10 Jenis Burung yang Mencetak Rekor untuk Aksi Terbang Mereka - ngasih.com

10 Jenis Burung yang Mencetak Rekor untuk Aksi Terbang Mereka

10 Jenis Burung yang Mencetak Rekor untuk Aksi Terbang Mereka

Burung Paling Cepat, Burung Terbang Tercepat, Burung elang paling cepat terbang, burung apakah yang paling cepat terbang

Peregrine Falcon
gambar : youtube.com

Apa iya hanya manusia saja yang bisa mencetak rekor?

Ternyata tidak, ya. Seekor burung pun bisa mencatatkan namanya dalam daftar rekor.

Seperti burung-burung berikut ini, mereka mencatat rekor untuk beberapa aksi terbang yang mengagumkan.

Mulai dari burung yang bermigrasi paling jauh, burung yang melakukan penerbangan terpanjang non stop, burung yang terbang paling tinggi, dan seterusnya.

Lalu, “Burung Apakah yang Terbang Paling Cepat ?”

Burung pertama (1) Peregrine Falcon telah memegang trofi untuk yang tercepat di kelas menukik, ia mempunyai kecepatan yang luar biasa dalam keadaan terbang kebawah mencapai 242 mph.

burung apakah yang paling cepat terbang, Burung Paling Cepat, Burung Terbang Tercepat, Burung elang paling cepat terbang

Golden Eagle
gambar : pinterest.com

Sementara tempat kedua (2) ditempati oleh Golden Eagle (Elang Emas) kecepatan terbang menukiknya mencapai 200 mph. Namun dalam hal ini gravitasi tentu membantu kedua burung ini mencapai kecepatan tersebut. Lalu bagaimana dengan burung-burung tercepat ketika terbang secara horizontal ?

Burung apa sajakah itu? Berikut informasi lebih lanjut.

3. Burung Grey-Headed Albatross:

Jadi Penerbang Arah Horizontal Tercepat

grey headed albatross facts, gray headed albatross, diomedea chrysostoma, es thalassarche chrysostoma

Bicara soal burung yang terbang paling cepat, kita akan sedikit kesulitan untuk memutuskannya. Banyak hal yang jadi faktor. Baik itu kecepatan anginnya, cuaca ketika si burung itu terbang, bagaimana kecepatannya diukur, dan sebagainya. Namun Guinness World Records sudah menetapkan kalau Grey-Headed Albatross jadi burung penerbang tercepat dengan arah horizontal. Dia bisa terbang pada 78,9 mph selama lebih dari 8 jam lamanya, ketika ia pulang ke sarang dalam keadaan badai. Kandidat lain untuk kategori ini yaitu burung elang emas (80 mph) dan burung white-throated needletail (105 mph).

4. Burung Great Snipe:

Jadi Penerbang Paling Lama

Baca Juga :  Membius Ikan dengan Minyak Cengkeh

great snipe identification, great snipe habitat, lekking great snipe, great snipe animal, great snipe display, great snipe hunt, great snipe a4, great snipe call

Pada tahun 2011, sebuah berita mengabarkan bahwa burung jenis ini mengalahkan burung bermigrasi lain untuk kategori perjalanan udara non-stop dengan jarak yang jauh. Peneliti mengamati kalau Great Snipe terbang dari Swedia ke sub-Saharan di Afrika. Jaraknya mencapai 4,200 mil, dengan kecepatan rata-rata 60 mph, dan tanpa jeda sama-sekali. Pantas saja burung ini menaikan berat badan mereka sebelum melakukan migrasi.

Jadi Burung yang Bermigrasi Paling Jauh Tiap Tahun

arctic tern facts, arctic tern migration facts, arctic tern pictures, arctic tern migration map, arctic tern facts for kids, arctic tern sound, arctic tern whose line, arctic tern adaptations

Burung khas kutub ini memang tidak memiliki kecepatan terbang yang sama dengan Great Snipe, namun dia adalah pemenang untuk kategori burung yang bermigrasi paling jauh tiap tahunnya. Burung yang bersarang di Greenland ini terbang rata-rata sepanjang 44,300 mil ke lautan Weddell di Antartica. Sementara yang bersarang di Netherlands rata-rata 55,900 mil. Ukuran ini jadi migrasi paling panjang di dalam dunia hewan.

