10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kupu-Kupu

Posted on

Apa yang kamu pikirkan tentang kupu-kupu?

Kupu-kupu seringkali menjadi objek menarik lantaran bentuknya yang indah. Demikian juga dengan sayap dan warnanya yang beraneka. Kupu-kupu juga kerap dikaitkan dengan proses transformasi, sebab metamorfosis yang mereka jalani memang mengagumkan. Rasanya orang-orang begitu familiar dengan kupu-kupu. Namun tahukah kamu tentang beberapa fakta menarik yang bisa kita bongkar? Jom!

Sayapnya Transparan

fakta kupu kupu masuk rumah, fakta tentang kupukupu, fakta dari kupu kupu, fakta hewan kupu kupu, makalah tentang kupu-kupu, ciri ciri kupu kupu secara umum

Begitu melihat kupu-kupu, kita biasanya langsung terpesona oleh sayapnya yang indah nan warna-warni. Adalah lapisan chitin yang sudah membentuk sayap tersebut. Lapisan tersebut merupakan protein yang berfungsi untuk membentuk exoskeleton (adalah kerangka eksternal yang mendukung dan melindungi tubuh hewan) pada serangga. Saking tipisnya, lapisan tersebut pun bisa diterawang. Jika diperhatikan lebih rinci, ada ribuan sisik yang menutupi lapisan tipisnya. Terlihat juga kemampuannya untuk memantulkan cahaya dalam aneka warna. Semakin tua, lapisan chitin kupu-kupu semakin terekspos saja.

Kaki Bisa Menjadi Indera Perasanya

Pada kaki kupu-kupu terdapat reseptor yang bisa mendeteksi letak tanaman inang atau sesuatu yang bisa dimakan. Yang betina hinggap di berbagai tanaman. Ia kemudian menaburkan jejak kakinya dengan tujuan untuk merangsang getah atau sari buahnya agar keluar. Di bagian belakang kakinya terdapat duri yang mengandung kemoreseptor. Bagian tersebut mampu mendeteksi kandungan bahan kimia dalam tanaman secara akurat. Jika sudah ketemu, ia pun bertelur di sana. Ia juga akan menginjak makanannya, khususnya untuk mencicipi dan memeriksa larutan gula. Misalnya dalam makanan semacam buah fermentasi.

Mereka Menerapkan Diet Semua Cairan

Sebenarnya kupu-kupu “tidak makan”. Mereka tidak mampu mengunyah makanan padat. Mulut mereka memang tercipta untuk sekadar minum. Tak ayal kalau apa yang dikonsumsinya hanyalah cairan, khususnya nektar. Mereka memiliki semacam belalai yang bisa dijadikan sedotan. Belalai tersebut terletak di bawah dagunya, dan terus meraba-raba, mencari nektar atau nutrisi lain yang bersifat cairan untuk kemudian disedot.

Begitu Keluar dari Kepompong, Kupu-kupu Langsung Merakit Belalainya

Seperti yang dibahas sebelumnya, kupu-kupu hanya mengandalkan kemampuan minumnya. Kalau makan tidak bisa, lalu minum pun tidak bisa, tentu mereka akan sengsara. Karena itu hal pertama yang dilakukan kupu-kupu ketika keluar dari kepompong yaitu memastikan kinerja mulutnya. Begitu keluar, bagian mulutnya memang ada. Mereka pun mulai menyatukannya, sehingga terbentuk yang namanya belalai tubular.

Genangan Air Lumpur Menjadi Minumannya

Kupu-kupu memang doyan gula. Tetapi di sisi lain mereka juga memerlukan mineral. Zat tersebut bisa melengkapi konsumsinya. Kupu-kupu kemudian memilih minuman dari air lumpur. Pilihan itu bukan tanpa alasan, sebab di dalam terdapat kandungan garam dan mineral yang tinggi. Yang sering melakukan kebiasaan ini adalah kupu-kupu jantan, sebab mereka juga kerap menggabungkan mineral tersebut dengan spermanya. Begitu kawin dengan betina, nutrisi ini ditransferkan, sehingga membantu kelangsung hidup dari keturunan atau telur-telur mereka.

