Lazada Indonesia

Krisan Pot Dari Amerika

Krisan Pot Dari Amerika

Di kalangan pecinta tanaman hias, jenis-jenis krisan mini yang ditanam dalam pot sedang digemari. Kalau dulu bibitnya umumnya didatangkan dari Negeri Belanda, kini ada yang berasal dari Amerika Serikat.

Krisan-krisan cantik dalam pot itu sudah diproduksi oleh Dr. Benny Tjia, pakar hobiis tanaman hias di Bogor, tertarik mengembangkan krisan ini di Indonesia. “Krisan ini sangat mudah beradaptasi di sini”, ungkapnya.

Populer di Amerika Serikat

Benny menuturkan krisan-krisan itu mudah beradaptasi karena berasal dari daerah yang iklimnya tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Krisan itu banyak ditanam di Amerika bagian selatan dan tengah, dan penelitiannya dilakukan di Florida yang beriklim tropis. Sebenarnya ‘nenek moyang’ kirsan itu berasal dari Cina dan Jepang, lalu tersebar ke negara-negara lain, di antaranya Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam itu dilakukan penyilangan-penyilangan untuk mendapatkan krisan yang lebih baik daripada induknya, sehingga muncullah krisan hibrida seperti sekarang ini.

Nama tokoh pewayangan

sejarah bunga krisan, cara merawat bunga krisan, arti bunga krisan, jenis bunga krisan, bibit bunga krisan, budidaya bunga krisan, manfaat bunga krisan, harga bunga krisan

Bunga krisan (seruni) di pot
gambar : paulcpw.blogspot.com

Saat ini Benny Tjia telah mengembangkan sekitar 20 varietas krisan dalam pot.

Ia menggolongkan/mengelompokkan keduapuluh varietas itu menjadi 2, yaitu kelompok krisan bunga tunggal dan kelompok krisan yang bercabang banyak atau krisan spray.

Krisan tunggal, bunganya berukuran besar dan tiap tanaman menghasilkan minimal 6 kuntum. Sedangkan krisan spray, bunganya berukuran kecil sampai sedang, dan tiap tanaman minimal memiliki 15 kuntum.

Bentuk dan warna aneka krisan pot itu menarik, sama halnya dengan nama-nya yang diberikan oleh Benny. Nama-nama itu diambil dari nama tokoh Ramayana/pewayangan yang sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia, seperti Shinta, Gangga, Ambalika, Kunti. Alasan Benny memberikan nama seperti itu supaya orang mudah mengingatnya. Kan susah kalau kita harus mengingat nama-nama asing, nama asli tanaman itu,” jelas Benny.

Diperbanyak dengan setek

Awalnya Benny Tjia mendatangkan dari Amerika Serikat, selanjutnya diperbanyak dengan setek. Meskipun begitu ia tidak boleh sembarangan memperbanyak tanaman itu. “Untuk memperbanyak sendiri, kita ada perjanjian dengan International Plant Propagation Society di Amerika Serikat,” paparnya.

Krisan hasil perbanyakan dengan setek itu ditanam dalam pot berdiameter 18 cm, menggunakan media serbuk sabut kelapa yang telah diolah sehingga sesuai untuk pertumbuhan krisan. Dengan media itu krisan dalam pot yang sudah berbunga mampu bertahan 3 minggu dalam ruangan, khsususnya ruangan ber-AC. Tanaman tidak perlu disiram setiap hari, cukup 3 hari sekali.

Tanaman berbunga indah ini cocok dipelihara di tempat yang agak dingin, bersuhu minimal 18o C. Tempat yang terlalu dingin kurang sesuai untuknya. Namun terlalu lembap juga dapat mendatangkan banyak masalah, misalnya penyakit. Untuk mengatur pertumbuhan dan pembungaannya, Benny Tjia mengatur kebutuhan cahaya dengan bantuan lampu. Semakin kurang pemberian cahaya atau semakin pendek hari (cahaya siang). Krisan akan lebih cepat berbunga. Kerusakan akibat curahan air hujan atau angin dapat dihindari dengan menanamnya di dalam greenhouse atau shading house. (Hi) ~~ Krisan Pot Dari Amerika