Lazada Indonesia

Tradisi Potong Kalkun Untuk Thanksgiving Day dan Natal

Sejarah Tradisi Potong Ayam Kalkun Untuk Thanksgiving Day dan Natal

hari thanksgiving 2014-2020, berita hari thanksgiving, sejarah makan malam thanksgiving, kalkun makan malam thanksgiving, makan malam thanksgiving wiki, latar belakang makan malam thanksgiving

Kalkun makan malam thanksgiving
gambar : kents-butchers.com

Setiap Thanksgiving day, yang biasanya dirayakan hari kamis ke-4 bulan November, orang Amerika memotong kalkun untuk syukuran. Orang nasrani Eropa juga memotong kalkun, tetapi untuk merayakan hari natal, 25 Desember berikutnya. Kebiasaan inipun kemudian ditularkan kepada anak cucu mereka yang lahir di Amerika.

Kebiasaan itu berasal dari kakek moyang Eropa mereka yang beremigrasi ke Amerika Utara pada 1620. Mereka mendarat di Plymouth, Massachusetts, dan berkenalan dengan orang Indian setempat, yang mengajari bertanam jagung, gandum, labu (pumpkin) dan beberapa jenis tanaman asing lainnya. Karena hasil panen di musim gugur 1621 berikutnya melimpah, mereka berpesta pora dan selamatan untuk mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan. Kepada suku Indian yang menjadi guru praktek mereka diundang juga, bersama 90 orang anak buah kepala suku. Tetapi mereka tidak mau makan gratisan, malah membawa kijang, kelinci, ikan sidat dan hasil buruan hutan lainnya. Sumbangan persaudaraan ini disantap bersama dalam pesta 3 hari.

Ketika itu belum ada kalkun. Baru beberapa tahun kemudian, setelah emigran baru membawa turkey dari Inggris, pesta syukuran disemarakkan dengan roasted tom turkey (kalkun jago panggang).

Hari Nasional

contoh celebrate thanksgiving day, thanksgiving day 2014, thanksgiving day in indonesia, thanksgiving day celebration, celebrate thanksgiving day, thanksgiving day 2013 date, thanksgiving day parade, thanksgiving day film

contoh perayaan thanksgiving day
gambar : americancatholic.org

Setiap tahun, pada hari itu kemudian diperingati secara nasional. Presiden Abraham Lincoln menetapkannya sebagai hari libur resmi pada 1863. Dirayakannya tidak hanya oleh orang sekampung saja selama tiga hari, tetapi oleh warga Amerika di rumah masing-masing. Pestanya juga hanya satu hari. inilah waktunya mereka berkumpul dengan keluarga sendiri di seputar meja makan penuh hidangan. Bersama Opa dan Oma, anak cucu yang tadinya sudah tersebar di berbagai pelosok tanah air biasanya datang untuk bereuni.

Kalkun dimasak sebagai ayam panggang yang dihidangkan utuh di atas meja. Tubuhnya memang besar, sehingga satu ekor saja sudah cukup untuk diganyang seluruh keluarga. Pemakaian kalkun sebagai santapan kemudian meluas, sampai burung itu dipuji sebagai makhluk yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Benjamin Franklin ketika belum menjadi presiden, tetapi masih berprofesi sebagai wartawan dan diplomat, begitu getol memujinya sampai pernah mengusulkan untuk memakai kalkun sebagai lambang negara. Sebab, selain berbudaya (tidak liar seperti burung-burung buas), kalkun juga berguna sebagai santapan lezat bergizi. Usulnya tidak diterima, karena dikira Cuma olok-olok. Yang dipilih malah burung rajawali gundul yang buas.

Akhir-akhir ini makin banyak yang tidak suka membeli kalkun besar. Keluarga Amerika makin lama makin menyusut, hanya terdiri dari 4 orang atau kurang dalam satu keluarga sehingga membutuhkan kalkun yang tidak terlalu besar. Untuk memenuhi permintaan konsumen pencari kalkun kecil ini, para peternak sekarang juga menjual kalkun yang sudah berupa daging steak. Kalkun yang utuh masih dipasarkan juga, tetapi biasanya dicari oleh restoran dan hotel berbintang. Mereka memasaknya untuk para tamu santap yang mempunyai rombongan besar.

Burung Peliharaan dan Pedaging

thanksgiving 2015, 2014 calendar, thanksgiving 2014 calendar, holidays 2014, disney cruise, easter 2013, thanksgiving 2014 friends, christmas 2014

Bronze Turkey salah satu kalkun peliharaan dan pedaging
gambar : backyardchickens.com

Burung yang disebut kalkun itu boleh dikatakan burung besar, tubuhnya bisa sampai 1,3 m (untuk jantan), dengan bobot 10 kg. Kira-kira seberat anak kambing guling. Kalkun yang diternakkan orang sekarang merupakan keturunan kalkun liar berbulu gelap. Warna hijau metalik agak kuning tembaga. Selain bulu kedodoran, bagian tubuh lain yang mencolok ialah seuntai daging yang melambai-lambai di atas paruh. Lazimnya daging unggas semacam itu terdapat di ubun-ubun, dan disebut jengger di Jawa, atau balung (Melayu). Tetapi pada kalkun, daging itu dipasang di atas paruh.

Kalkun berwarna yang bisa dinikmati keindahannya itu sampai sekarang masih diternakkan, untuk dijual sebagai kalkun peliharaan (klangenan) bagi para penggemar burung hias. Mereka menyemarakkan taman indah halaman rumah. jenis yang jantan suka pamer bulu yang ditegakkan di depat betinanya, sambil tempo-tempo berbunyi dan bernyanyi : kluk-kluk-kluk-kluk… kluk-kluk-kluk-kluk, kluk…!

Kalkun hias semacam itu berbeda sekali dengan kalkun yang diternakan sebagai pedaging. Tubuhnya lebih kecil, tetapi dagingnya lebih tebal. Ada yang berwarna putih seperti Beltsville small white misalnya. Ada yang kuning tembaga, seperti Narragansett dan Bronze turkey.

Di samping kedua ras itu, di Amerika Serikat masih ada ras kalkun liar yang sengaja dibiarkan hidup dan beranak pinak secara alamiah dalam hutan. Mereka dilindungi oleh undang-undang. Tidak boleh diburu di musim perkembangbiakan mereka. Di luar musim ini, para pemburu boleh memburunya sebagai game bird. Dan konon dagingnya tidak selezat kalkun budidaya. #SS ~~ Tradisi Potong Kalkun Untuk Thanksgiving Day dan Natal ~~