Sebelum Memelihara Ikan Hias, Ini 3 Poin yang Harus Kamu Ketahui!

ngasih.com. Mengamati ikan hias aneka rupa tengah berenang-renang dalam akuarium menjadi kegiatan yang menyenangkan. Hanya saja, memelihara hewan apapun mengandung konsekuensi, yaitu menyediakan sarana hidup yang layak. Untuk ikan tawar maupun ikan laut, tentu berupa akuarium plus peralatan penunjang yang lengkap dan berfungsi dengan baik.

Karena itulah, sebelum memutuskan untuk mengadopsi ikan hias, kamu harus memahami kebutuhan hidup mereka. Ketahui poin-poin penting dalam memelihara ikan, terutama terkait perawatan akuarium yang cukup tricky dan membutuhkan ketelatenan.

Setidaknya, berikut ini 3 poin utama yang harus kamu ketahui jika hendak memelihara ikan hias:

memelihara ikan hias air tawar, memelihara ikan hias untuk pemula, merawat ikan hias agar tidak cepat mati, budidaya ikan hias.com budidaya ikan hias cepat, fungsi memelihara ikan hias, filosofi memelihara ikan hias, fakta memelihara ikan hias, hobi memelihara ikan hias

Penggantian air akuarium

Kebersihan air merupakan kunci kesehatan ikan kesayangan kamu. Maka, pastikan kamu mengganti 10-15% volume air dalam tangki, setiap dua minggu. Kegiatan ini dapat kamu lakukan secara simultan dengan pembersihan kerikil/koral/ornamen akuarium dari sisa makanan, lumut, dan kotoran ikan.

Apabila kamu menggunakan air dari keran PDAM, ada baiknya kamu waspada terhadap kandungan klorin dan kloramin (klorin + amonia) pada air tangki dan air pengganti. Terlebih, air PDAM sering kali masih mengandung fosfat, ferum, dan logam berat. Maka, pemeriksaan fungsi filter menjadi kegiatan vital yang harus kamu pahami untuk menjaga kualitas air akuarium, demi kesehatan ikan-ikan kamu.

Baca Juga :  10 Jenis Bunga Melati di Dunia dan Indonesia Beserta Gambarnya

Pengujian kualitas air

Parameter kualitas air akuarium, terdiri dari pH, kandungan nitrat, kandungan nitrit, serta alkalinitas pada air tawar, dan salinitas untuk air laut.

Air akuarium sebaiknya memiliki pH sekitar  6.5 – 7.5. Untuk menjaga stabilitas pH, alkalinitas air akuarium harus lebih dari 4,5 dH atau 80 ppm. Jika kurang dari angka tersebut, kamu bisa menggunakan setengah sendok teh baking soda per 95 liter air, untuk menaikkan  alkalinitas sebesar 1 dH atau 17,8 ppm. Apabila terdeteksi adanya nitrit, kamu juga harus segera memeriksa kandungan amonia. Sementara itu, kandungan nitrat tidak boleh lebih dari 10 ppm pada air tawar, dan sebaiknya 0-5 ppm pada akuarium air laut.

Penyaringan air

Filter akuarium menjadi satu perkara vital ketika memelihara ikan hias. Empat minggu sekali, gantilah komposisi filter, mulai dari filter biologis (bakteri), mekanis (serat/busa), dan kimiawi (karbon aktif). Cucilah filter menggunakan air tangki yang hendak diganti, setidaknya sebulan sekali. Semakin banyak jumlah ikan, tentu umur filter juga semakin pendek.

Baca Juga :  6 Sarang Hewan yang Unik

Untuk memelihara ikan, serta akuarium secara paripurna, buatlah jadwal kegiatan harian, mingguan, dan bulanan. Minimal, berikut ini langkah penting dalam perawatan ikan dan akuarium yang wajib masuk pada jadwal tersebut:

Kegiatan harian:

  • Memeriksa fungsi setiap peralatan penunjang akuarium.
  • Mengamati selera makan ikan, untuk mendeteksi apabila ada masalah kesehatan.

Perawatan mingguan:

  • Menghitung jumlah ikan per spesies, untuk memeriksa adanya kelahiran atau kematian.
  • Menguji kualitas air, berdasarkan pH, kandungan nitrat dan nitrit, serta alkalinitas/salinitas.
  • Mengganti 10-15% dari total volume air akuarium.
  • Membersihkan kerikil/koral/hiasan akuarium dari sisa makanan, kotoran ikan, dan lumut.
  • Membersihkan dinding akuarium, dari bawah ke atas, menuju keluar.
  • Membersihkan filter (backwash) dengan air akuarium yang akan diganti.

Perawatan bulanan:

  • Mengganti komposisi filter.
  • Memastikan peralatan penunjang akuarium berfungsi dengan baik.
  • Mengoptimalkan pencahayaan dengan menjaga kebersihan akuarium.
  • Memeriksa tanggal kadaluarsa produk pemeliharaan ikan dan perawatan akuarium.

Bagaimana? Apabila poin-poin penting di atas telah kamu pahami, sediakan akuarium terbaik yang dapat kamu berikan untuk ikan kesayangan. Dan, yang terpenting kamu harus telaten dalam memberi makan, sekaligus memelihara tempat hidup mereka. Selamat mengadopsi ikan hias!

Loading...
error: