Tiliqua Hewan Peliharaan Reptil yang Cocok untuk Pemula

Tiliqua Hewan Peliharaan Reptil yang Cocok untuk Pemula

blue tongue lizard, blue tongued skink, australian blue tongue skink, common bluetongue, blue tongue skink types, hukum memelihara reptil, hobi memelihara reptil, hukum islam memelihara reptil, cara memelihara reptil, tips memelihara reptil

Tiliqua scincoides
gambar : apsbluemtnsgroup.org

Jika anda hobiss reptil pemula, reptil yang satu ini cocok untuk dipelihara. Sebab Tiliqua tidak menuntut perawatan terlalu intensif. Apalagi tubuhnya yang lincah namun waspada terbungkus kulit membatik dengan kombinasi 2 – 3 warna, menjadikan penampilannya cukup menarik.

Di alam aslinya binatang ini hidup di tempat-tempat sampah, gundukan daun kering, dan patahan ranting di belakang rumah penduduk hingga ke dalam hutan. Meskipun demikian anggota famili Scincidae ini tidak menyenangi tempat terlalu lembap. Soal makan dia tidak rewel, apa saja dimakannya mulai dari sampah, buah-buahan, sayuran, serangga, kadal kecil, sampai anak ular.

Dari Indonesia Timur

Di Indonesia Tiliqua hanya terdapat di Maluku dan Irian Jaya, tersebar di Halmahera, Seram, Kei, Aru, Tanimbar, Sorong dan pulau-pulau lain di kawasan Indonesia timur. Tidak kurang dari 20 jenis yang ditemukan di daerah-daerah tersebut, namun semua termasuk ke dalam dua spesies, yakni Tiliqua gigas dan Tiliqua scincoides.

Tiliqua gigas merupakan spesies Tiliqua terbesar dengan panjang maksimal dari ujung hidung hingga ujung ekor mencapai 75 cm, sedangkan T. scincoides hanya memiliki panjang maksimal 60 cm. Perbedaan kedua spesies ini cukup jelas. Tiliqua gigas umumnya berkaki hitam, berekor panjang dengan pangkal kurus dan memiliki 1 garis di bagian atas leher sampai tengkorak kepalanya. Sedangkan T. scincoides memiliki kaki berwarna terang, ekor lebih pendek dengan pangkal relatif gemuk, dan terdapat 3 – 5 garis di leher hingga tengkorak kepala.

Selain di Maluku dan Irian Jaya, Tiliqua ditemukan juga di Australia dan Papua Nugini. Spesies Tiliqua di Papua Nugini relatif sama dengan spesies yang ditemukan di Irian Jaya. Sedang di Australia terdapat 6 spesies Tiliqua, yakni Tiliqua rugosa (Trarchydosaurus rugosa), Tiliqua occipitalis, Tiliqua adelaidensis, Tiliqua multifaciata, Tiliqua nigrolutea, dan Tiliqua schincoides.

Tiliqua dapat mencapai umur 25 tahun dengan masa produktif 20 tahun. Musim kawin biasanya terjadi pada saat selesai musim hujan pada bulan Maret – April. Sedangkan musim beranaknya pada September – Oktober.

Jika dipelihara, dia menghendaki suhu 28o – 32oC pada siang hari dan minimal 18o – 20oC pada malam hari.

Mudah Merawatnya

tiliqua care, tiliqua taxonomy, tiliqua gigas image, blue tongue skink, blue tongue skink size, blue tongue skink terrarium, blue tongue skinks for sale

Tiliqua gigas
gambar : biolib.cz

Tiliqua cocok dipelihara oleh pemula karena tidak rewel. Dia hanya memerlukan ruangan bersih, kotak transparan bertutup, dan tempat minum. Bila akan dipajang, kotak tersebut dapat dibentuk menjadi terarrium dengan alas kerikil. Untuk melengkapi aksesori kotak pemeliharaan, dapat ditambah batu datar, kayu keropos, dan tanaman plastik. Kotak ini perlu diberi lampu pemanas, karena reptil ini tidak tahan dingin, apalagi jika dipajang di ruang ber-AC.

Sebagai pakannya cukup diberi dogfood seminggu sekali ditambah serangga dan buah-buahan. Daging mentah sebaiknya tidak diberikan untuk menghindari penyakit. Sebagai air minumnya dapat diberi air matang di tempat minum, dicampur dengan multivitamin dan mineral.

Yang penting diperhatikan adalah kebutuhan ultravioletnya yang diperoleh dari sinar matahari. Karena itu sebaiknya seminggu sekali hewan ini dijemur dengan lama penjemuran tergantung kondisi cuaca. Biasanya kalau badannya sudah hangat, hewan ini akan mencari tempat berteduh. Karenanya di sekitar tempat penjemuran harus terdapat tempat teduh.

Problem utama yang sering dihadapi adalah penyakit disentri (mencret). Umumnya penyebabnya adalah kotoran atau keracunan. Karena itu kebersihan kandang dan pakan perlu diperhatikan. Secara rutin kotak pemeliharaan, aksesori, dan tempat minumnya dicuci bersih untuk menghilangkan bau kotoran dan menghindari serangan penyakit. Pada saat pergantian kulit, dia juga perlu mandi untuk mempermudah pengelupasan kulitnya. Jika telah terkena penyakit disentri ia dapat diberi obat disentri dengan dosis rendah.

Problem lainnya adalah luka-luka di tubuhnya atau sariawan di sekitar mulut akibat berkelahi. Karena itu sedapat mungkin dihindari pemeliharaan lebih dari 2 ekor dalam satu kandang. Untuk mengobati luka tubuh dapat diberi obat betadine. Sedangkan luka sariawan di sekitar mulut dapat diobati dengan obat sariawan yang banyak dijual. #FRP ~~ Tiliqua Hewan Peliharaan Reptil yang Cocok untuk Pemula ~~