Lazada Indonesia

MEMANDIKAN DAN MENJEMUR BURUNG

TIPS DAN CARA MEMANDIKAN DAN MENJEMUR JENIS-JENIS BURUNG

Sewaktu masih hidup di alam bebas, burung dapat mengatur sendiri keperluannya akan sinar matahari. Pengaruh sinar matahari pagi (jam 07:00 – 10:00) sangat baik sekali manfaatnya bagi tubuh burung. Karena sinar matahari pagi mengandung ultra violet yang dapat merangsang pembentukan vitamin D di bawah jaringan kulit dan vitamin ini sangat penting untuk mencegah terjadinya penyakit rachitis. Selain itu sinar matahari pagi juga berguna dalam menjaga kesehatan burung, karena sinar matahari dapat membunuh kuman-kuman penyakit dan menghangatkan tubuh burung agar kondisinya tetap sehat dan fit.

cara memandikan burung yang baik, tips memandikan burung yang baik dan benar, burung mandi malam, mandi malam burung kacer, burung mandi kenari, hotel burung mandi, pantai burung mandi

Tips Memandikan burung
gambar : majalahburungpas.com

Biasanya penjemuran burung dilakukan bersamaan dengan setelah burung dimandikan. Tapi pemandian tidak dilakukan setiap hari. Perlakuan penjemuran bisa dilakukan setiap hari, antara jam 07:00 – 10:00 pagi. Dalam penjemuran ini selubung sangkar dibuka, agar burung merasa bebas dan sinar matahari bisa langsung masuk dalam ruangan sangkar. Sangkar yang tetap terselubung akan menyebabkan udara dalam sangkar panas dan pengab. Akibatnya burung bisa menderita sesak nafas yang hebar dan mati lemas.

Penjemuran burung bisa dilakukan dengan menarih sangkar di atas tanah atau lantai. Tapi yang paling baik adalah dengan menggantung di tiang gantungan, agar aman dan jauh dari gangguan binatang hama (kucing, anjing) dan terhindar dari serangan serangga (semut). Selain itu tempat penjemuran juga harus memberi perasaan aman dan tenang bagi burung.

Ada kalanya sebelum penjemuran dilangsungkan, burung dimandikan terlebih dahulu. Ada burung yang punya sifat mau mandi sendiri (misalnya cocak rawa, kutilang) dan ada yang tidak (misalnya perkutut). Untuk jenis burung yang mau dan bisa mandi sendiri, pemelihara tidak perlu repot-repot memandikan, cukup tinggal menyediakan bak kecil (baskom plastik yang kecil misalnya) di dalam sangkar. Dengan mandi serupa ini burung dapat membersihkan bulu-bulunya dan anggota badan lainnya yang terkotori debu.

Bagi burung yang tidak mau mandi sendiri (perkutut, ayam bekisar), jelas pemelihara harus rajin memandikan. Cara memandikannya yang terbaik adalah dengan mempergunakan semprotan atau sprayer. Dengan alat ini burung akan merasa senang sekali, karena siraman air yang dirasakan mirip rintik-rintik hujan gerimis. Sebaiknya penyemprotan air jangan disemprotkan secara langsung, melainkan penyemprotan airnya diusakan jatuh dari atas. Sehingga air terasa jatuh perlahan-lahan membasahi badan.

Saat terbaik memandikan burung adalah pagi hari. Sebaiknya berlangsung antara jam 06:00 – 08:00, sehingga sehabis mandi burung dapat berjemur sampai jam 10:00. Bersamaan dengan memandikan burung, sangkar pemeliharaan bisa dibersihkan sekaligus. Termasuk kontrol dan penggantian makan-minuman. Dengan demikian, burung yang akan dimandikan dipindah di sangkar lain yang khusus dipakai untuk memandikan burung. Atau kalau mau dimandikan tetap dalam sangkarnya, tempat makanan dan minuman diambil dulu.

Bila terjadi suatu hal, sehingga tidak sempat atau tidak memungkinkan untuk memandikan burung, sebaiknya jangan dipaksakan memandikan burung pada siang atau sore hari. Tunggu saja sampai pada keesokan harinya lagi.

Kebanyakan orang masih memandikan burung kesayangannya pada siang atau sore hari. Perlakuan ini sebetulnya kurang baik pengaruhnya bagi kesehatan burung. Jika burung dimandikan pada siang hari (sekitar jam 12:00 misalnya), setelah burung dijemur untuk mengeringkan bulunya, sinar matahari siang yang panas akan menyengat badan burung. Akibatnya burung akan mudah lesu, kondisi badan lemah, sehingga ia akan mudah tertular penyakit yang menyerang alat pernafasan. Misalnya penyakit New Castle Disease (NCD) atau Chronic Respiratory Disease (CRD). Atau jika pemandian burung dilakukan pada sore hari (sekitar jam 4:00 – 5:00 sore), dikuatirkan burung tidak akan sempat mengeringkan bulunya sampai bulu-bulu halusnya di bagian dalam. Bulu bagian dalam yang basah akan meyebabkan burung kedinginan pada malam harinya. Bila hal ini berlangsung terus menerus, tidak mustahil lama kelamaan burung akan menderita penyakit rhematik.

Burung yang dijemur harus diawasi dengan baik, terutama untuk urung yang baru saja dipiara. Hal ini untuk melihat, apakah burung bersangkutan tahan sinar dan panas matahari dalam waktu lama atau tidak. Burung yang tidak tahan, akan terlihat terengah-engah nafasnya dengan paruh terbuka sambil mengisap udara. Bila terlihat kondisi burung yang dijemur serupa ini, cepat-cepatlah sangkar diturunkan dan dipindahkan di tempat yang teduh dan berangin secara langsung. Syukur kalau sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon-pohon yang rindang dan sejuk. Burung yang sudah tidak kepanasan, setelah beristirahat beberapa lama di tempat teduh, kondisinya akan pulih segar kembali. ~~ MEMANDIKAN DAN MENJEMUR BURUNG ~~