, karena secara umum biasanya burung branjangan diberi kroto basah sebagai makanananya ?
  5. Perlakuan-perlakuan apa saja yang harus dilakukan kepada burung branjangan agar burung tersebut rajin berkicau dan terlihat riang ?
tentang branjangan, jual branjangan wates, branjangan juara, branjangan wates, branjangan jantan, branjangan sapan, branjangan mp3

Burung branjangan di kandangnya yang tinggi.
gambar : manuk.info

Burung branjangan memang termasuk burung penyanyi yang juga memiliki beberapa keistimewaan lain. Burung ini masih satu kerabat dengan burung gereja dan burung pipit, yaitu family Alaudidae. Ciri-cirinya bagian punggung dan perut umumnya bergaris-garis cokelat. Kuku pada bagian jari belakang tumbuh lebih panjang dan paruhnya kokoh. Gerakannya terlihat riang dengan berjalan atau berlari, namun jarang meloncat. Bahkan ia memilih lari daripada terbang, bila kaget. Terbangnya naik turun secara vertikal, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya.

Burung ini sehari-hari hidup di sawah atau tegalan. Karena itu, untuk memelihara branjangan, maka buatlah suasana sangkarnya menjadi suasana yang menyenangkan sebagaimana di alam habitatnya. Karena kesenangannya yang terbang vertikal dan tidak bisa bertengger maka sangkarnya dibuat tinggi kurus. Dalam kandang dibuat tempat bertengger mirip meja berbentuk bundar dengan satu kaki. Di atas meja itu ditaruh bongkahan batu karang.

Di pasar burung biasa ditemukan branjangan sejak masih bakalan hingga yang sudah jadi. Bakalannya bisa sudah dewasa atau yang masih anak (piyik). Memilih anak burung branjangan yang baik, sama dengan memilih burung-burung berkicau lainnya. Piyik tersebut harus terlihat sehat, riang dengan mata bersinar cerah. bulunya bersih mengkilap, dengan warna-warna yang tegas. Kakinya kokoh. Selain itu, perhatikan suaranya yang harus nyaring.

Merawat bakalan membutuhkan kesabaran agar kelak ia dapat berkicau. Memang keistimewaan burung ini adalah bisa meniru suara alam di lingkungannya. Karena itu, bila ingin bisa menirukan berbagai kicau burung, boleh saja memelihara burung berkicau lainnya yang diletakkan di sekitar sangkar branjangan.

Tidak ada pengaruh pemberian pakan yang diberikan seperti biasanya. Teruskan bila telah menjadi kebiasaan ini selama tidak ada pengaruh terhadap kesehatan dan suara kicaunya, namun sebagai burung yang biasa hidup di tegalan, maka ia juga sangat menyukai biji-bijian terutama gabah setengah tua (yang hampir menguning). Ia akan mengupas gabah terlebih dahulu dengan paruhnya yang mungil.

Agar burung branjangan terlihat riang dan rajin berkicau, tentu ia harus sehat. Bila sehat ia akan bergembira, apalagi bila suasana sangkar menyenangkan. Untuk itu bisa dibuatkan bak pasir tempat ia bermain serta sesekali sangkarnya dipindahkan ke suasana baru yang terkena sinar matahari. TO ~~ Tips Memelihara Burung Branjangan