Lazada Indonesia

Axolotl (Ambystoma mexicanum) Si Walking Fish dari Meksiko

Axolotl (Ambystoma mexicanum) Si Walking Fish dari Meksiko

ikan unik jarang di pasaran, ikan berkaki empat, ikan unik di dunia, gambar ikan unik, ikan aneh, ikan unik air tawar, ikan berita unik

Axolotl (Mexican walking fish salamander)
gambar : neopets.com

Tubuhnya mirip salamander, berkaki dua pasang lengkap dengan jari-jarinya. Namun, mulai dari bagian belakang kepala hingga ujung ekornya terdapat organ seperti sirip ikan. Kalangan aquarist menyebutnya water dog, walking fish, Mexican salamander atau dogfish.

Penampilan axolotl sangat unik. Bentuk tubuhnya mirip kadal tapi bersirip. Pada sisi kanan dan kiri kepalanya terdapat tiga helai insang lengkap dengan rumbai-rumbainya. Tidak seperti insang ikan yang mempunyai tutup, insang ‘ikan’ ini mencuat keluar. Tubuh yang berwarna albino itu tidak bersisik, sehingga kerutannya terlihat jelas ketika ia berkelak-kelok saat berenang. Lantaran begitu aneh penampilannya, ia dinobatkan sebagai ikan aneh dan harganya pun cukup tinggi.

Axolotl Adalah Termasuk Kelas Amphibi

Grizmeck dalam animal Life ancyclopedia menyebut walking fish ini dengan nama axolot (Ambystoma mexicanum). Nama ini sendiri sejarahnya berasal dari bahasa Indian aztec yang artinya monster air. Secara klasifikasi, ia tergolong anggota kelas amphibi, famili Ambystomatidae, yang merupakan larva salamander yang di alam hanya ditemukan di Danau Xochimilco, Meksiko.

axolotl adalah, axolotl indonesia, axolotl kaskus, axolotl price, axolotl salamander for sale, axolotl price, axolotl cortazar, axolotl care sheet, axolotl pronunciation

Axolotl adalah hewan amphibi meskipun disebut “ikan” yang lucu
gambar : youtube.com

Famili ambystomatidae umumnya mempunyai ciri-ciri bertubuh agak pipih, kepala dan mulut lebar, serta kulitnya halus dengan banyak kelenjar. Yang jantan berukuran lebih besar, ekor lebih panjang, dan saat musim kawin kloakanya membesar. Warna tubuhnya ada dua macam, albino dan warna gelap. Di habitat aslinya, salamander ini bisa mencapai ukuran panjang 29 cm dan mendiami daerah bersuhu 12 – 20oC. dulu ia banyak diburu orang dengan berbagai tujuan. Penduduk asli di sana mengkonsumsinya sebagai santapan lezat. Diduga binatang ini melawan kuman penyebab sifilis (penyakit raja singa pada alat kelamin). Sedangkan peneliti menangkapnya karena minat ilmiah.

Ketika masih kecil, salamander Aztec tersebut memang seperti ikan. Tidak heran bila ada orang menyebutnya dog fish. Setelah mengalami metamorfosis, bentuk dewasanya lebih mirip kadal. Kendati satwa ini termasuk sangat dilindungi, di luar negeri ia telah sukses dikembangbiakan. Baik warna kuning, belang-belang, maupun albino tersedia cukup banyak. Sehingga banyak Petshop di Ibu kota kita ikut memelihara dan menjualnya.

Pakannya Adalah Cacing

Walking fish dipelihara di aquarium air tawar semasa masih berwujud ‘bayi’ salamander. Bila telah dewasa, ia dimasukkan dalam terarrium. Ia memerlukan air ‘lama’, paling tidak diendapkan selama 24 jam,“ kata salah seorang pegawai Petshop, dan ia pun menyarankan untuk tidak mencampur salamander satu sama lain dalam satu tempat.

Sebab, mereka akan saling mencabik dan mengigit ekor serta insang sesamanya sehingga mengakibatkan luka. Namun, mereka bisa pula dicampur asalkan akuariumnya besar.

Pakan untuk hewan unik ini cukup mudah. Sehari-harinya cukup diberi cacing merah hidup sehari sekali. Selama hidup di akuarium kadang-kadang dijumpai salamander yang terserang jamur. Untuk mengobatinya, cukup mengkarantinanya dalam akuarium tersendiri. Di tempat khusus itu, si “ikan” diperlakukan dengan obat Fish Fit Gold sesuai dengan dosis. #PSP ~~ Axolotl (Ambystoma mexicanum) Si Walking Fish dari Meksiko ~~