10 Band Beraliran Grunge Terbaik Sepanjang Masa

10 Band Beraliran Grunge Terbaik dan Terpopuler Sepanjang Masa

band grunge dunia, band grunge terbaik dunia, band grunge malaysia, band grunge pertama, band grunge terbaik, band grunge indonesiaSalah-satu jenis aliran musik Grunge (kadang-kadang disebut sebagai suara Seattle) adalah sebuah subgenre dari rock alternatif yang muncul pada pertengahan 1980-an di negara Amerika Washington, khususnya di Seattle.

Beberapa ciri khasnya yaitu penggunaan gitar elektrik yang dominan, liriknya cenderung berisi rasa frustasi serta pakaian musisinya lebih urakan.

Para musisi beraliran grunge bisa menghadirkan bentuk musik yang berbeda, seperti penggunaan speed bermusik yang lebih santai atau teknik stop start. Aliran ini juga jadi kombinasi antara punk dan rock. Musik yang cukup berat. Sampai kemudian Nirvana, salah-satu band grunge, datang dan memberikan sentuhan melodi di dalamnya. Tak ayal band ini masuk list. Untuk lebih lanjut, jom kita bahas!

1. Nirvana

band grunge terbaik, band grunge indonesia, band grunge dunia, band grunge dunia, band grunge malaysia, band grunge pertama

Bukan. Nirvana bukan band grunge pertama yang pernah ada. Band grunge pertama lebih berhak diberikan pada Green River. Namun Nirvana jadi band yang bisa bekerja sama dengan label sebesar Soundgarde, serta bisa mempopularkan aliran musik ini ke masyarakat.

Band ini mulai merilis album perdana di tahun 1989. Waktu itu masih menggunakan label indie, Sub Pop. Kemudian mereka bekerja-sama dengan DGC Records dan menelurkan album kedua, yang di dalamnya terdapat lagu sefenomenal “Smells Like Teen Spirit”. Saking popularnya, Kurt Cobain sampai dijuluki sebagai spokesman of a generation atau “juru bicara sebuah generasi”.

Publik dan band sesama grunge mengatakan kalau Nirvana memang laik mendapatkan pengaruh dan kesuksesan besar. Musiknya dinilai mampu memenuhi harapan fans grunge Sub Pop. Paduan antara suara kalem dan berisik ala punk rock dialirkan ke lagu tradisional, dibubuhi juga oleh vokal melengking dan ritme drum dan gitar yang kuat. Ditambah lagi dengan lirik yang dipilih dari bait-bait karangannya.

Sayang, kesuksesan Nirvana tidak berlangsung lama. Pada tahun 1994, jadwal tur yang sudah dirancang mesti dibatalkan. Hal itu dikarenakan Kurt Cobain diketahui jadi pecandu obat. Tragisnya, sang vokalis bunuh diri di tahun yang sama. Ketika Nirvana dilantik dalam Rock and Roll Hall, mereka mesti menggunakan vokalis pengganti. Baca Juga : 13 Teori Konspirasi Kematian Para Selebriti Dunia

2. Pearl Jam

band grunge dunia, band grunge dunia, band grunge malaysia, band grunge pertama, band grunge terbaik, band grunge indonesia

Album perdana band ini sesuai dengan ciri khas band grunge, yaitu berisi perasaan depresi, pembunuhan dan bunuh diri. Rock klasik begitu kentara di dalamnya. Tak heran kalau album mereka jadi salah-satu penjualan album rock paling laris sepanjang masa. Dengan kata lain, musik mereka diterima publik. Namun hal kontras justeru dikemukakan oleh musik Seattle, termasuk Kurt Cobain sendiri. Dia mengatakan kalau mereka begitu komersil dengan menggunakan terlalu banyak gitar, sehingga mengarah pada band grunge alternatif.

Kesuksesan Pearl Jam tidak mulus. Mereka sempat memutuskan untuk tidak lagi memproduksi musik video dan kembali lagi ke dunia pertelevisian dan pekerjaan lain. Dalam turnya, mereka juga terlibat pertikaian dengan Ticketmaster. Bahkan hal mengerikan terjadi pada tahun 2000, yaitu ketika Pearl Jam mengadakan tur Eropa. 9 fans mereka terbunuh dalam acara konser yang kacau. Sementara band grunge ini tidak punya daya apa-apa untuk mencegahnya. Mereka sempat berpikir untuk berhenti saja, namun hal itu tidak terjadi. Pearl Jam tetap beroperasi.

Soal musik, pembawaan mereka tidak begitu berat. Mereka lebih senang menggunakan ritmik ketimbang gaya bergitar yang biasanya. Adapun lirik-liriknya lebih bersifat personal, sosial dan menyinggung politik juga.

