“Mens Sana in Corpore Sano” – Salah Kaprah yang Sudah Mengakar Mentradisi

“Mens sana in corpore sano” – Salah kaprah yang sudah mengakar mentradisi

mens sana in corpore sano translation, mens sana in corpore sano pronunciation, anima sana in corpore sano, pontifex maximus, mens sana in corpore sano adalah, mens sana in corpore sano prevod, mens sana in corpore sano traducere, mens sana in corpore sano significadoManusia terpelajar mana yang belum pernah mendengar pepatah “mens sana in corpore sano”? Sejak kita duduk di bangku SD hingga kuliah, terjemahan ungkapan itu begitu akrab: “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.”

Dari perspektif ilmu penerjemahan, penyulihbahasaan itu kurang akurat, meskipun dirasa cukup rasional.

Ungkapan Latin itu kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris –> “a healthy mind in a healthy body” alias “pikiran sehat (waras) di dalam tubuh yang sehat.”

Bangsa kita yang rata-rata buta bahasa Latin dan rabun bahasa Inggris menerima begitu saja terjemahan ngawur itu.

Tapi kita tak sendirian dalam kedunguan itu: rata-rata para penutur asli Bahasa Inggris pun tidak tahu bahwa kredo yang populer di kalangan penggemar olahraga itu rupanya dicomot secara lepas konteks dari sumbernya, yaitu bait pertama syair penuh sindiran berjudul Satir X karangan pujangga bengal Romawi, Decimus Iunius Juvenalis yang bunyinya sbb: “Orandum est ut sit mens sana in corpore sano, fortem posce animus mortis terrore carentem…” (You should pray for a healthy mind in a healthy body, ask for a stout heart that has no fear of death)

Begitulah, kegemaran mengutip tanpa menghiraukan asal muasal tulisan atau konteksnya merupakan penyakit laten yang mudah menular. Dengan mudah kita menyebut “habis gelap terbitlah terang” dan “aku ini binatang jalang” berasal dari buah pena R.A. Kartini dan Chairil Anwar. Tapi kalau diminta membabar eksegesis atau menjelaskan konteksnya, kita langsung memble atau pura-pura kumat pikun.

“Mens sana in corpore sano” – Salah kaprah yang sudah mengakar mentradisi. Oleh : Bpk. Arif Subiyanto