Lazada Indonesia

Mengenal Ikan Cupang

Mengenal Ikan Cupang Yang Pemberang

cara merawat ikan cupang, ikan cupang aduan, harga ikan cupang, jenis ikan cupang, makanan ikan cupang, ikan cupang hias, mengawinkan ikan cupang, budidaya ikan cupangUkurannya mungil. Penampilannya anggun dan cantik, namun perangainya pemberang dan mudah “meledak”. Sifat ini dimanfaatkan oleh penggemarnya dengan baik untuk menjadikannya sebagai ikan aduan.

Pengunjung penjual ikan hias umumnya anak-anak sekolah atau orang tua yang membawa anak-anaknya.

Di antara jenis ikan hias yang banyak dipih anak-anak adalah cupang, sejenis ikan kecil yang pandai berlaga.


Ditaruh Dalam Botol Bekas Selai

Ikan cupang itu ditaruh dalam botol kecil bekas selai berdiameter 7-8 cm dan tingginya sekitar 15 cm. Setiap botol berisi satu ekor ikan cupang jantan. Antara botol satu dengan botol lainnya dibatasi sepotong kertas karton kecil, agar ikan satu dan lainnya tidak saling melihat. Kalau saling melihat dan menatap, ikan pasti akan mengembangkan sirip tubuhnya dengan pandangan beringas terhadap lawannya, siap bertarung.

“Ikan Cupang sebagai ikan aduan sangat digemari anak-anak atau orang yang punya hobi seperti itu,” ujar karyawan toko penjual ikan hias di Bandung, yang daerahnya juga dipadati penggemar cupang seperti Jakarta dan Yogyakarta. Orang yang berhobi mengadu cupang biasanya di sertai dengan hobi taruhan berupa uang atau benda berharga lainnya.

Menurut Pengusaha Ikan Hias di Bandung, ada tiga jenis cupang yang biasanya dipakai sebagai ikan aduan, yaitu cupang Singapura, bangkok dan Jerman. Cupang Jerman oleh penggemarnya di Jakarta disebut Cupang Belgi

Ketiga ikan cupang aduan itu berukuran kecil, sepanjang 5-6 cm. Kepalanya besar, rahang kuat, tubuhnya kekar, sirip badan dan ekor pendek. Sirip ekor dan punggung bentuknya membulat seperti kipas. Ketiga cupang aduan itu bisa dibedakan sebagai berikut :

Bentuk tubuh Cupang Singapura lebih langsing dan memanjang, kepalanya agak lancip, moncong lancip dan bibirnya tebal. Sisik badan kasar. Warna badan biru cemerlang, kepala hitam, dan ujung sirip ekor ada yang semburat kehitaman. Gerakannya lincah.

Cupang Bangkok bentuk tubuhnya keras, kepalanya agak tumpul, dan moncong tidak lancip, berbibir domble (tebal). Sisik badannya halus. Warnanya merah gelap.

Bentuk badan cupang Belgi mirip cupang bangkok, sisik halus, tetapi warnanya kecoklatan. Sirip tubuh dan ekor, pinggirnya berwarna keputihan.

Ikan betina warnanya lebih kusam dari jantannya. Walau ikan betina sirip ekornya juga berbentuk membulat seperti jantannya, akan tetapi bentuk sirip punggung dan perutnya berbeda, dan sirip dadanya lebih pendek dibanding jantannya. Perut cupang betina menggelembung, kalau sudah siap kawin.


Baca Juga Artikel Lainnya : 

Ada Yang Khusus Untuk Ikan Hias

Selain khusus untuk ikan aduan, ada juga cupang yang dipelihara sebagai ikan hias akuarium. Cupang hias ini penampilannya cemerlang, dan sifatnya kalem. Ciri khasnya adalah sirip punggung, ekor dan perutnya yang membentang lebar dan panjang berjumbai-jumbai. Gambar cupang hias banyak dipakai untuk menghiasi kulit buku tentang ikan hias dan akuarium luar negeri.

Penggemar umumnya menyebut cukup hias itu cupang slayer, karena bentuk siripnya yang memanjang seperti selendang. Sedang cupang yang ekornya terbelah dua, menurut (Ketua Perhimpunan Ikan Hias Indonesia) di Jakarta, disebut cupang ekor cagak. Warnanya bermacam-macam. Ada yang merah, biru, dan putih polos, atau kombinasi di antara warna-warna itu. Ikan dewasa ukurannya lebih besar dari ikan aduan, panjangnya bisa mencapai 7-10 cm.

Cupang slayer yang warnanya merah menyala, oleh penggemarnya di Jakarta di sebut cupang api atau cupang merah, bahkan ada yang menyebutnya cupang siam yang asli. Cupang yang warnanya dominan putih polos oleh penggemarnya disebut cupang maskot.

Cupang hias itu sebetulnya bisa juga dipergunakan sebagai ikan aduan, akan tetapi penggemar banyak yang merasa sayang untuk memperlakukannya, karena khawatir rusak kecantikannya.Ada yang menganggap cupang aduan bentuknya mendekati cupang liar yang masih hidup secara alami di rawa-rawa Muangthai, sedang cupang slayer adalah bentuk mutasi dari cupang liar yang telah lama diternak dan dibudidayakan. Yang jelas cupang aduan dan slayer itu oleh orang Inggris disebut Siamese Fighting Fish. Nama Ilmiahnya Betta SplendensMengenal Ikan Cupang Yang Pemberang#DW