Bisa dibilang, Pearl Jam jadi band grunge paling sukses dan beken, serta memiliki fans fanatik lagi setia seperti Band Grateful Dead. Selain itu, band ini juga terkenal karena prinsipnya serta lantang menyuarakan sesuatu yang tidak mereka setujui, misalnya isu monopoli tiket yang dilakukan oleh Ticketmaster.

3. Alice in Chains

band grunge terbaik, bad grunge bands, modern grunge bands, grunge metal bands, 90s grunge, grunge metal, 1990's grunge grunge music of the 90's

via : pinterest.com

Band ini terbentuk pada tahun 1987. Mereka jadi kombinasi antara heavy metal dan lirik ala grunge yang gelap. Pada tahun 1990, Alice in Chains kemudian menjelma jadi band yang sukses. Mereka memiliki 14 lagu yang masuk top 10, 9 nominasi ajang Grammy serta dua album mereka (album kedua dan ketiga) jadi nomor 1 dalam tangga album.

Sangat disayangkan, vokalis utama mereka (Layne Staley) jadi pengguna obat-obatan. Otomatis, band jadi tidak mampu berkarya. Pada tahun 2002, Staley meninggal dunia. Band ini kemudian menggantungkan posisi vital itu pada beberapa vokalis pengganti. Namun kemudian, posisi itu dipegang penuh oleh William Duvall. Mereka pun bisa menelurkan 2 album serta agenda tur untuk promosi.

4. Soundgarden

Grunge adalah sebuah subgenre dari rock alternatif yang muncul pada pertengahan 1980-an di negara Amerika Washington, khususnya di Seattle

Soundgarden jadi salah-satu band grunge yang ‘panjang umur’. Mereka terbentuk pada tahun 1984 dan sudah menjual karya sebanyak 10 juta. Dan, itu baru di Amerika Serikat saja. Soundgarden ini jadi satu-satunya band grunge yang bekerja sama dengan label mainstream, membawa musik instrumental untuk mengenalkan aliran ini. Pada tahun 1997, Soundgarden sempat bubar. Namun kemudian mereka terbentuk dan ‘terlahir’ kembali.

Pemusik lain yang amat memengaruhi Soundgarden yaitu Led Zeppelin, Black Sabbtah dan band-band post-punk Inggris. Awalnya mereka bekerja sama dengan label Sub Pop, yang kemudian membantu merilis single Hunted Down. Karya perdana sebenarnya berupa 3 lagu yang ada dalam kompilasi album Deep Six bersama band grunge yang lain.

Pada tahun 1988, Soundgaren menandatangani kerja sama dengan SST Records. Namun penjualan album Ultramega OK-nya kurang memuaskan, sebab dianggap tidak familiar dengan musik ala grunge di Seattle. Meski demikian, toh album ini masuk nominasi Grammy di tahun 1990.

Kemudian, band ini pun beralih ke label mainstream semacam A&M Records. Keputusan ini mendapat perhatian lebih, khususnya dari fans punk rock mereka. Fans menganggap musik Soundgarden lebih terasa ‘metal mainstream’.

Cerita berlanjut pada tahun 1991. Soundgarden melakukan perubahan yang cukup signifikan. Mereka merekrut pemain bass baru, yang ternyata mampu memberi sentuhan kreativitas bermusik bagi band. Album Badmotorfinger sampai menerima platinum. Ciri khas dari album ini yang paling dikenang orang yaitu nyanyian tunggalnya, riffs yang dissonant dan suara yang lebih kental.

Ada single yang kontroversial, yaitu Jesus Christ Pose. Karena lagu ini, Sundgarden dianggap sebagai anti Kristen. Tak ayal mereka menerima kecaman dari Amerika Serikat bahkan MTV pun melarang pemutaran video musiknya. Kemudian band ini pun menghabiskan waktu dengan tur; jadi band pembuka bagi Gun N Roses dan turnya Lollapalooza bersama rekan sesama band grunge.

Pada tahun 1994, mereka merilis album Superunknown. Lirik-liriknya berkaitan dengan bunuh diri dan penyalahgunaan. Ternyata semua itu terinspirasi dari tulisan Sylvia Plath, seorang novelis-cerpenis-penyair-sekaligus penulis essay asal Amerika yang meninggal karena bunuh diri. Lagu-lagunya itu popular bahkan mampu memenangkan beberapa penghargaan termasuk Grammy kategori hard rock performance (lagu “Black Hole Sun”) dan kategori best metal performance (lagu “Spoonman”). Sementara untuk kategori best rock album, mereka hanya masuk nominasi saja.

Dari album itulah karier mereka menanjak. Lalu, mereka melanjutkan penggarapaan Down on the Upside, yang kembali menghadirkan gaya grunge sebelumnya. Band ini sempat bubar. Namun pada tahun 2010, Soundgarden kembali menyatu, merilis album dan mengadakan perjalanan tur.

5. Hole. Lanjutkan Ke –> Page / Halaman 2