Tanaman-Tanaman Yang Cocok Untuk Bonsai Karang

Tanaman-Tanaman Yang Cocok Untuk Bonsai Karang

Sosok batu karang yang berkesan dramatis akan memberikan nilai lebih pada bonsai tanaman. Namun, tidak semua bakalan bonsai cocok dikombinasikan dengan karang. Ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi, agar bonsai yang ditampilkan merupakan kesatuan yang indah dan alami.

Beberapa tahun yang lalu telah diadakan pameran bonsai di Yogyakarta. Beberapa di antara bonsai-bonsai itu dikombinasikan dengan karang, lumut, dan rumput di sekitarnya. Penampilan yang unik tersebut menjadikan bonsai ini lebih berkesan alami, karena menggambarkan keindahan alam pegunungan atau kerasnya kehidupan di tepi pantai.

Tidak semua tanaman cocok

Penggunaan batu karang sudah sering kita temui pada bonsai-bonsai tanaman. Ada beberapa gaya yang memang menggunakan batu karang sebagai media, yaitu untuk bonsai yang tumbuh di batu karang dan yang mencengkram batu karang. Sayangnya tidak semua jenis bakalan bonsai dapat dikombinasikan dengan karang. Beberapa syarat yang harus dipenuhi adalah : daun-daun tanaman harus berukuran kecil, tanaman mempunyai akar dan tekstur batang yang kuat, tahan kekeringan, dan bisa hidup dengan pemberian tanah dalam jumlah sedikit. Selain itu pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan suasana yang akan digambarkan, apakah akan dipilih suasana pegunungan atau suasana tepi pantai. Agar lebih jelas, di bawah ini disajikan beberapa tanaman yang cocok dijadikan bonsai karang.

1. Santigi

bakalan bonsai santigi, bahan bonsai sentigi, jual bahan bonsai, bonsai material, bahan bonsai berkualitas, bakalan bonsai serut, bakalan bonsai kimeng

Bonsai Santigi Juara
gambar : wahyu-widodo-bonsai.blogspot.com

Di antara bonsai-bonsai lainnya, santigi merupakan jenis yang paling cocok dikombinasikan dengan karang. Dikenal ada dua macam santigi, yaitu yang habitatnya di gunung dan yang di pantai. Santigi gunung (Gautheria nummularioides D. Don), menghendaki hawa dingin (ketinggian sekitar 2.500 m dpl) tapi tetap mendapatkan cahaya matahari. Biasanya tumbuh di sekitar kawah, misalnya di kawah Gunung Tangkuban Perahu. Santigi ini memiliki daun berukuran kecil, tebal, dan berwarna hijau mengkilap dengan bagian ujung kemerahan. Sayangnya, jenis ini belum banyak digunakan untuk bonsai, karena pengambilannya cukup sulit di alam.

Sedangkan santigi pantai (Pemphis acidula) ada yang tumbuh di atas pasir dan ada pula yang di tanah cadas. Santigi yang tumbuh di pasir memiliki batang berlekuk-lekuk, mirip batang santigi gunung. Sedang yang tumbuh di cadas, akarnya tumbuh mencengkeram batu dan memiliki bentuk batang dengan alur-alur yang bagus.

Kelebihan dari santigi ini masih ditunjang dengan sifatnya yang tahan hidup dalam media tanam terbatas serta mampu meranting dengan sempurna dalam keadaan itu.

Ada beberapa gaya yang bagus digunakan untuk bonsai santigi dengan karang diantaranya gaya formal, informal, tertiup angin, dan grouping.

2. Beringin (Ficus sp). Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2