Mengawinkan (Mengembangbiakan) Ikan Neon Tetra

Mengawinkan (Mengembangbiakan) Neon Tetra

neon tetra care, glowlight tetra, neon tetra tank mates, neon tetra breeding, neon tetra and betta, neon tetra aquarium, neon tetra disease, neon tetra food, Hyphessobrycon innesi myers

Ikan Neon tetra
gambar : petco.com

Bagi penggemar dan pembudidaya ikan hias air tawar, tentu tidak terlalu asing dengan Neon Tetra. Kehadirannya sebagai ikan pajangan akuarium, tidak hanya mempesona para akuaris. Melainkan para eksportir pun turut memperhitungkannya. Karena ikan yang hanya dapat mencapai panjang 4 cm ini, termasuk salah satu ikan hias yang laku di pasaran luar negeri.

Oleh para eksportir, Neon bisaanya dikelompokkan menjadi 3 macam ukuran, yaitu : ukuran “kecil” (S) untuk umur 1 – 1½ bulan, “sedang” (M) dengan umur 1½ – 2½ bulan dan ukuran “besar” (L) bagi Neon yang telah berumur 3 – 5 bulan. Ketiga macam ukuran ini harganya juga bervariasi. Keberhasilan ikan yang merupakan temuan “Ausguste Rebaut” dari daerah Peruvian Amazon dalam merebut pasaran ekspor, adalah karena “William T. Inness”. Dialah yang memperkenalkan ikan ini di Amerika dan negara-negara Eropa lainnya. Oleh karena itu, untuk menghargai jasa dia, maka diabadikanlah sebagian namanya untuk nama ilmiah Neon Tetra yakni : “Hyphessobrycon innesi myers

Sosok Neon tidak terlalu istimewa, kedua sisi perutnya berwarna merah dengan strip biru muda memanjang di bagian tengah dan berwarna gelap pada bagian punggung. Ikan ini cocok untuk akuarium umum, artinya, ia bisa hidup damai dengan ikan hias lain di dalam air yang bersuhu 20 – 26OC. Disamping itu, Neon juga suka nhidup bergelombol. Makanya, Neon lebih cocok bila dipelihara dalam jumlah banyak dalam sebuah akuarium.

Cukup Sulit Dikawinkan

membedakan ikan neon jantan dan neon tetra betina, makanan ikan neon tetra, ikan neon tetra bertelur, ikan neon tetra, ikan neon tetra mati

Ikan neon tetra lucu
gambar : seriouslyfish.com

Diantara ikan-ikan Tetra dari keluarga Characidae, Neon tergolong yang sulit dikawinkan. Kendati secara fisik, jantan dan betina mudah dibedakan. Neon tetra jantan umumnya lebih ramping dibanding betina. Garis yang terdapat di badannya, pada Neon jantan berbentuk lurus. Sedangkan pada yang betina, bengkok.

Kalau ada yang sudah berhasil mengawinkan Neon, itu merupakan suatu hasil kerja keras dan ketekunan dari para pembudidayaan ikan hias. Namun sayangnya, kunci keberhasilan itu jarang sekali disebarluaskan. Mungkin ini merupakan suatu taktik bagi pembudidaya ikan hias. Dengan demikian mereka bisa menciptakan suatu kondisi harga yang stabil di pasaran.

Cara Bartman

membedakan ikan neon jantan dan neon tetra betina, makanan ikan neon tetra, ikan neon tetra bertelur, ikan neon tetra, ikan neon tetra mati,

Sepasang Ikan neon tetra betina (atas) dan ikan neon tetra jantan (bawah)
gambar : youtube.com

Karena belum begitu banyak yang mengetahui dan berhasil dalam mengembangbiakan Neon, maka wajarlah kalau harga ikan ini termasuk baik, dibanding jenis ikan hias lain yang setaraf dengan Neon. Ternyata tidak semua orang “pelit” dengan informasi sesuatu yang tadinya dianggap sulit, Sejarahnya adalah “G. Bartman”, pada bulan Mei 1952. Ia membeberkan rahasia bagaimana cara mengawinkan Neon Tetra dengan sukses, yang waktu itu sangat dirahasiakan oleh para akuaris Jerman dan kemudian cara itu lebih populer dengan julukan “Cara Bartman” (Bartman method). Mungkin anda berminat untuk beternak dan mengembangbiakan Neon, kalau begitu inilah caranya, seperti yang ditulis “Dr. Herbert R Axelrod” seorang pakar ikan hias terkemuka di dunia.

Pertama, sediakan sebuah akuarium ukuran 30 x 25 x 25 cm. Bersihkan dan sterilokan akuarium tersebut. Kemudian isi dengan air suling (destilasi) setinggi 11 cm dan biarkan selama 2 minggu. Sebelum induk Neon dimasukkan, buatkan dulu suatu larutan khusus untuk menstabilkan pH air. Caranya siapkan sebuah botol jar (botol bekas sele). Kemudian larutkan potongan batang pohon “oak” (Quercus sp) dengan air suling di dalam botol jar tadi, sebelum dipakai, saring dulu larutan tersebut. Larutan yang sudah bersih itu kemudian dicampur dengan air yang akan dijadikan media pemijahan Neon, sambil pHnya diukur sampai menunjukkan nilai (pH) 6,5. Selanjutnya, sediakan serumpun tanam air, bisaanya yang sering digunakan adalah jenis fontinalis. Agar bebas dari hama dan penyakit, ada baiknya kalau fontinalis disterilkan dulu dengan dicampur 1 sendok makan tawas dengan 1 liter air suling. Fontinalis yang sudah steril, ditempatkan di tengah-tengah akuarium pemijahan. Suhu air dalam akuarium dipertahankan antara 23 – 24OC. Langkah berikutnya, masukkan sepasang induk Neon yang sudah berumur lebih dari 9 bulan. Cahaya di sekitar tempat pemijahan diusahakan agak teduh.

neon tetra care, glowlight tetra, neon tetra tank mates, neon tetra breeding, neon tetra and betta, neon tetra aquarium, neon tetra disease, neon tetra food, Hyphessobrycon innesi myers

Jenis ikan neon tetra hitam
gambar : liveaquaria.com

Sepasang induk Neon, bisaanya dapat menghasilkan telur sebanyak 80 – 150 butir. Selesai memijah, yang ditandai dengan adanya telur di dalam akuarium, kedua induknya dipisahkan ke tempat lain. Hal ini penting untuk mencegah agar jangan sampai telur-telur itu dimakan kembali oleh induknya. Akuarium yang telah berisi telur itu, kemudian ditutup (dibuat gelap) selama 24 jam, tidak boleh ada cahaya/sinar yang masuk, suasananya dibuat setenang mungkin. Kalau tidak ada halangan, telur Neon akan menetas setelah 24 jam, pada hari keempat, anak-anak Neon sudah dapat berenang secara bebas. Minggu pertama, benih bisa diberi makan infusoria atau kuning telur, umur 2 minggu sudah bisa diberikan makanan seperti artemia salina. #HM ~~ Mengawinkan (Mengembangbiakan) Ikan Neon Tetra