Lazada Indonesia

Makhluk Laut Cantik yang Berbahaya dan Mematikan

Makhluk Laut Cantik yang Berbahaya dan Mematikan

Lautan sangat kaya akan ragam spesies ikan dan hewan laut lainnya. Anda yang suka bermain di pantai, snorkeling ataupun menyelam mungkin tidak asing dengan beberapa hewan-hewan cantik berikut ini yang ternyata sangatlah berbahaya dan mematikan.

1. Anemon Laut (Sea Anemone)

Sering dikira tanaman, makhluk kaleidoskop ini memiliki beragam warna. Mereka memiliki belalai atau cangkram basal dengan pusat bukaan mulut memancar dari cangkram ini, seperti cabang pohon.

hell's fire anemone facts, hell's fire anemone care, branching anemone, anemone tree, hellfire anemone hellfire anemone sting

Hell’s fire anemone (Anemon api neraka)
gambar : lightcurve.com

Sedikitnya mempunyai 10 sampai ratusan tentakel beracun. Racun kuat yang dimilikinya ini memungkinkan hewan bergerak menjadi lumpuh dan memindahkan mangsa ke mulut terbukanya dan mengaktifkan sistem pencernaan.

Di tengah cangkramnya, kita bisa melihat ada mulut. Itu sebenarnya adalah mulut dan sekaligus berguna sebagai anus. Mereka akan memasukkan makanannya kemudian dicerna secara internal lalu sisanya akan keluar melalui lubang yang sama. Bagian paling berbahaya dari hewan aneh ini adalah senjata rahasianya yang mematikan. Tiap tentakel dilapisi sel penyengat, menembakan semacam harpun beracun jika terkena sentuhan. Setiap anemon memiliki mekanisme yang mampu menangkap mangsa, jadi semua tentakel yang ada pada anemon laut akan memiliki nematosista atau sekumpulan nematosista pada ujung tentakel atau mungkin disepanjang tentakel. Saat ada yang menyentuh ujung tentakel harpun ini akan menembak dan menarik mangsa.

anemon laut bernafas dengan, anemon laut dan ikan badut, fun facts about sea anemones, where do sea anemone live, zeeanemoon, morska sasa, heteractis magnifica, hydra

Anemon laut dan ikan badut
gambar : thatpetplace.com

Tak semua vertebrata terpengaruh oleh tentakel yang memiliki racun mematikan ini, beberapa spesies anemon mengembangkan hubungan simbiosis mutualisme dengan hewan lainnya. Anemon kecil menempelkan dirinya kepada kerang moluska usang yang ditempati Hermit crab (kumang / kelomang / umang-umang).

Anemon besar berdiam di karang berbatu, memberikan perlindungan dari predator bagi ikan badut (Clownfish) atau ikan giru yang bernama ilmiah Amphiprioninae. Ikan badut tinggal dan bersembunyi di antara tentakel penyengat anemon laut. Lalu mengapa ikan badut tidak terkena sengatan racun anemon ? Karena perlindungan berupa lendir menutupi ikan badut bertindak sebagai satu-satunya penghalang bagi kematian oleh penyengat beracun tersebut. Anemon hell’s fire adalah salah satu anemon yang sangat berbahaya bagi manusia dan dapat memberikan derita besar pada orang yang terkena sengatannya.

Jika kulit tersentuh anemon hell’s fire ini, tidak hanya mengakibatkan efek rasa sakit dan pembengkakan, namun neurotoksin yang sama menyebabkan pembusukan daging pada tempat yang disengat begitu juga kerusakan otot dan saraf yang lama. Terkena anemon laut ini proses penyembuhannya akan berjalan lama. Jadi tahan keinginan menyentuh makhluk indah yang seperti bunga laut cantik yang tentu saja menggoda dan menari dengan elegan.

2. Siput Kerucut (Cone Snail). Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2