Lazada Indonesia

Tanaman Ulmus Indah Kalau Dibonsaikan

Ulmus Indah Kalau Dibonsaikan

Ulmus adalah sejenis pohon berdaun indah yang banyak ditanam sebagai peneduh taman atau jalan. Selain itu, tanaman ini juga sudah sejak dulu dibonsaikan.

Ulmus, yang biasa dibuat bonsai di Cina, Taiwan, maupun Jepang, terutama jenis Ulmus parvifolia. Ulmus yang kita miliki adalah sejenis Ulmus lanceofolia, yang bentuknya agak berbeda. Ulmus kita berdaun lebih lemas, sehingga kalau ditanam sebagai bonsai susunan daunnya lebih rapi. Warna daunnya pun mengkilat dan lebih cerah. Bentuknya oval dan bergerigi halus di bagian pinggirnya. Ulmus lanceofolia lebih indah kalau dibandingkan dengan saudaranya. Di tanah air kita, tanaman ini tidak banyak jumlahnya. Paling hanya ditemukan terbatas di beberapa daerah pegunungan di Jawa dan Sumatera. Walaupun tanaman pegunungan, namun setelah dibuat bonsai ternyata ia bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah juga.

Daunnya Bisa Mengecil Drastis

bonsai ulmus Indonesia, bonsai ulmus parvifolia, bonsai ulmus procera, bonsai ulmus chinese, ulmus parvifolia bonsai

Contoh bonsai ulmus
gambar : nebonsai.com

Kalau tumbuh di alam, ketinggian ulmus bisa sampai lebih dari 20 m. Akan tetapi sebagai bonsai, ia bisa kita kecilkan sampai berukuran mini. Bahkan, kalau kita menginginkannya, tanaman ini bisa juga dibuat sebagai mame bonsai, yaitu bonsai yang tingginya kurang dari 15 cm.

Hal tersebut dapat dilakukan mengingat daun tanaman ini bisa mengecil secara drastis. Di alam, panjang daun ulmus 7,5-12,5 cm. Akan tetapi setelah ditraining sebagai bonsai, ukuran daunnya bisa tinggal 15 persen saja dari aslinya (sekitar 1,5 cm panjangnya).

Demikian pula ruas rantingnya, bisa lebih pendek dari aslinya setelah ditraining pembentukan cabang dan rantingnya pun hanya di tempat yang terbatas.

Memeliharanya Sebagai Bonsai

Bonsai ulmus membutuhkan pemeliharaan yang seksama. Media tanamnya harus berdrainase baik sehingga air kelebihan siramannya cepat tiris. Media tanam bisa kita buat dari campuran tanah gunung, pasir, dan humus berbanding 1 : 1 : 1. Media tanam ini harus kita ganti dua tahun sekali.

Penempatannya bisa di ruang terbuka dengan sinar matahari penuh maupun di tempat yang agak ternaungi. Bonsai ulmus ini jangan sampai mengalami kekeringan, tetapi jangan pula kebanyakan menyiramnya.

Musuh utamanya adalah belalang hijau dan larva kumbang penggerek. Belalang hijau itu memakan daunnya. Larva menggerek batangnya sehingga kulitnya terkelupas dari kayunya dan kayu membusuk. Untuk menanggulanginya, sekali-sekali bonsai ulmus sebaiknya disemprot insektisida, seperti Basudin, dan media tanamnya ditaburi Furadan.

Mengingat bonsai ulmus sudah diterima secara internasional sebagai bonsai bernilai tinggi, dan karena Ulmus lanceofolia milik kita pun lebih unggul daripada Ulmus parvifolia, alangkah baiknya kalau kita mulai membudidayakannya sebagai bahan bonsai. Apalagi tanaman ini sebenarnya bisa dengan mudah kita perbanyak menggunakan setek maupun cangkok. Dan tanamannya yang tumbuh di alam dan sudah tua, bisa menghasilkan biji yang bisa kita ambil untuk disemaikan. Jadi, tidak hanya mencarinya di alam seperti yang kita lakukan selama ini. (BSDLS) ~~ Tanaman Ulmus Indah Kalau Dibonsaikan