Lazada Indonesia

Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah (Damping Off)

Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah (Damping Off)

prevent damping off, damping off fungus, damping off grass, penyakit damping off, penyakit damping off pada cabai, penyakit rebah kecambah damping off, gejala penyakit damping off

Damping off pada tomat
gambar : tomatodirt.com

Bibit muda yang sudah terlanjur rebah-patah, memang tidak mungkin lagi disembuhkan. Tapi bukan berarti damping off itu tidak bisa dilawan. Kita bisa mencegahnya, agar penyakit cendawan itu tidak sampai datang. Bagaimanakah caranya ?

Penyakit damping off sebenarnya bakal muncul kalau tanah tempat menanam benih itu terbebas dari cendawan Pythium maupun Rhizoctonia. Tapi kita susah untuk mengetahui, apakah tanah itu terbebas dari cendawan penyakit atau tidak. Soalnya, ukuran cendawan itu kelewat kecil sehingga hanya bisa dilihat dengan mikroskop saja. Kita memang tak harus berpayah-payah untuk melihat cendawan. Lebih penting adalah melakukan pencegahannya, caranya adalah sebagai berikut :

Kompos dan Pupuk Kandang Dimasak

Kompos atau pupuk kandang yang akan dipakai untuk menyemaikan benih, atau yang akan digunakan untuk bertanam tanaman di dalam pot, dimasak dulu. Hal ini dilakukan, kalau kompos atau pupuk kandang itu di ambil dari kebun (kandang) yang cukup lembab, terlebih-lebih pada musim hujan. Kompos yang terbuat dari sisa-sisa tanaman, ada kemungkinan mengandung cendawan penyakit. Demikian juga pupuk kandang yang bercampur dengan sisa-sisa rumput makanan ternak, juga ada kemungkinan tercemar oleh cendawan-cendawan itu. Nah, supaya cendawan penyakit itu mati, maka kompos atau pupuk kandang ini dimasak terlebih dahulu sebelum digunakan.

Cara ini biasa dilakukan di Kebun Percobaan IPB di Bogor. Pupuk kandang dimasukkan dalam drum lalu dipanaskan di atas tungku dengan bahan bakar dan kayu, selama kurang lebih 1 jam. Tapi pemasakan ini hanya dilakukan kalau kompos maupun pupuk kandangnya dalam keadaan lembab, baru saja diambil dari kebun. Sedang bila sudah kering, maka pemasakan tidak perlu dilakukan, sebab, dalam kondisi yang kering demikian, cendawan penyakit sudah mati.

Membuat Saluran Air

Tempat pesemaian, tanah dalam pot, juga kebun tempat bertanam tidak boleh terus menerus lembap. Keadaan seperti ini sangat disukai oleh cendawan penyebab damping off. Oleh karena itu, seorang dosen IPB menyarankan, bedeng tempat pesemaian hendaknya dibangun lebih tinggi dari tanah di sekitarnya, lalu di sekelilingnya dibuat saluran air, agar air siraman (hujan) bisa mengalir tuntas ke luar. Pot atau kantung plastik tempat bertanam, di bagian bawahnya dibuatkan lubang-lubang kecil, guna memberi jalan keluar air siraman yang berlebihan. Demikian juga kebun tempat bertanam, hendaknya dibuatkan saluran-saluran air.

Seed Treatment

Seed treatment adalah memberi perlakuan benih memakai fungisida agar menjadi kebal terhadap cendawan. Sebelum disemaikan, benih dicelupkan dulu dalam larutan fungisida Dithane M-45. Takarannya, 2-3 gr Dithane dilarutkan dalam 1 liter air.

Menyemprotkan Fungisida

Kalau cara-cara yang disebutkan sudah dijalankan, tapi toh bibit di pesemaian tetap masih juga ada yang terkena dampig off, maka bibit yang belum rebah, cepat-cepat disemprot dengan fungisida. Bisa menggunakan Delsen MX-200 dengan dosis 1-2 gr/lt air, atau altan 50 WP, 3 gr/lt air. Penyemprotan dilakukan setiap 7 hari sekali. (Sj) ~~ Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah (Damping Off) ~~