Lazada Indonesia

6 Cara serta Seni Membalas Dendam Kesumat yang Baik dan Benar

Cara Serta Seni Membalas Dendam Kesumat yang Baik dan Benar

Someone really pissed you off and you are desperately seeking vengeance? Cool it, sit down and read this thoroughly!

cara balas dendam ke teman, tips balas dendam, cara balas dendam paling gila ke mantan, cara menyakiti cowok, cara balas dendam baik, cara balas dendam pada musuh, cara balas dendam pada teman, cara balas dendam ke mantan yang selingkuh

Anda punya watak pendendam? Atau ada seseorang yang benar-benar bikin Anda sakit hati dan anda belum tentram kalau belum membalasnya? OK, silakan simak beberapa hal berikut ini :

1. Kalau Anda betul-betul menaruh dendam pada seseorang, ingat: jangan sesekali Anda mengatakanya kepada orang lain. Jangan pernah Anda kelepasan ng-ember, apalagi menulisnya secara publik. Dendam adalah persoalan privat yang harus diselesaikan secara pribadi, jangan sampai publik mengetahuinya, sebab Anda bisa celaka: kalau sesuatu menimpa orang itu, dengan gampang orang bakal menunjuk hidung Anda sebagai pelaku atau dalangnya. Simpan amarah dan dendam itu di dalam hati, jangan bilang siapa-siapa, apalagi menggalang dukungan. Selain itu menunjukkan watak kekanakan, balas dendam Anda tidak akan tuntas sempurna, sebab jejak-jejak pembalasan Anda akan sangat kentara.

2. Susunlah misi dan skenario balas dendam Anda dengan seksama, rapi, well-organized alias terencana. Mungkin butuh waktu lama, yang penting sakit hati Anda terbalas tanpa anda harus menanggung risiko dari tindakan itu.

3. Pastikan musuh Anda nanti bisa menghayati perihnya sakit hati dan penderitaan yang selama ini Anda rasakan. Maksudnya jelas: balas dendam harus tuntas dan setimpal. Untuk itu dibutuhkan rencana dan kesabaran.

4. Jangan sekali-kali Anda tunjukkan muka jelek, sikap benci atau kata-kata busuk kepada calon korban Anda. Teruslah bersikap ramah, santun, hormat dan bersahabat kepada dirinya. Tak boleh ada sedikit pun tabiat Anda yang membuat dia curiga. Puaskan egonya, biarkan dia terus menghina dan menginjak-injak harga diri Anda. Teruslah tersenyum padanya, bayangkan indahnya sensasi yang bakal anda rasakan jika tiba saatnya orang itu masuk ke dalam perangkap Anda, megap-megap meronta merasakan pembalasan yang nyata.

5. Dengan kepala dingin cari kelemahan dia, hal-hal yang disukainya, barang atau aktifitas yang bikin dia keranjingan tergila-gila lupa waktu dan segalanya. Pada momen yang tepat, pancinglah dia, lemparkan umpan berupa hal-hal yang mengasyikkan tadi agar dia dengan antusias dan sukarela datang kepada Anda selagi anda menyiapkan eksekusi baginya.

6. Sekali lagi teruslah bersikap baik kepadanya meskipun orang itu sudah masuk ke dalam perangkap anda. Balas dendam butuh seni, butuh kesabaran, butuh ketekunan dan strategi. Hidup memang kejam. Tak selamanya kita bisa terus-menerus jadi pecundang. Kalau ada manusia yang kelewatan menganiaya Anda, ada kalanya dia harus diberi pelajaran. Dan balas dendam yang anda lakukan harus keren, indah dan memuaskan.

Apa yang anda baca di tulisan ini bukan fatwa sesat dari saya, melainkan kesimpulan dari diskusi dengan mahasiswa kelas Introduction to Literature usai kami membaca cerpen “A Cask of Amontillado” karya Edgar Alan Poe. Silakan cari cerpennya di Internet atau di perpustakaan. Kalau Anda tak punya akses ke sana, bersabarlah, cerpen masterpiece ini lagi diterjemahkan mahasiswa skripsi bimbingan saya. Dia lagi berjuang merevisi detil terjemahannya. Nanti kalau sudah rampung dan saya anggap sempurna, akan saya share dengan Anda semua.

Seni Membalas Kesumat oleh : Bpk. Arif Subiyanto

Comments
  1. teguh wilujeng |