Lazada Indonesia

18 Album Musik Punk Paling Keren dan Bersejarah Sepanjang Masa

18 Album Musik Punk Paling Keren dan Bersejarah Sepanjang Masa

Punk. Apa ada yang masih menggemari genre musik ini?

lagu punk dunia, sejarah musk punk dunia, legenda musik punk dunia, sejarah musik punk di dunia, band punk dunia

via : pinterest.com

Mereka yang tidak suka gaya musik ini bisa saja mengklaim kalau ‘punk is dead’. Namun kita tak tahu persis seluk-beluknya, sebab banyak sekali genre musik minoritas yang masih eksis atau hidup. Hanya saja mereka tidak bisa mengeksplor diri laiknya gaya bermusik yang lebih popular seperti pop, R&B, rock, dsb.

Pergeseran budaya juga menjadi faktor lain yang memengaruhi aliran musik. Jika dahulu punk sempat mengemuka, maka sekarang-sekarang cenderung turun. Kecuali di wilayah-wilayah tertentu yang masih memegang style musik ini. Misalnya seperti di California selatan sana. Aktivitas musik punk masih menggema.

Para fans musik ini tentu sudah memiliki musisi kesukaan masing-masing. Ada beberapa yang memang muncul dan berhasil mencuri perhatian publik, ada juga yang tidak terlalu mengemuka. Dan dari banyaknya karya musik punk, setidaknya ada 18 album yang paling top, terbaik, keren dan terbilang menjadi legenda tersendiri.

Nah album musik punk apa dan milik siapa saja? Jom!

18. Bad Brains; Album “Bad Brains” (1982)

Band asal Washington DC ini memutuskan untuk merilis album dengan debut yang “self-titled”. Rilisnya di bulan Februari tahun 1982 dengan bentuk asli berupa kaset. Kehadiran album ini menjadi jawaban bagi fans yang sudah rindu akan adanya punk-explosion, yang semula dibawa oleh band pionir seperti Death dan Black Merda. Adam Yauch dari Beasty Boys bahkan sempat memberi pernyataan kalau “Bad Brains” merupakan album punk atau hardcore terbaik sepanjang masa.

17. Rancid; Album … And Out Came the Wolves (1995)

Album ketiga dari band Amerika ini rilis pada 22 Agustus tahun 1995. Sebagaimana kita tahu, Tim Armstrong sebagai vokalisnya juga sudah mempersembahkan lagu untuk Pink dan Gwen Stefani. Itu artinya dia memang piawai dalam bermusik atau menciptakan lagu. Begitupun dengan karyanya untuk band ini. Berawal dari “Maxwell Murder” yang cukup meledak, sampai terakhirnya “The Way I Feel”. Album ini dikemas dengan baik. Tak heran kalau mereka menerima feedback yang sangat positif.

16. Richard Hell & The Voidoids; Album “Blank Generation (1977)

Richard Gottehrer memproduksi album debut ini pada bulan September 1977. Album ini begitu berkarakter, berisik dan vokalnya cukup memusingkan. Meski demikian, review yang diterima cukup positif. AllMusic bahkan menyebut album ini sebagai salah-satu yang paling kuat di era kejayaan music punk.

15. X; Album “Los Angeles (1980)

Ray Manzarek, mantan pemain keyboard dari Doors, menjadi sosok penting di balik kelahiran album ini. Tak heran kalau dalam track mereka terselip lagu cover berjudul “Soul Kitchen” yang tak lain merupakan milik Doors. Khusus untuk album debut ini, musikalitas X sebenarnya tidak terlalu agresif. Namun mereka ‘menyerang’ dengan emosi yang terdapat di dalamnya, sehingga album ini terkesan sebagai punk dewasa. Begitu rilis, album ini sudah menuai banyak pujian.

14. Fugazi; Album Repeater (1990)

Album ini rilis pada 19 April 1990. Album ini termasuk yang paling dikenal dari band Fugazi. Sebenarnya karya band asal Amerika ini tidaklah menembus tangga lagu Billboard 200. Namun karena album ini, Fugazi mesti menjalani serangkaian tur panjang. Total ada 250 konser dari Maret tahun 1990, sampai dengan Juni tahun 1991. Promosinya cukup minimal, namun penjualannya yang mencapai lebih dari 300 juta kopi tentu bukanlah hasil yang kecil.