Mereka Tidak Bisa Terbang Jika Kedinginan

Kupu-kupu termasuk hewan berdarah dingin, sehingga mereka tak memiliki kemampuan untuk mengatur temperatur darahnya sendiri. Untuk terbang, mereka memerlukan suhu tubuh yang ideal sekitar 850F. Untuk itu, cuaca di sekitar sangat memengaruhi pergerakan dari kupu-kupu. Kalau suhunya di bawah 550F, mereka pun tak berdaya. Bahkan ketika ada predator, mereka sampai tak mampu bergerak untuk menyelamatkan diri. Namun ketika suhunya kembali di angka 82 – 1000F, mereka pun bisa kembali terbang kesana-kemari secara leluasa. Jika di atas angka tersebut, kupu-kupu juga bisa kegerahan dan mencari spot yang sekiranya bisa dijadikan tempat berteduh.

Kupu-Kupu Baru Brojol Tidak Bisa Langsung Terbang

Ketika masih terlindung dalam kepompong, terjadi proses yang semakin lama semakin mengembangkan sayapnya. Namun ketika lapisannya retak dan kupu-kupu keluar, sayapnya terlihat berubah jadi mengerut. Tubuhnya pun harus segera memompa cairan melalui pembuluh sayapnya, sehingga ukurannya jadi kembali mengembang. Begitu ukurannya sudah penuh, mereka memerlukan waktu untuk mengeringkan dan mengeraskannya. Jika sudah, kupu-kupu pun siap dengan upaya penerbangan perdananya.

Harapan Hidup Kupu-kupu Rata-rata Sekitar 2-4 Minggu Saja

Begitu kupu-kupu keluar dari kepompong, keindahannya tak bisa dinikmati lama-lama. Harapannya hidupnya terbilang pendek, hanya sekitar beberapa minggu saja. Yang berukuran kecil berwarna biru malah hanya eksis di dunia selama beberapa hari. Selama hidup itu, mereka mengisi waktu dan energinya dengan makan dan kawin. Sementara itu, jika kupu-kupunya spesial dan tahan hidup di musim dingin, mereka bisa terus bernapas sampai 9 bulan lamanya.

Mereka Rabun Jauh, Tapi Masih Bisa Melihat dan Membedakan Warna

Indera penglihatannya sangat berguna untuk mencari pasangan yang tepat, khususnya yang berasal dari spesies yang sama. Penglihatan yang baik juga membantunya mencari bunga yang bisa diberi makan. Mereka masih bisa mengoperasikan penglihatannya dengan baik dari jarak sekitar 10-12 kaki. Jika lebih dari itu, penglihatannya bisa sedikit kabur atau mulai remang-remang tidak jelas. Istimewanya, mereka bisa melihat berbagai warna yang juga dilihat oleh manusia. Malah kupu-kupu juga bisa melihat warna ultraviolet, sesuatu yang tak mampu kita lakukan. Kemampuan itu rupanya berfungsi ketika mencari pasangan.

Mereka Memiliki Berbagai Trik Agar Tidak Dimakan

Dalam rantai makanan, kupu-kupu berada di peringkat yang rendah. Sementara itu, banyak predator yang akan senang hati untuk melahapnya. Untuk menghindari pemangsa, kupu-kupu juga bisa melakukan kamuflase dengan cerdik. Mereka juga bisa menggunakan cara yang sebaliknya, yakni dengan berlagak seperti menantang dan mencerahkan warnanya. Rupanya hal tersebut dilakukan sebab beberapa predator serangga sudah tahu kalau mangsanya berubah jadi cerah, itu artinya mereka melawan dengan menyiapkan racun. Predator pun kerapkali merasa ciut dan memutuskan untuk mundur. Padahal beberapa spesies kupu-kupu sama-sekali tak memiliki senjata berupa toxic atau racun. Mereka hanya meniru apa yang dimiliki oleh beberapa kupu-kupu beracun saja.

Semakin dikupas, kupu-kupu ini semakin menarik saja. Kita jadi tak hanya tahu sisi luar yang indahnya saja, melainkan segala sesuatu tentang mereka juga. Demikianlah, 10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kupu-Kupu. #RD