Pecinta Rendang Merapat! Inilah 5 Fakta Unik Rumah Makan Padang

Barang kali, sebagian besar orang sepakat, lezat dan mengenyangkan, menjadi dua keunggulan restoran Padang yang tidak tergantikan. Porsi besar, kaya rempah, dan menggugah selera makan, menjadi ciri khas yang melekat pada masakan Padang.

Terlebih, rendang pernah menyandang predikat sebagai makanan terenak di dunia. Pengakuan tersebut tentu semakin mengukuhkan eksistensi rumah makan Padang sebagai sajian kuliner kelas internasional.

Jadi, wajar saja jika masyarakat Indonesia sangat gemar mengunjungi rumah makan Padang. Karena, selain memanjakan lidah, rumah makan Padang juga menghadirkan atmosfer kebudayaan yang membanggakan.

Nah, buat para pecinta rendang, sambal ijo, dan kawan-kawannya, yuk, merapat! Ada 5 fakta unik dan menarik tentang rumah makan Padang yang wajib kamu ketahui. Check this out!

1. Keistimewaan rendang

rendang berasal dari, rendang daging sapi empuk, rendang resep, rendang makanan dari, rendang kemasan, rendang paru, rendang kering, rendang crispy

Lebih dari sekadar sajian, rendang memiliki keistimewaan bagi orang Minang. Rendang merupakan salah satu komponen dalam tradisi Makan Bajamba atau makan bersama-sama. Selain itu, rendang menjadi spesial karena proses memasak yang panjang, sehingga butuh waktu lama dan kesabaran tinggu.

Baca Juga :  8 Daun dan Sayuran yang Bisa Digoreng Berbalut Tepung

2. Keahlian pelayan membawa piring

nasi padang harga, nasi padang halal di bali, nasi padang ibu hamil, nasi padang instagram, nasi padang isinya apa saja, nasi padang indonesia

Berdasarkan penuturan seorang antropolog, Nusyirwan Effendi, Dekan Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Andalas, pada dasarnya rumah makan Padang merupakan bentuk restoran cepat saji khas Indonesia. Dengan demikian, pelayanan dan penyajian pun dituntut cepat dan efisien. Karena itulah, pelayan di restoran Padang wajib memiliki keahlian membawa piring-piring yang menumpuk dengan kedua lengannya. Nah, keterampilan tersebut menjadi tradisi autentik yang khas pada restoran asal Sumatera Barat.

3. Porsi lebih jika dibungkus

cara bungkus nasi padang, harga nasi padang bungkus, nasi padang bungkus sederhana, kertas bungkus nasi padang, nasi padang bungkus rendang

Kamu pasti sadar bahwa porsi nasi Padang yang dibungkus atau take away lebih banyak dibandingkan jika kita makan di tempat. Dan, ternyata, hal tersebut bukan karena ketidaksengajaan, lho. Fenomena ini termasuk kebiasaan warga Minang yang diadaptasi di seluruh restoran Padang. Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Kompas.com kepada seorang warga Minang, orang Minang beranggapan bahwa nasi Padang take away tidak akan dimakan sendirian, sehingga memerlukan porsi yang lebih besar.

4. Foto kakek di rumah makan Padang

cerita di balik foto kakek tua di rumah makan padang, foto kakek yang ada di rumah makan padang, gambar kakek di rumah makan padang, misteri foto kakek tua di rumah makan padang, siapa foto kakek di rumah makan padang, siapa foto kakek tua di rumah makan padang

Pernahkah kamu melihat foto kakek berkopiah hitam di rumah makan Padang? Beliau bernama Ungku Saliah, seorang ulama atau tokoh keagamaan asli Pariaman yang lahir tahun 1887. Konon, semasa hidup Syekh Kiramatulla Ungku Saliah memiliki karamah berupa kemampuan menyembuhkan penyakit. Keberadaan foto tersebut menunjukkan bahwa rumah makan tersebut asli Pariaman dan masih menghormati tokoh setempat. Selain Ungku Saliah, umumnya orang Pariaman juga memajang foto keluarga yang berpakaian militer di belakang kasir, agar pengunjung tidak “macam-macam” dengan rumah makan tersebut.

Baca Juga :  7 Makanan dengan Wujud Aneh dan Mengerikan, Berani Coba?

5. Sumbar tidak memiliki rumah makan Padang

Di segala penjuru kota besar, kita dapat menjumpai rumah makan Padang dalam berbagai rupa dan segmentasi, mulai dari yang sederhana, hingga yang mewah dengan bangunan megah. Namun, rupanya penyajian berupa rumah makan Padang, tidak akan kita temukan di Sumatera Barat, atau kota asalnya, Padang. Karena, di luar kampung halaman, mereka memerlukan identitas asal Minang. Sementara di Sumatera Barat, rumah makan yang menyajikan masakan khas tidak perlu penamaan atau pengukuhan identitas.

Tidak percaya dengan 5 fakta di atas? Buktikan langsung dengan mengunjungi rumah makan Padang terdekat!

Loading...
error: