7 Langkah Mudah Belajar Renang Bagi Pemula Dewasa

Posted on

Ada yang ingin mahir berenang tapi tidak mau mulai belajar?

Rasanya mustahil ya seseorang bisa langsung menerapkan teknik renang tanpa harus belajar atau beradaptasi lebih dahulu. Tetapi mayoritas dari kita memang demikian. Kita mengaku ingin bisa berenang dengan lancar biar bisa berolahraga, menjaga bobot tubuh, tampil keren, tidak mati gaya ketika liburan air, dan bisa sangat bermanfaat kalau ada sesuatu hal di luar dugaan.

bagi pemula berenang dimulai dengan latihan, belajar berenang bagi pemula, belajar berenang buat pemula, belajar berenang untuk pemula, belajar berenang untuk pemula dewasa, berenang bagi pemula, berenang buat pemula, berenang gaya bebas untuk pemula, berenang untuk pemula, cara berenang bagi pemula

Sayangnya, banyak juga dari kita yang keburu mundur dan mengurungkan niat untuk belajar. Ada yang memang parno air, takut tenggelam, tidak bisa mengambang, dan malas menjalani semua langkahnya. Well, pelan-pelan ya, enggak usah jadi beban dan ditargetkan harus bisa dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Berikut ini tujuh langkah sederhana yang bisa kamu lalui. Jom!

1. Pastikan untuk Mempersiapkan Perlengkapan Sebelum Latihan

Jangankan pemula, perenang profesional saja tak akan melewatkan bagian penting ini. Kamu harus mempersiapkan berbagai peralatan renang yang vital. Misalnya membeli kacamata renang yang pas dan nyaman. Kacamata ini akan melindungi organ mata dari kotoran, zat kimia, serta rambutmu sendiri. Kamu pun jadi lebih fokus melihat arah ketika berenang. Bila perlu, kamu juga bisa mempersiapkan topi renang dan pelampung yang tepat.

2. Jangan Gengsi “Kenalan” dengan Kolam Dangkal

Kalau tidak mau langsung trauma belajar, ya sebaiknya hindari kolam dalam dulu. Tak apa. Masuk dan bermain-main saja di kolam dangkal. Kamu bisa berendam, jalan-jalan, duduk, dsb, sampai kamu merasa sudah ‘akrab’ dengan air.

Fase ini juga bisa membuatmu mengukur diri untuk mengapung di air. Pelan namun pasti, gunakan kolam yang lebih dalam. Yang tadinya seukuran betis, jadi seukuran dada, lalu ketiak atau bahu. Tak perlu menghiraukan pandangan judgmental dari orang-orang. Hal ini wajar, kok.

3. Latihan Bernapas dalam Air

Ketakutan lain yang menghalangi keberanian kita untuk berenang yaitu ketidakmampuan untuk bernapas dalam air. Tetapi kita bisa melakukannya pelan-pelan. Kamu bisa masuk ke kolam dangkal, lalu pegangan pada tepian kolam. Kumpulkan keberanianmu, tarik napas sepuasnya, dan letakkan wajahmu ke permukaan air. Setelah diam sejenak, kamu bisa menghembuskan napas sampai muncul gelembung di kolam.

Tentu saja kamu akan terengah-engah. Namun tak apa. Kamu bisa berdiri lagi dan bernapas secara natural. Agar terbiasa dan tidak menciptakan kepanikan, kamu bisa mengulangi latihan ini terus-menerus. Kalau sudah nyaman, kamu bisa menantang dirimu untuk pindah ke kolam yang lebih dalam. Kamu juga bisa mulai melepas pegangan pada pinggirian kolam. Latihan ini memungkinkan rasa takutmu kabur, dan kamu jadi bisa lebih rileks.

4. Mulai Belajar Mengapung di Atas Permukaan Air

tahap berenang bagi pemula, tahapan berenang bagi pemula, tahapan berenang untuk pemula, tata cara berenang untuk pemula, teori berenang pemula, tips belajar berenang pemula, tips belajar berenang untuk pemula, teknik berenang buat pemula, tips berenang buat pemula, tips cara berenang untuk pemula

Step ini mengharuskanmu untuk lebih rileks, jangan sampai tegang dan membuat misimu berantakan. Kamu bisa pegangan pada tepian kolam dalam keadaan badanmu bersandar ke belakang. Setelah itu, tarik napas dan angkat kakimu. Terus usahakan untuk mengapung. Kegagalan kemungkinan besar akan terjadi. Untuk itu, kamu harus terus mencobanya lagi, sampai pose mengapungnya berlangsung selama 15 sampai 30 detik.

