Aku Cemburu, Anda Cemburu, Kenaaaapa ?

kata-kata cemburu, puisi cemburu, cemburu dalam islam, cemburu lirik, cemburu dewa 19, cemburu buta, cemburu tanda cinta marah tandanya sayang, cemburu menguras hati

Tak kepo maka tak sayang
gambar : ngasih.com

Pernah merasa cemburu? Tahu kenapa Anda cemburu? Pernah memikir serius pasal dan muasal dari rasa cemburu itu? “Ah, Anda ini ada-ada saja, pak! Namanya orang cinta ya pasti cemburu!” — prettt! Belum tentu. Cemburu lazimnya diartikan sebagai reaksi dan ekspresi dari jiwa yang takut kehilangan. Kehilangan apa? Takut kehilangan orang terkasih yang begitu kau manja? Kalau Anda yakin dia sungguh cinta kenapa masih cemas juga? Cemburu karena sikapnya kelewat mesra pada seseorang? Apa orang itu begitu hebatnya sampai-sampai dirimu takut kecolongan? Kalau orang itu teramat biasa dan tidak selevel dengan dirimu, tidakkah mubazir energi cemburu yang Anda hamburkan?

Makanya, tiap kali Anda diusik rasa cemburu, sebaiknya jangan grusa-grusu. Anda musti 100% yakin bahwa kecemburuan itu tepat dan perlu. Alasannya musti jelas, orang yang anda cemburui mestinya juga sosok yang berkelas. Kalau orang yang Anda cemburui levelnya jauh dari Anda, alangkah dungunya! Itu menunjukkan bahwa Anda merendahkan selera pasangan anda. Cemburu biasanya dipicu oleh rasa kurang percaya diri, disamping menipisnya kepercayaan kepada pasangan yang disebabkan oleh beberapa alasan. Cemburu juga disulut oleh ego: Anda tak rela pasangan bersikap terlalu mesra pada seseorang, sebab sikap itu diartikan sebagai antitesis kepatuhan. Lelaki otoriter yang posesif dan pencemburu biasanya gemar mengutip dictum dogma agama untuk mengontrol perilaku istrinya.

Pikir dulu sebelum Anda pasang sikap defensif, meninggikan nada suara, uring-uringan, menyadap HP pasangan, apalagi menyewa detektif swasta. Ask yourself: is this really, really necessary? Tanya diri sendiri: ini benar-benar kondisi emergency atau hanya karena dorongan ego semata? Layakkah orang itu saya curigai? Dan kalau you curiga, buktinya apa? Ada kalanya pasangan anda sengaja bersikap berlebihan pada seseorang. Secara langsung atau tidak, dia suka membanding-bandingkan Anda dengan orang ketiga. Kalau anda hanya cemburu thok tanpa berupaya meningkatkan prestasi dan kasih sayang kepada pasangan, silakan bunuh diri kalau dia benar-benar kepincut dengan lain orang.

Cemburu boleh-boleh saja, tapi gunakan otak dan pikiran: daripada ngamuk-ngamuk tidak keruan, lebih baik Anda memoles prestasi dan penampilan agar tetap jadi kekasih yang keren dan menghanyutkan.

Aku Cemburu, Anda Cemburu, Kenaaaapa ? Oleh : Bpk. Arif Subiyanto