13. Discharge; Album “Hear Nothing, See Nothing, Say Nothing (1982)

Album kedua milik band asal Inggris rilis pada 21 April tahun 1982. Karakter dari album ini begitu kuat dan meledak, lebih ke arah metalik dan abrasive atau terkesan kasar. Kesan minimalistic terlihat dalam music dan liriknya. Namun isi baitnya cukup pasifis dan anarkis. Pasca hengkangnya Terry “Tezz” Roberts, band segera menggandeng Garry Maloney. Pergantian drummer tersebut terbilang tepat sebab hasilnya mengundang opini positif.

12. Green Day; Album Dookie (1994)

Dookie rilis pada 1 Februari 1994. Album ketiga ini menjadi karya pertama milik Green Day yang datang dari label mayor. Karya ini pun jadi perkenalan gaya pop-punk mereka ke ranah music yang lebih luas. Dookie juga sekaligus membuat Green Day dan style-nya begitu popular. Mereka bisa bertengger di peringkat kedua Billboard 200. Penjualannya yang mencapai 10 juta kopi menjadikan album ini diberi sertifikasi ‘diamond’ oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika.

11. Refused; Album The Shape of Punk To Come (1998)

Nama asli album ini yaitu “The Shape of Punk to Come: A Chimerical Bombination in 12 Bursts”. Tapi karena terlalu panjang, orang lebih suka meringkasnya dengan “The Shape of Punk to Come” saja. Album ini rilis pada bulan Oktober 1998. Karya ketiga dari band asal Swedia ini membawa mereka pada ketenaran atau popularitas. Majalah Rock Hard juga menyertakan album ini dalam “500 Album Rock dan Metal Paling Keren Sepanjang Masa”.

10. Descendents; Album “Milo Goes To College (1982)

Album dengan latar-belakang dan cover yang unik ini rilis pada Juni 1982. Para pendengar awalnya penasaran dengan judul album ini. Dan memang benar adanya. Milo Aukerman sebagai vokalis utama band betul-betul pergi ngampus. Dia bahkan sudah lulus dengan gelar PhD di bidang biokimia. Adapun feedback untuk album ini begitu positif. Seorang jurnalis music, Robert Christgau, memberi nilai “A” pada album ini. Lalu Ned Raggett dari AllMusik juga member skor 4,5 dari 5, menandakan betapa bagusnya hasil kerja Descendents.

9. The Misfits; Album Walk Among Us (1982)

Karya ketiga yang rilis, namun masih terbilang album debut dengan versi full dari The Misfits. Rilisan ulang ini muncul di bulan Maret tahun 1982. Album ini menjadi paduan antara hardcore dan melodinya yang indah. Vokalisnya, Glenn Danzig, memiliki karakter suara yang paling maskulin di kalangan musisi punk-rock. Semuanya dipadukan dengan baik. Begitupun dengan penampilan mereka. AllMusik saja memberi poin sebesar 4,5 dari 5 dengan review yang positif.

8. The Clash; Album “The Clash” (1977)

Album “self-titled” ini hadir di tanggal 8 April 1977. Waktu itu keadaan perekonomian Inggris sedang tidak baik. Situasi tengah suram. Ketika kondisinya seperti itu, trio The Clash merilis album yang sangat sosialis. Track-nya ada yang menceritakan tentang “Janie Jones” yang seorang mucikari perempuan yang tenar di London, atau “Remote Control” yang menyinggung aksi penindasan dan kepatuhan. Di tahun 2013 kemarin, Majalah Mojo menempatkan “The Clash” di ranking 2 sebagai “Top 50 Album Punk”.

7. Iggy & The Stooges; Album Raw Power (1973)

Album ketiga ini rilis pada 7 Februari 1973. Sebagian orang ada yang mengatakan kalau yang satu ini bukan termasuk punk, namun ada juga yang bersikukuh kalau karya ini termasuk punk. Raw Power bukan termasuk besutan The Stooges yang sangat sukses secara finansial, namun album ini tetap membawa pengaruh besar tersendiri.

