Membius Ikan dengan Minyak Cengkeh

Membius Ikan dengan Minyak Cengkeh

cara membius ikan cupang, cara membius ikan koi, cara membius ikan tambak, cara-cara membius

Manfaat Minyak cengkeh untuk membius ikan
gambar : searchherbalremedy.com

Membius ikan ternyata tidak harus menggunakan bahan kimia yang mahal. Minyak cengkeh yang biasa dipakai sebagai obat sakit gigi pun bisa menggantikannya. Di samping mudah didapat dan murah, hasilnya cukup efektif.

Dalam kegiatan budidaya ikan, kadang-kadang petani perlu membius ikan untuk tujuan tertentu, misalnya penyuntikan hormon, transportasi ikan hidup, penimbangan atau seleksi induk yang akan dipijahkan. Sampai sekarang telah ditemukan berbagai bahan pembius (anastetikum). Tapi bahan ini harganya relatif tinggi dan agak sulit didapat. Untuk mengatasi kendala ini. Bpk. Saleh, Penyuluh Pertanian Spesialis Perikanan dari Dinas Perikanan Bali menggunakan minyak cengkeh.

Efektif, Murah dan Aman

Paling tidak ada 13 macam obat anastetikum untuk membius ikan. Sebagai contoh : novacaine, ether, quinaldine, benzocaine, MS 222, barbital sodium, dan methyl paraphynol. Bahan-bahan ini bila digunakan dalam dosis optimal bisa membius ikan dalam waktu lama tanpa menimbulkan efek negatif. Meski demikian, harganya relatif tinggi dan tidak gampang dibeli di pasar bebas.

Minyak cengkeh dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi kendala tersebut, lantaran efektivitasnya bisa diandalkan, harga terjangkau, serta aman bagi ikan. Hasil pengujian membuktikan pada pasca pembiusan lendir ikan tetap utuh, nafsu makan tetap tinggi, dan pada induk lele dumbo pemijahan dapat berlangsung normal setelah disuntik hormon. Minyak yang sering digunakan sebagai obat sakit gigi dan perut kembung ini banyak dijual bebas. Kemasannya berupa botol kecil berisi 40 – 50 ml.

Dosis Pembiusan

Menurut Bpk Saleh S, dosis minyak cengkeh yang tepat untuk membius ikan berkisar 1 – 5 cc/10 liter air. Pada nila merah dosis 1 cc/10 liter, ikan akan ‘pingsan’ dalam waktu 15 menit dan sadar kembali setelah 9 menit. Tapi, kalau dosis dinaikkan menjadi 5 cc/10 liter air, ikan segera pingsan 3 menit setelah diberi minyak cengkeh dan sadar lagi 42 menit kemudian.

Selain nila merah, minyak cengkeh juga dapat digunakan untuk membius ikan karper, lele dumbo, gurami, dan tawes. Dengan dosis 0,5 cc/10 liter air berturut-turut menghasilkan waktu ‘pingsan’ 16 menit, 19 menit, 18 menit, dan 3 menit.

Kendati minyak cengkeh tergolong cukup ampuh dan aman untuk membius ikan, Bpk Saleh mengingatkan agar jangan memakainya secara berlebihan. Dosis di atas 10 cc/10 liter air ternyata bisa mengakibatkan kematian ikan.

Penggunaannya Mudah

Untuk membius ikan dengan minyak cengkeh, caranya sangat mudah. Bila jumlah ikan yang akan diperlakukan sedikit, misalnya pada pengangkutan benih ikan, kita tinggal menyediakan sejumlah air di ember atau bak. Benih ikan dimasukkan ke dalamnya, kemudian minyak cengkeh sesuai dengan dosis disemprotkan ke dalam air atau cukup di permukaan saja.

Sebaliknya, kalau jumlah ikan besar, misalnya saat panen atau seleksi induk, minyak cengkeh dimasukkan ke dalam kolam. Jika air kolam dianggap terlalu banyak, air bisa disurutkan, yang penting masih cukup untuk merendam ikan. Selanjutnya, volume air dihitung agar volume minyak cengkeh yang digunakan tepat dosis. Dengan cara seperti ini kita bisa menghemat minyak cengkeh.

Setelah perlakuan, tinggal menunggu reaksi ikan. Tanda-tanda ikan terbius, tubuh dan siripnya tidak bergerak-gerak. Pada saat seperti inilah ikan bisa ditangani sesuai keperluan. Kalau sudah selesai, ikan disadarkan kembali dari pembiusan dengan cara mengalirkan air segar ke dalam kolam atau bak. Perlakuan bisa ditambah dengan memberi aerasi melalui selang atau blower. (AR) ~~~ Membius Ikan dengan Minyak Cengkeh ~~~