Victoria amazonica Facts (Fakta Tentang Teratai Terbesar di Dunia)

Victoria amazonica Facts (Fakta Tentang Tanaman Bunga Teratai Terbesar di Dunia dari Amazon)

bunga teratai terbesar di dunia, teratai besar, bunga teratai besar, deskripsi teratai besar, taksonomi teratai besar, bunga teratai terindah, bunga teratai terindah di dunia, bunga teratai cantik

Bunga teratai terbesar di Dunia Victoria amazonica
gambar : kew.org

Teratai ini pantas disebut teratai raksasa (besar). Diameter daunnya yang bulat itu sampai 150 – 200 cm dan mampu menahan beban seberat 12 kg. Tangkai penopangnya sepanjang 260 – 520 cm. Tiap tanaman biasanya punya 6 – 9 helai daun, sehingga memerlukan tempat seluas 6 – 10 m.

Teratai raksasa (Victoria amazonica) ini berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di daerah aliran sungai Amazon. Dari sana ia menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Tanaman air dari bangsa Ranales, family Nymphaeaceae ini termasuk primitif, ditandai dengan bunga yang berputik banyak. Hingga ia pernah dianggap suku Policarpaceae.

1. Sejarah Nama Victoria

Teratai raksasa ini baru dicatat secara botani oleh Thaddäus Haenke tahun 1801. Dia menemukan teratai ini di Bolivia. Namun Haenke belum sempat mempublikasikan temuanya karena ia meninggal dalam ekspedisi di Filipina. Baru pada tahun 1982, Poeppig, menemukan teratai ini di Amazon, kemudian mempublikasikannya dengan nama Euryale amazonica pada tahun itu juga. Nama ini ternyata tidak tepat, sebab teratai yang ditemukannya tidak semarga dengan ferox, jenis teratai yang terdapat di India dan China.

Pada tahun 1836, robert H. Schomburgh mengambil spesimen tanaman ini dari sungai Berbice, Guyana. Kemudian berdasarkan bahan itu, Lindley mempublikasikannya dengan nama Victoria regia pada tahun 1837. Dipilihnya nama ini sebagai penghormatan kepada Victoria, Ratu Inggris waktu itu. Namun pemberian nama ini terlambat karena sebelumnya telah terlanjur dinamakan Euryale amazonica, walaupun nama marga Euryale tidak tepat dan harus diganti. Berhubung dengan adanya ketidakabsahan nama-nama itu, maka Sowerby merevisinya menjadi Victoria amazonica, hingga dipakai terus hingga sekarang.

2. Syarat Tumbuh

bunga teratai terindah di dunia, bunga teratai cantik, bunga teratai terbesar di dunia, teratai besar, bunga teratai besar, deskripsi teratai besar, taksonomi teratai besar, bunga teratai terindah

Bunga teratai terbesar ini mampu Menahan Beban 12 Kg
gambar : wikipedia.org

Teratai raksasa ini dapat tumbuh di kolam, danau ataupun akuarium raksasa yang langsung mendapat sinar matahari. Walaupun begitu untuk mengintroduksi tanaman ini dari habitat aslinya di Amazon ke Eropa dan tempat-tempat lain diperlukan perjuangan yang gigih.

Perjuangan mendomestikasi tanaman ini dimulai oleh Schomburgh.

Dia memindahkan teratai raksasa itu dari danau dan rawa daerah pedalaman ke kota Georgetown di tepi pantai Guyana. Hasilnya, semua tanaman yang dipindahkan mati. Kemudian tahun 1846, Bridges mencoba mengirimkan bijinya yang dibungkus dengan tanah liat basah ke Inggris dengan harapan bisa tumbuh di sana. Hasilnya, tidak jauh berbeda. Tiga dari 25 biji itu memang tumbuh menjadi semaian, tetapi mati pada akhir tahun. Usaha yang sama dicoba lagi tahun 1848. Biji-biji kering dan rhizom yang diambil dari sungai Essequibo, dikirim ke Inggris, tetapi hasilnya masih sama. Biji-biji ini tidak tumbuh, sedangkan rhizomnya busuk semua. Pada tahun itu dilakukan juga ekspedisi ke Georgtown dengan hasil 35 tanaman hidup, tetapi lagi-lagi mati semua.

Pada tahun yang sama, dua orang dokter, Rodie dan Luckie mencoba lagi mengirim beberapa biji teratai ini dari sungai Demerara ke Inggris. Kiriman itu tiba tanggal 28 Februari 1848. Mereka ternyata lebih beruntung karena hasil menumbuhkan tanaman itu, tanpa melaporkan faktor pendukung keberhasilannya. Pada tanggal 8 November tanaman itu berbunga untuk pertama kalinya di Eropa, dan dipersembahkan kepada Ratu Victoria. Dari tanaman itulah teratai raksasa tersebar ke taman-taman di Eropa, Asia dan Amerika. Kebun Raya Bogor mendapat kiriman teratai ini dari kebun Raya amsterdam pada tahun 1860.

3. Mampu Menahan Beban 12 Kg. Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2