Lazada Indonesia

Menanam Tanaman Bunga Anyelir Untuk Bunga Potong

Menanam Bunga Anyelir Untuk Bunga Potong

bunga teluki, cara merawat bunga anyelir, ms pokok bunga teluki, teluki, gozdziki kwiaty, gozdzik kwiat, caryophyllus, moonlight carnations, bunga anyelir merah, bunga anyelir di indonesia, bunga anyelir putih, bunga anyelir pink, bunga anyelir indigo

Tanaman bunga anyelir merah
gambar : wikipedia.org

Anyelir termasuk jenis bunga potong yang lumayan mahal karena petaninya masih terbatas. oleh karena itu mengebunkan bunga anyelir merupakan alternatif usaha punya peluang. Namun untuk mendapatkan kualitas bunga yang bagus memang perlu perhatian khusus.

Pada tulisan ini akan diuraikan cara menanam anyelir berdasarkan pengalaman seorang pengusaha tanaman hias yang sudah belasan tahun mengebunkan bunga ini.

Menurutnya, anyelir membutuhkan tempat yang mempunyai iklim sejuk, karena tanaman ini berasal dari daerah sub tropis dengan suhu udara antara 15 – 25 derajat celcius. Untuk mendapatkan kondisi iklim yang hampir menyerupai daerah sub tropis, ia menanamnya di Cibodas dengan ketinggian 1.200 m dpl dan suhu udara antara 20 – 30 derajat celcius.

Tanahnya harus gembur dengan pH 6,5-7. Selain itu lapisan top soil tanahnya juga harus masih utuh.

1. Atap Plastik

Agar tanaman terhindar dari guyuran hujan secara langsung, penanaman anyelir dilakukan di bawah naungan atap plastik. Guyuran hujan yang berlebihan bukan saja akan merusak bunga, tapi juga akan menyebabkan daun selalu basah sehingga bisa mengundang cendawan. Hujan yang berlebihan juga akan menyebabkan tanah menjadi becek sehingga cocok untuk berkembangnya bakteri penyebab penyakit layu.

Atap plastik ini dipasang di atas tiang setinggi 2 dan 2,5 m (bagian yang tinggi menghadap ke timur). Lebar atap kurang lebih 4 m. Yang digunakan lembaran plastik transparan yang banyak tersedia di toko-toko.

2. Membuat Bedengan

Dua minggu sebelum penanaman, pengolahan tanah sudah harus dilakukan. Tanah dibajak (dicangkul) sampai gembur sambil dibersihkan dari bebatuan maupun sisa-sisa tanaman sebelumnya. Tanah yang sudah gembur ini kemudian dijadikan bedengan lebar 120 cm panjang 12 m. Di atas bedengan tanah itu ditaburkan pupuk kandang. TSP dan KCI, kemudian diaduk merata dengan jumlah pupuk yang diberikan tiap bedeng tanah adalah 50 – 70 pupuk kandang, 1,2 kg TSP dan 0,4 kg KCI. Kalau tanahnya ber pH kurang dari 6,5, sebelum dipupuk diberi kapur sebanyak 3,5 kg tiap bedeng.

Di atas bedengan lalu dibuat larikan (alur kecil) memanjang untuk tempat penanaman bibit. Jarak antara larikan satu dengan lainnya 20 cm. Penanaman nanti akan dilakukan dengan jarak 20 cm x 20 cm.

3. Penanaman Bibit. Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2