Lazada Indonesia

Merpati Gondok Pomeranian Cropper

Merpati Gondok Pomeranian Cropper

merpati hias dijual, merpati hias solo, penggemar burung merpati, photo merpati balap, merpati hias jual, photo merpati tinggi, harga merpati hias, jenis merpati hias merpati gondok pomeranian cropper

Merpati Pomeranian cropper berwarna putih mulusgambar : youtube.com

Sosoknya cantik dan unik. Lehernya “membengkak” mirip gondok. Anehnya lagi, kakinya ditumbuhi bulu lebat yang menyerupai sayap.

Orang awam lebih mengenalnya sebagai merpati gondok. Barangkali saja, karena temboloknya bisa menggelembung besar seperti gondok merpati hias yang juga mempunyai seperti “sayap” di kakinya ini perawakannya tegap tinggi besar. Berat badannya, baik yang jantan maupun betinanya, rata-rata 624 – 737 gram.

Kalau berdiri, tubuh merpati Pomeranian cropper ini tampak sigap, membentuk sudut 60 derajat. Kakinya panjang. Tubuhnya tertutup bulu-bulu indah dan halus. Warna bulunya bermacam-macam, yaitu hitam, biru, merah, kuning, putih atau variasi warna lainnya.

Pomeranian Cropper yang warna bulunya bervariasi, bulu temboloknya sering ada yang berwarna terang berbentuk mirip bulan sabit. Bulu kaki, ekor, dan sayap terbangnya ada juga yang berwarna putih.

Penggemarnya Masih Sedikit

merpati hias dijual, merpati hias solo, penggemar burung merpati, photo merpati balap, merpati hias jual, photo merpati tinggi, harga merpati hias, jenis merpati hias merpati gondok pomeranian cropper

Pomeranian Cropper sering disebut merpati gondok
gambar : youtube.com

Merpati Pomeranian cropper ini sejarahnya diperkirakan berasal dari daerah Pomeranian, Eropa Selatan. Konon, burung hias ini semula dikenal dengan nama Old Dutch Cropper. Akan tetapi, sebutan itu berubah menjadi Pomeranian Cropper sejak tahun 1850. Beberapa ahli sependapat, keduanya masih berhubungan dekat.

Merpati Pomeranian cropper mulai dikenal banyak orang sekitar tahun 1860. Namun begitu, baru sekitar tahun 1910-an berdiri Perkumpulan Penggemar Pomeranian cropper. Merpati hias ini sudah lama masuk ke Indonesia, sekitar tahun 1980-an. Di Indonesia, penggemar Pomeranian cropper terutama tinggal di kota-kota besar, seperti Jakarta, Solo, Surabaya, Malang, Semarang dan Medan.

Perawatannya Mudah

merpati hias dijual, merpati hias solo, penggemar burung merpati, photo merpati balap, merpati hias jual, photo merpati tinggi, harga merpati hias, jenis merpati hias merpati gondok pomeranian cropper

Bulu di kakinya yang seperti sayap menambah anggun penampilannya
gambar : gentsekropper.be

Menurut Irwan, salah satu pemilik Pomeranian cropper di Jakarta, merpati gondok itu mudah sekali dirawat, seperti halnya merawat merpati biasa. Pakannya berupa campuran antara jagung 10 bagian, gabah 3 bagian, kacang 2 bagian, kacang tanah 0,5 bagian, ketan hitam 0,5 bagian dan kedelai 1 bagian. Pakan diberikan dua kali sehari, yaitu pada pagi pukul 07.00 WIB dan sore sekitar pukul 16.00 WIB. Banyaknya, setengah cangkir atau sekitar segenggaman untuk seekor merpati per hari.

Pakan untuk merpati anakan umur 10 hari atau lebih, jumlahnya sama dengan pakan untuk dewasa. Induk yang sedang menyuapi anaknya perlu diberi grit, yang diberikan terpisah dari pakan pokoknya. Induk yang tidak menyuapi anaknya tidak perlu diberi grit setiap hari, cukup 3 hari sekali.

pada sore hari sebaiknya ia juga diberi vitamin B 12, yang dicampurkan ke dalam pakan. Caranya, pakan dibasahi, lalu vitamin yang berbentuk serbuk itu dicampurkan. Perbandingannya, 2 sendok makan penuh vitamin B12 untuk setiap 5 kg pakan.

Obat-obatan hanya diperlukan kalau merpati hias ini sakit. Hanya saja, menurut Irwan, Pomeranian cropper memang jarang sekali sakit. “Yang penting, kandangnya harus selalu kering, tidak lembap, dan tidak terkena hembusan angin langsung,” ujar Irwan. “Dan, kandangnya pun harus diusahakan selalu bersih,” katanya.

Kandang ideal untuk sepasang Pomeranian cropper berukuran lebar 80 cm, panjang 100 cm, dan tinggi 50 cm. Dengan begitu, ia akan leluasa bergerak dan bulu-bulunya tidak banyak yang patah. #AHS ~~ Merpati Gondok Pomeranian Cropper ~~

Comments
  1. Taufiqul |
    • nyai.ngasih |