10 Film Thailand untuk Mengisi Waktu Senggang

10 Film Thailand untuk Mengisi Waktu Senggang

Tak hanya Hollywood, film-film Asia pun mulai bicara lantang di kancah dunia. Sebut saja Thailand. Kita mungkin begitu akrab dengan tema horror yang sering mereka usung. Namun ternyata banyak juga tema lain, yang tentunya tetap menarik.

Nah, berikut ini top 10 Film Thailand tahun 2014 yang sempat dirilis thaifilmjournal:

1. The Songs of Rice (เพลงของข้าว, Pleng Kong Kao)

film thailand terbaik, film thailand first kiss, film thailand yes or no, film thailand komedi, film thailand terbaru, teacher's diary 2014, film thailand yang bagus, film thailand romantis

Lewat film ini, Uruphong Raksasa menandaskan trilogi untuk filmnya yang khas, yakni yang bertema kedesaan gitu. Dua film sebelumnya berjudul The Song of the North pada tahun 2006 dan Agrarian Utopia di tahun 2011. Sesuai judulnya, film ini memang tentang beras atau nasi. Tentang bagaimana orang Thailand amat antusias menyambut panen raya, khususnya beras. Kaum perempuan akan bernyanyi, sementara yang pria akan menyalakan kembang api. Semua itu menjadi wujud rasa syukur karena makanan pokok ini masih bisa melimpah, dan mengisi perut mereka. Ceritanya secara tidak langsung menyindir kita, yang begitu tak acuh pada beras. Bagaimana kita sering tidak menghabiskan dan malah menyia-nyiakannya. Nah kemarin-kemarin ketika harganya melambung, baru deh kita sadar betapa berharganya makanan pokok tersebut.

2. Village of Hope (วังพิกุล, Wangphikul)

film thailand terbaik, film thailand first kiss, film thailand yes or no, film thailand komedi, film thailand terbaru, teacher's diary 2014, film thailand yang bagus, film thailand romantis

Boonsing Nakphoo, sang sutradara indie, memutuskan untuk men-direct film berlatar belakang kampung halamannya,  Wangphiku – provinsi Sukhothai. Filmnya ini jadi sekuel untuk karya sebelumnya, Poor People the Great . Adapun ceritanya  tentang seorang pemuda yang meninggalkan militer demi kembali ke desanya. Dia merasa sedih, simpati dan enggak enak melihat kondisi sekitarnya. Hidup mereka jauh dari perkembangan. Sama-sekali kontras dengan kehidupan kota. Begitu sederhana.

3. Concrete Clouds (ภวังค์รัก, Phawang Rak). Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2