6. Burung Bar-Tailed Godwit:

Jadi Penerbang Paling Panjang yang Non-Stop

bar-tailed godwit migration, bar-tailed godwit identification, bar-tailed godwit vs black-tailed godwit, bar-tailed godwit record flight, bar-tailed godwit predators, bar-tailed godwit range, bar-tailed godwit migration route, griffon vulture

Peneliti mengamati kalau burung Bar-Tailed Godwit ini terbang dari Alaska ke New Zealand. Mereka melakukan perjalanan panjang selama 7,145 mil itu selama 9 hari. Kerennya, sebagian dari mereka tidak pernah berhenti. Baik singgah untuk makan, minum atau sekadar rehat. Sebagian sempat berhenti di wilayah pantai timur Asia. Habitat mereka sudah menurun akibat ulah manusia.

7. Burung Alpine Swift:

Jadi Penerbang dengan Waktu Terbang Terpanjang selama Penerbangan Berlanjut

alpine swift birds, alpine swift information, common swift, alpine swift sound, alpine swift caravan, alpine swift photos, alpine swift migration, alpine swift coaching

Jenis burung yang satu ini menghabiskan waktu selama 200 hari setahun di atas udara. Tepatnya ketika mereka bermigrasi dari Swiss ke Afrika Barat, lalu kemudian kembali lagi. Para peneliti memang sengaja meletakkan tag khusus pada 6 burung untuk memastikan kecepatan terbang mereka serta meneliti apa mereka mengepakkan sayap atau meluncur begitu saja selama migrasi berlangsung. Waktu ‘rehat’ mereka hanya ketika bertelur di Swiss. Karena cadangannya sudah penuh, maka mereka makan-minum-tidur ketika terbang saja.

Baca Juga :  Daftar Jenis-Jenis Satwa (Hewan) Dilindungi Di Indonesia

8. Burung Ruppell’s Griffon Vulture:

Jadi Penerbang Paling Tinggi

ruppell's griffon vulture altitude, ruppell's griffon vulture beak size, griffon vulture information, alex the vulture, egyptian vulture, video of harris's hawks, ruppell's griffon vulture facts, ruppell's vulture highest flying bird

Burung jenis ini bisa mencapai ketinggian 37,000 kaki atau sekitar 11,300 meter. Ukuran tersebut jadi tinggi rata-rata dari sebuah pesawat komersial manakala mereka melakukan perjalanan udara. Bahkan di ketinggian itu, manusia bisa meninggal karena di sana tidak ada oksigen. Namun burung ini mampu mengahadapinya karena ereka memiliki tipe hemoglobin khusus. Karena keunggulan itulah, mereka bisa menggunakan oksigen dengan lebih efektif.

9. Burung Ruby-Throated Hummingbird:

Jadi Burung yang Paling Cepat Memukulkan atau Mengepakkan Sayap

ruby-throated hummingbird migration, ruby-throated hummingbird facts, ruby-throated hummingbird pictures, ruby-throated hummingbird female photos, ruby-throated hummingbird noises, ruby-throated hummingbird courtship display, ruby-throated hummingbird nest, ruby-throated hummingbird migration map 2014-2015-2020

Jenis Hummingbirds memang terkenal untuk kategori ini. Namun ada hummingbird khusus di kelas ini, yaitu burung ruby-throated hummingbird. Hampir tiap tahun, mereka memiliki rata-rata 55 wing beats tiap detiknya. Wing beat adalah siklus sempurna dari gerak sayap seekor burung ketika mereka terbang. Bahkan ketika musim kawin tiba, burung jantannya akan unjuk gigi dan terbang dengan bermanuver, termasuk dengan aksi menyelamnya. Jika si betinanya bertengger, ia akan kembali dan terbang ke arahnya dengan wing beat mencapai 200 per detik.

10. Burung Thick-Billed Murre:

Jadi Penerbang dengan Penyelaman Bawah Air yang Paling Dalam

common murre, brunnich's murre, murre bird, pallas murre, uria lomvia, es uria lomvia, j brunnich, uria aalge

Burung bisa tenggelam? ya, salah-satunya burung thick-billed murre ini. Nama lain dari burung ini yaitu Brünnich’s guillemot. Nah seekor burung kedapatan menyelam sedalam 690 kaki atau sekitar 210,5 meter. Mereka bisa melakukan penyelaman selama 20 kali berurutan, dan hanya menghabiskan sedikitnya satu menit untuk rehat ke permukaan.

Nah, bagaimana dengan rekor mengagumkan mereka? Keren-keren, bukan? 10 Jenis Burung Dengan Rekor Paling Ter di Dunia [#RD]

Loading...