Kalau sudah berhasil, kamu bisa meneruskan latihan, namun tak perlu memegang tepian kolam lagi. Kamu juga bisa balik badan dan mengapung dalam keadaan ‘tengkurap’. Untuk langkah ini, kamu bisa kembali berpegangan pada tepian kolam. Jangan lupa untuk menarik napas terlebih dahulu, baru kamu masukkan kepalamu ke dalam air. Kakimu juga bisa mulai digerak-gerakkan, seolah-olah kamu tengah menendang-nendang air. Lakukan latihan ini serileks mungkin. Kamu harus yakin kalau tubuhmu lebih ringan dari masa jenis air yang ada.

5. Menggunakan Pelampung Dulu

Sebaiknya hindari pelampung lengan atau ban di pinggang, sebab keduanya justeru mengusik kenyamanan. Kalau ada, sebaiknya pilih styrofoam noodle atau pelampung sponge panjang dan papan pelampung (kickboard). Letakkan pelampung di depan, dan dorong badanmu dengan cara menjejakkan kaki. Luruskan kaki dan terus menjauh dari dinding kolam.

Tak lupa, kamu gerakkan kakimu dengan cara menendang berselang-seling secara lembut (scissoring kick). Untuk bernapas, kamu bisa memutar kepala ke samping. Usahakan agar kamu bisa menuntaskan lintasan. Istirahat saja dulu sebelum nanti dilanjutkan kembali.

6. Mulai Menggunakan Tangan untuk Mendayung

Jika sudah merasa percaya diri menguasai pelampung, kamu bisa lanjut ke step berikutnya. Kali ini kamu bisa membuat kedua lenganmu jadi lebih aktif. Caranya hampir sama dengan latihan ketika menggunakan pelampung. Tetapi kali ini kamu bisa melepas salah-satu tangan dari pelampung.

Bergeraklah seakan-akan lenganmu tengah mendayung di air. Angkat dari dalam air dan kembali ke posisi semula. Kamu bisa menggunakan kedua tanganmu secara bergantian. Lagi-lagi, kamu juga bisa memutar kepala ke samping ketika perlu asupan napas. Ulangi latihan ini sesuai kemampuan saja, tak perlu dipaksakan.

7. Berpisah dengan Pelampung

Goal dari latihanmu adalah berenang tanpa pelampung. Tetapi kalau untuk jaga-jaga, kamu bisa menyiapkan pelampung di dekatmu. Sekarang usahakan untuk tidak memegang pelampungnya, melainkan mendorongnya ke depan. Setelah itu, kamu bisa menggunakan tanganmu untuk mendayung dengan gaya bebas.

Kakimu bisa digunakan untuk melakukan gerakan menendang selang-seling secara lembut, posisikan tanganmu agar lurus ke depan, lalu jangan lupa untuk terus mengatur napas dengan cara memutar kepala ke samping.

Adapun pelampung yang ada di sekitarmu bisa digunakan untuk menyokong tubuh ketika istirahat. Kamu juga bisa mendorongnya lagi dan meneruskan latihan. Tak perlu diforsir. Kalau lelah, istirahatlah.

Agar langkah-langkah di atas bisa berjalan sesuai impian, sebaiknya kamu menjauhi yang namanya kolam renang rekreasi yang dipenuhi orang-orang. Disarankan kamu mencari kolam yang lebih tenang, atau kolam renang olahraga yang dijaga dan diawasi oleh lifeguard-nya. Selain itu, dianjurkan juga agar kamu ditemani seseorang. Setidaknya dia bisa memerhatikan dan siap siaga kalau-kalau kamu butuh bantuan. Demikian, 7 Langkah Mudah Belajar Renang Bagi Pemula Remaja sampai Dewasa. #RD