Ulat Penggerek Buah Mangga dan Cara Mengatasinya

Ulat Penggerek Buah Mangga dan Cara Mengatasinya

Penggerek buah mangga, hama penggerek buah mangga, ulat penggerek buah mangga, hama penggerek pada buah mangga

Ulat Noorda albizonalia yang menyerang buah mangga.
gambar : www.daff.qld.gov.au

Ulat ini menyerang buah dan biji mangga, menyebabkan buah berlubang-lubang dan busuk. Ia merupakan larva dari kupu-kupu. Bagaimana mencegahnya ?

Di bawah pohon mangga yang tengah berbuah, kadang-kadang kita temukan buah mangga berjatuhan. Buah itu berlubang-lubang dan disekitarnya terdapat kotoran yang meleleh dari dalam. Kalau buah itu dibelah, bagian dalamnya sudah rusak dan busuk. Lubang itu menembus sampai ke biji. Tapi mungkin hewan perusaknya sudah tidak ada lagi di dalam buah. Hanya kalau yang dibelah itu buah mangga rusak yang masih menggantung di pohon, kemungkinan kita mendapatkan hama larva (ulat) si perusak buah itu.

Ada dua jenis larva yang biasanya kita temukan dalam buah mangga yang terserang hama seperti itu. Larva yang satu berselang-selang merah dan putih badannya. Panjangnya kurang lebih 2 cm, besarnya hampir seukuran pangkal lidi. Ulat ini larva kupu Noorda albizonalia. Sedang yang satunya lagi berwarna cokelat kehitaman badannya, panjangnya kurang lebih hanya 1, 5 cm, sedang besarnya menyamai lidi yang kecil. Ulat yang kedua ini larva kupu Philotroctis eutraphera.

Prosesnya adalah induk kupu-kupu itu hinggap pada mangga untuk menaruh telurnya. Seekor kupu betina sanggup bertelur sebanyak 125 – 450 butir. Setelah menetap kurang lebih 3 hari, telur menetas menjadi ulat, yang kemudian menembus kulit buah mangga muda, terus masuk ke dalam daging buah. Lubang jalan masuk ulat itu bulat rapi, menyerupai lubang yang dibuat menggunakan bor.

Dari lubang itu keluar kotoran, berupa kumpulan butiran kecil yang meleleh dari dalam lubang. Ulat penggerek itu akan bertahan dalam buah selama 12 – 14 hari, sambil terus merusak buah. Tak jarang ia juga menembus biji mangga, serta merusaknya pula. Buah yang sudah diserang habis demikian, biasanya sudah busuk lalu jatuh

jenis-jenis hama dan penyakit mangga dan cara mengatasi dan pengendaliannya, mengatasi hama pohon mangga, hama penyakit tanaman mangga, penggerek pucuk tanaman mangga, budidaya mangga

Buah mangga yang terserang ulat penggerek, dalamnya rusak
gambar : padil.gov.au

ke tanah. Sedangkan ulatnya, setelah mendekam selama 12 – 14 hari, bersiap-siap menjadi kepompong. Ia akan meluncur ke bawah dan masuk ke dalam tanah untuk berkepompong. Di dalam tanah, kepompong memerlukan waktu 10 – 16 hari untuk berubah menjadi kupu-kupu. Setelah dewasa dan kawin, kupu-kupu akan mencari tanaman mangga lagi untuk meletakkan telurnya, di pucuk daun, ranting, maupun buahnya. Berulanglah proses siklus hidupnya.

Selain merusak buah mangga, ulat kupu-kupu ini juga menyerang buah kembem (kuweni / kaweni / buah limus (Sunda), mangga cengkir dan mangga arumanis paling sering diserangnya, sedang mangga manalagi dan golek, agak lebih tanah terhadap ulat kupu-kupu tersebut.

Cara termudah untuk mengatasi dan menanggulangi hama ini adalah dengan menyemprotkan insektisida pada buah mangga yang masih muda, sebagai pencegahan. Insektisida yang bisa digunakan antara lain, Bayrusil 250 EC, Lannate 25 WP dan Orthene 75 SP. penyemprotan dilakukan 1 – 2 minggu sekali, sedangkan dosisnya sesuai dengan aturan pakai masing-masing. Penanggulangan cara lain adalah dengan membungkus buah muda satu-persatu, sebelum kupu-kupu liar sempat bertelur pada buah mangga favorit anda. Su*** ~~ Ulat Penggerek Buah Mangga dan Cara Mengatasinya ~~