Bambu Jepang yang Anti Merumpun

Perkebunan Bambu di Jepang

klasifikasi bambu jepang, bambu jepang untuk pagar, harga bambu jepang, bambu jepang wikipedia, bambu jepang hias, bambu air, tanaman hias

Perkebunan bambu di Jepang
gambar : lovethesepics.com

Di Jepang tanaman bambu tidak dibiarkan membentuk rumpun, rebungnya selalu dipotong untuk memberi kesempatan pohon induknya tumbuh sempurna, bambu yang lurus-lurus, besar, kuat, dan mulus ini memang menjadi mahal di pasarakan karena bermutu tinggi.

Bambu memang sudah lama merupakan tanaman serbaguna di Jepang. Hampir semua bagiannya dimanfaatkan. Mulai dari rebungnya yang disayur sampai dengan batang tuanya yang dipakai sebagai bahan bangunan, kerajinan tangan, alat musik, dan masih banyak lagi manfaat-manfaat lainnya. Tidak mengherankan bahwa kemudian bambu menjadi tanaman pertanian penting yang pemasokannya tidak bisa mengandalkan dari usaha penebangan di hutan saja, tetapi mesti dari usaha perkebunan sendiri.

Dicegah Membentuk Rumpun

Untuk menghasilkan bambu yang bagus, para petani perkebunan bambu di daerah pinggiran Kyoto tidak membiarkan bambu membentuk rumpun seperti yang biasa kita lakukan di Indonesia. Di negara kita pemilik kebun bambu justru bangga kalau bambunya bisa membentuk rumpun yang besar. Bambu di Jepang diperlakukan sebaliknya, dicegah jangan sampai merumpun. Kalau tidak dikendalikan, rumpun bambu itu memang akan menghasilkan batangan bambu, tetapi hasilnya kurang memuaskan. Baik besarnya, bentuknya, maupun kekuatannya. Walaupun batangan bambu yang terdapat dalam rumpun yang dibiarkan merajalela itu banyak, namun yang memenuhi syarat tebang dan bisa dijual mahal sebenarnya hanya sedikit. Sisanya Cuma mengganggu saja, dan biasanya dibeli dengan harga yang sangat murah.

Petani bambu di Kyoto membatasi bambunya hanya sampai membentuk rebung (tunas calon anakan) saja. Sesudah itu rebung dipanen, sehingga induknya tidak sempat membentuk rumpun. Bibit bambunya memang sudah sejak awal ditanam dengan jarak tanam tertentu, bergantung pada jenisnya. Jenis raksasa seperti bambu betung kita, ditanam dengan jarak yang lebih longgar daripada jenis lain yang tajuknya lebih kecil. Tetapi dengan begitu, setiap batang pohon bambu bisa tumbuh lebih pesat. Setiap hari bisa bertambah panjang 33 cm.

Untuk merangsang pertumbuhan rebung yang besar tetapi empuk, setiap pohon bambu diberi bekal pupuk, pada saat mereka sedang istirahat tumbuh di musim dingin. Jadi pada musim semi berikutnya, ketika bambu sedang pesat-pesatnya tumbuh, tanaman itu sudah menemukan bahan makanan berupa hara yang siap pakai diserap sekenyang kenyangnya.

Dangkal Tapi Tidak Hanyut

japanese bamboo fence, polygonum cuspidatum, japanese bamboo furniture, japanese knotweed, chinese bamboo, bamboo plants, japanese bamboo meaning

Japanese bamboo furniture

Cara menghasilkan rebung itu juga unik. Menjelang musim dingin, kebun bambu disebari pupuk majemuk yang kadar nitrogennya tinggi. Kemudian ditutup dengan jerami sampai rapat. Seluruhnya kemudian ditimbun oleh tanah kembali. Selaim membekali akar dengan pupuk, cara ini juga sekalian melindungi akar terhadap dinginnya musim dingin.

Kalau ada salju turun nanti, yang terkena adalah tanah penutup jerami itu. Kalau kemudian salju mencair, menjelang musim semi, airnya segera membusukkan jerami yang kemudian berfungsi sebagai bunga tanah pengikat hara, dari pupuk majemuk. Hara ini akan dilepaskan sesuai permintaan akar bambu yang sedang tumbuh. Dengan begitu, tidak akan banyak pupuk yang hilang percuma, hanyut bersama air hujan ke tempat lain, misalnya.

Memang susunan akar bambu itu dangkal seperti rumput saja. Bambu memang anggota suku rumput-rumputan. Jadi pupuknya juga harus di sampaikan ke daerah dangkal ini, supaya berdaya guna.

Bambu yang sudah siap panen dipotong sesuai ukuran standar yang ditetapkan pasar. Bambu yang akan dijual dikeringkan dulu sampai mencapai mutu sesuai dengan permintaan pasar. Di tempat pengeringan itu pula, bambu dijajakan kepada calon pembeli, pada setiap musim panas.

Selain sebagai bahan bangunan, alat dapur dan rumah tangga, bambu di Jepang belakangan juga banyak dipakai sebagai bahan pembuatan kap lampu. Walaupun keadaan Indonesia jelas berbeda dengan Jepang, namun gagasan mencegah pembentukan rumpun agar pertumbuhan setiap batang bambu bisa cepat dan sempurna bisa direnungkan untuk diterapkan di kebun-kebun bambu di Indonesia. Tentu dengan penyesuaian-penyesuaian seperlunya. *** Ku ~~ Bambu Jepang yang Anti Merumpun ~~