Menyerah Bukan Berarti Kalah (Banci)

‘Menyerah’ adalah kata kerja yang diharamkan dan dikucilkan dari kesadaran kolektif kita. Inilah cultural heritage warisan mental pejuang yang pantang menyerah dan pilih mati berkalang tanah. Rasa bangga diri dan egoisme tingkat tinggi mendorong kita ogah menyerah! Never say die!.

menyerah bukan berarti kalah, menyerah diri kepada allah, menyerah tumblr, menyerah dalam cinta, menyerah dalam bahasa inggris menyerah kalah, menyerah dalam islam, menyerah dengan jerawat

menyerah bukan berarti kalah (banci)
gambar : beforethecross.com

Yang jadi persoalan, saya dan Anda acap kali menggebu dalam heroisme yang semu: demi menegakkan harga diri dan gengsi, Anda rela mati ketimbang menyerah dan dilabel sebagai mahluk banci, tanpa menyadari apa yang Anda perjuangkan itu tidak sepadan samasekali.

Piala yang kalian perebutkan terkadang cuma kaleng murahan. Pasangan yang sepenuh jiwa Anda puja dengan tekad rela berkorban ternyata mendua hati, mengobral kehangatan. Cita-cita yang Anda kejar seperti celeng kesurupan terkadang cuma obsesi kekanak-kanakan. Belajarlah menyerah, relakan, lepaskan.

Kalau yang kau perjuangkan tidak sepadan dengan peluh dan darah yang engkau teteskan, menyerahlah demi kebaikanmu sendiri. Menyerah tak selalu berkonotasi banci: justru di situlah keunggulan akal sehatmu, kesigapan mengambil sikap dan menentukan prioritas hidup, kejelian memilih strategi yang bermutu. Buat kalian yang resah gamang dan bimbang hati, mungkin sebaiknya kalian menyerah malam ini. Bukan untuk mati, tapi demi memilih tema dan obyek perjuangan yang lebih signifikan, bernilai, dan punya arti.

Menyerah Bukan Berarti Kalah (Banci) oleh Bpk. Arif Subiyanto