6. Bad Religion; Album Suffer (1988)

Album ketiga dari Bad Religion ini rilis pada 8 September 1988. Karya ini sebenarnya tidak menyentuh tangga lagu di Billboard. Meski demikian, banyak kalangan yang menyatakan kalau “Suffer” merupakan salah–satu album penting sepanjang masa di dunia music punk-rock. Di tahun 2006, Sputnikmusic bahkan menempatkan “Suffer” di posisi puncak untuk “Top Album Punk Tahun 1988”.

5. The Sex Pistols; Album “Never Mind the Bollocks (1977)

Begitu rilis pada 27 Oktober tahun 1977, album ini langsung menyita perhatian public. Betapa tidak, karya ini begitu controversial. Dua label rekaman menolak tegas, penampilan live-nya berstatus ‘dilarang’ di beberapa kawasan Inggris dan beberapa pusat tangga lagu pun enggan memasukan mereka. Meski demikian, album ini termasuk yang paling memiliki efek. Beberapa musisi terkemuka tak segan-segan untuk mengaku bahwa album The Sex Pistols ini membawa pengaruh bagi mereka.

4. Minor Threat; Album Complete Discography (1989)

Minor Threat biasanya menjadi alternative bagi mereka yang kurang menyenangi The Sex Pistols, Dead Kennedys, The Ramones atau Sham 69. Album kompilasi ini cukup panjang, dengan list track yang cukup menyita perhatian. Sayang sekali, usia aktif band ini sangat singkat. Meski demikian, mereka sudah meninggalkan jejak pengaruh tersendiri di kancah dunia hardcore-punk.

3. Dead Kennedys; Album “Fresh Fruit For Rotting Vegetables (1980)

Album debut ini lahir pada 2 September tahun 1980. Gebrakan pertama Dead Kennedys yang baik, sebab album diklaim sebagai karya dengan penjualan dan revie positif bagi band. Majalah Mojo menempatkan album ini di nomor 9 untuk daftar “50 Album Punk Paling Top”. Album ini juga dimasukkan dalam buku music terkenal bertajuk “1001 Albums You Must Hear Before You Die” karya Robert Dimery, yang di dalamnya terdapat album-album rilisan tahun 1955 sampai 2013.

2. Black Flag; “Damaged (1981)

Di Los Angeles sendiri, Black Flag langsung menjelma jadi idola pasca lahirnya “Damaged”. Sebagai album solo yang muncul di 5 Desember 1981, orang-orang begitu mengapresiasi hasilnya. Punk yang mereka bawakan begitu klasik. Album ini termasuk yang paling berpengaruh dan pasti mendapat kucuran pujian, baik dari penggemar punk maupun para pengamat. Tak heran kalau “Damaged” kerap masuk dalam daftar album terbaik, tersukses atau paling berpengaruh.

1. The Ramones; Album “The Ramones” (1976)

Tiba di posisi puncak, ada The Ramones dengan album “self-titled”-nya. Album debut ini launching pada 4 Februari 1976. Di awal kemunculannya, tak banyak review yang muncul. Sekalipun ada, hasilnya campuran. Namun belakangan, review untuk album ini cenderung positif. Demikian juga dengan nilai, rating atau skor review yang diberikan. Misalnya di tahun 1979 “The Rolling Stone Album Guide” memberinya 5 dari total 5, dari AllMusic di tahun 1991 dan 2001 yang hasilnya sama-sama 5 dari total 5 serta di tahun 2001, NME juga memberi 10 dari total 10.

Daftar album punk di atas memiliki sisi kerennya tersendiri. Serta tak dipungkiri, apa yang dirilis oleh para band punk ini memang memberi pengaruh, khususnya bagi para musisi terkemuka yang menjadi generasi pasca mereka. Karena itulah, meski sebagian tidak mencetak banyak keuntungan secara komersil, namun album-album ini termasuk yang paling bersejarah. Album Punk Yang Bersejarah dan Mendunia Sepanjang Masa #DBS#RD