Lazada Indonesia

Cara Merawat Tanaman Polypodium

Polypodium dan Kunci Perawatannya

Walaupun Polypodium sudah lama dikenal, namun sampai saat ini harganya masih mahal. Bentuknya memang bagus dan menyenangkan bila ditanam sebagai tanaman hias ruangan.

polypodium aureum care, polypodium aureum mandaianum, tanaman hias polypodium, polypodium aureum plugs, definition of polypodium aureum, phlebodium aureum, polypodium rhizome, cabbage palm fern, golden serpent fern

Polypodium aureum care
gambar : pinterest.com

Polypodium adalah marga paku-pakuan yang jumlah anggotanya cukup besar. Lebih dari 1.000 species termaduk di dalamnya. Walaupun demikian, hanya sebagian kecil saja yang populer sebagai tanaman hias.

Batangnya menjalar. Daun bermunculan dari batang yang menjalar itu, sehingga kalau batangnya terpendam di dalam tanah atau media tanamnya, maka setiap daunnya seolah-olah merupakan satu tanaman sendiri yang hidup merumpun dengan lainnya.

Menurut Slamet N., seorang penangkar tamanan hias di Bandung, penggemar paku-pakuan dari marga ini masih cukup banyak hingga selalu saja ada orang yang datang ke tempatnya untuk mencarinya. Slamet sendiri mempunyai sekitar 10 jenis paku-pakuan marga Polypodium.

Ia menyenanginya karena “Bentuknya bagus-bagus dan baik kalau ditanam dalam pot gantung atau pot biasa”. Hanya problemnya, ia mengalami kesulitan dalam memberi nama beberapa koleksinya, karena setelah dicocokkan dengan beberapa buku ternyata namanya berbeda-beda.

Polypodium aureum mandaianum yang menjadi salah satu koleksinya berdaun hijau kebiruan dan agak keriting bagian tepinya. Ia pun mengoleksi P. Polycarpon grandiceps yang daunnya mirip daun kadaka, tetapi ujungnya terbelah-belah. Selain itu, ada juga Polypodium yang daunnya mirip sekali dengan daun selada, tetapi ia kesulitan untuk mengidentifikasi namanya.

Kunci perawatannya

Menurut Slamet, pemeliharaan Polypodium tidak rumit, terutama yang berdaun tebal. Kuncinya yang penting adalah asal tempatnya dijaga agar tetap lembap asal tempatnya dijaga agar tetap lembap dan teduh (kira-kira mendapatkan 20-25 persen sinar matahari). Kalau tempatnya kurang lembap, ujung daunnya tidak bisa mekar sehingga tidak indah lagi.

Oleh karena itu, di Bandung yang udaranya kurang lembap ia tidak bisa tumbuh baik dan kurus, kalau tempatnya tidak dibuat lembap. Polypodium akan tumbuh lebih baik kalau dipelihara di Bogor yang udaranya lembap sekali.

Media tanamnya menurut Slamet cukup humus hutan atau batang pakis yang dicincang. Media ini pun harus dijaga agar tetap lembap juga, tetapi tidak sampai becek.

Jangan memupuknya kalau ia baru diganti potnya, sampai enam bulan setelah itu. Kalau ingin memupuk, bisa menggunakan fish emulsion (pupuk ikan) atau pupuk daun, dengan konsentrasi separuh dari yang dianjurkan di label kemasan. Pemupukan dilakukan sebulan sekali dengan menyiramkan larutannya ke media tanamnya. (YE) ~~~ Cara Merawat Tanaman Polypodium