Memegang Dan Mengayunkan Joran

Memegang Dan Mengayunkan Joran

Memegang dan mengayunkan joran tidak boleh sembarangan, agar kail berikut umpannya terlempar dengan baik, tanpa mengejutkan ikan. Bagaimana para penggemar memancing melakukannya?

Memancing ikan mas di kolam pemancingan umumnya menggunakan alat pancing yang dilengkapi penggulung tali. Penggulung ini dipasang menggantung  di bawah pegangan joran. Bagaimana cara memegang pancing ini, agar tali tidak berantakan? Ada tekniknya tertentu, supaya tangan kita lihai mengatur penggulung tali itu.

Memegang joran

Saat mulai memegang joran, gagang reel harus  dijepit antara jari tengah dan jari manis (tangan kanan). Ibu jari kita harus lurus ke depan di atas pegangan joran, sedangkan jari telunjuk dicengkeramkan tepat di bawahnya, tapi dalam keadaan siap sedia bergerak-gerak menahan (dengan sentuhan) atau melepas tali pancing. Atau lebih tepatnya : menyentil dan menekan tali erat-erat pada pegangan joran, sesudah tali itu diatur, supaya umpan bisa berayun-ayun bebas di ujung joran. Tangan kiri kemudian harus menyisihkan pengunci penggulung yang menghalangi keluarnya tali ke bawah, hingga gulungan benar-benar terbuka. Tali pancing nilon akan bisa meluncur leluasa, kalau jari telunjuk kita lepaskan tekanannya.

Mengayunkan joran, melempar kail

memancing bagi pemula, memancing ikan air tawar, memancing ikan laut dalam, permainan memancing, memancing laut dalam, memancing ikan baung, alatan memancing

Memegang Dan Mengayunkan Joran
gambar : worldseafishing.com

Bagi pemula, melempar kail sebaiknya dilakukan sambil berdiri, tapi bagi yang sudah mahir boleh sambil duduk santai. Ada dua cara melempar kail. Yaitu ayunkan dengan joran di atas kepala dan ayunan dengan joran di samping badan. Akan tetapi pada umumnya cara pertamalah yang dipakai. Urut-urutannya sebagai berikut :

  • Setelah umpan terpasang pada mata kail, tali pancing digulung sampai tinggal ¾ panjang joran. Penggulung kemudian dikunci agar tali tidak mengendur.
  • Tangan kanan memegang joran dengan telunjuk menjepit tali pancing sampai menempel benar pada joran. (Kalau tidak, umpan akan turun sehingga sulit dilemparkan). Tangan kiri kemudian membuka kunci penggulung, supaya tali pancing tidak macet. Baru kalau joran akan diayunkanlah, telunjuk kita agak dikendorkan.

Joran diayunkan ke atas bagian belakang kepala, diikuti oleh gerakan tubuh, kemudian ke depan sambil disentakkan. Sudah tentu ke arah sasaran. Pada saat menyentakkan inilah, jepitan telunjuk tangan kanan dibuka sama sekali, sehingga kail bisa terlempar jauh. Kalau lemparannya ingin lebih jauh, ayunannya harus lebih kuat dan lebih tinggi.

Begitu kail dan umpan sampai pada sasaran, biasanya tali pancing dalam keadaan kendur. Tali harus cepat dikencangkan kembali atau diluruskan dengan cara menggulung reel agar nantinya kail mudah ditarik, jika umpan sudah termakan ikan.

Kalau umpan sudah termakan oleh ikan, pelampung akan ditarik hingga tenggelam. Kita harus segera menarik joran dengan cara disentakkan ke atas dan reel digulung pelan-pelan. Kalau ikannya berontak, tali pancing bisa dikendurkan sehingga tali tidak putus karena terlalu kencang. Di sini akan tampak manfaatnya menggunakan joran yang lentur. Kelenturan joran akan mengurangi tenaga “brutal” ikan, sehingga ikan dengan mudahnya ditarik.(Si/Ta) ~~~Memegang Dan Mengayunkan Joran