10 Perusahaan Farmasi Terbaik Di Dunia 2015

Membaca judul postingan ini, apa ada satu nama saja perusahaan farmasi yang kamu kenal?

Memang, yang satu ini tidak seperti perusahaan-perusahaan gadget, alat elektronik, makanan, dsb yang familiar dan popular di hati masyarakat. Namun bagaimanapun, dunia farmasi juga dekat dengan kehidupan kita. Maka dari itu, kami hendak memaparkan daftar perusahaan farmasi terbaik di dunia.

List ini berdasarkan 2 parameter utama, yakni penghasilan perusahaan dan pengeluaran R&D atau Reseacrh & Development-nya. Dua hal ini menjadi indikasi atas sejauh mana perusahaan tersebut beroperasi (melakukan penelitian dan pengembangan) serta bagaimana posisi mereka di mata dunia.

Apa saja? Jom!

10. AbbVie (Amerika Serikat)

perusahaan farmasi yang terdaftar di bei, perusahaan farmasi terbesar, perusahaan farmasi di jawa timur, perusahaan farmasi terbesar di dunia, perusahaan farmasi bumn, perusahaan farmasi terbesar di dunia 2014, perusahaan farmasi di tangerang

Pendapatan per tahun AbbVie mencapai 18,8 milyar dollar atau sekitar 253,8 trilyun rupiah, dengan pembelajaan R&D sebesar 2,9 milyar dollar atau 39 trilyun rupiah. Ketika Abbot Pharmaceutical pecah, perusahaan ini terbentuk. Research dan pendekatan strategis terus mereka galakkan, sehingga bisa mencapai posisi yang memuaskan. Bahkan AbbVie sendiri memberi kabar hendak mengakuisisi perusahaan oncology, Pharmacyclics. Perusahaan yang memiliki sekitar 25 ribu pegawai ini fokus menolong orang dengan kondisi kesehatan yang serius. Timnya terdiri dari ilmuwan, specialist, peneliti dan para tanaga ahli. AbbVie mulai eksis pada tahun 2013, namun sudah memiliki lebih dari 100 legalitas dan 40 merk dalam portofolio mereka.

9. Eli Lilly (Amerika Serikat)

perusahaan farmasi yang terdaftar di bei, perusahaan farmasi terbesar, perusahaan farmasi di jawa timur, perusahaan farmasi terbesar di dunia, perusahaan farmasi bumn, perusahaan farmasi terbesar di dunia 2014, perusahaan farmasi di tangerang

Eli Lilly meraup pendapatan sebesar 23,1 milyar dollar atau sekitar 311,9 trilyun rupiah. Pembelanjaan R&D-nya sebesar 5,5 milyar dollar atau 74,25 trilyun rupiah. Seorang ahli kimia farmasi asal AS yang mendirikan perusahaan farmasi global ini. Eli Lilly dikenal sebagai pionir dari beberapa hal, termasuk perusahaan perdana yang memproduksi massal penisilin, vaksin polio dan insulin. Perusahaan ini juga jadi distributor dan pembuat obat psikiatris terbesar di dunia. Didirikan di tahun 1876, perusahaan ini jadi salah-satu yang paling berpengalaman. Mereka sudah memiliki sekitar 41 ribu karyawan, yang tersebar di 120 negara. Mereka mengembangkan produk berupa obat diabetes, bio-medicine, ancology dan juga kesehatan hewan.

Baca Juga :  Tangga-Tangga Ekstrim di Dunia

8. AstraZeneca (Inggris)

perusahaan farmasi di bandung, perusahaan farmasi di tangerang, perusahaan farmasi terbesar di indonesia, perusahaan farmasi di indonesia, perusaahaan farmasi terbesar, lowongan kerja perusahaan farmasi

Perusahaan asal Inggris ini memiliki penghasian sebesar 25,7 milyar dollar atau sekitar 346,95 trilyun rupiah. Sementara pembelajaan R&D-nya sebesar 4,3 milyar dollar atau 58 trilyun rupiah. Proses merger perusahaan yang menghasilkan terbentuknya AstraZeneca. Mereka memiliki banyak portofolio yang variatif, termasuk kanker dan neuroscience. Negara operasinya banyak, termasuk juga India. Adapun karyawannya sebanyak 57,7 ribu orang yang tersebar di berbagai tempat. Pusat produksinya di 16 negara, sementara penjualannya mencapai 100 negara. Semenjak dibentuk di tahun 1999, mereka sudah memiliki portofolio di berbagai obat. Sebut saja obat pernafasan, oncology, CVMD, autoimmunity, neuroscience dsb.

7. GSK (Inggris)

glaxosmithkline products, glaxosmithkline indonesia company profile, glaxosmithkline indonesia pt, glaxosmithkline indonesia address, glaxosmithkline indonesia alamat, produk glaxosmithkline indonesia, glaxosmithkline obat apa, glaxosmithkline kaskus

Beecham Group dan SmithKline Beckman memutuskan untuk merger dan kemudian membentuk GSK. Penghasilan pertahunnya mencapai 41,4 milyar dollar atau sekitar 558,9 trilyun rupiah. Sementara belanja R&D-nya sebanyak 5,3 milyar dollar atau 71,55 trilyun rupiah. Produk kesehatan mereka yang popular meliputi Sensodyne dan Horlicks. Mereka beroperasi di lebih dari 150 negara. Tempat pembuatannya ada di 36 negara, sementara sentra R&D-nya di 5 negara. Mereka memproduksi vaksin, pharma dan segmen konsumen. Kekuatan pegawai berjumlah 98 ribu. Produk kesehatan mereka seputar asma, diabetes dan oncology.

6. Sanofi (Prancis)

perusahaan farmasi yang terdaftar di bei, perusahaan farmasi terbesar, perusahaan farmasi di jawa timur, perusahaan farmasi terbesar di dunia, perusahaan farmasi bumn, perusahaan farmasi terbesar di dunia 2014, perusahaan farmasi di tangerang

Yang satu ini juga jadi perusahaan hasil merger antara Sanofi dan Aventis. Sanofi ini memiliki pendapatan rutin pertahun sebesar 44,4 milyar dollar atau 599,4 trilyun rupiah. Pembelanjaan R&D-nya sebesar 6,3 milyar dollar atau 85 trilyun rupiah. Perusahaan ini berkaitan dengan 7 pengobatan utama , termasuk oncology dan trombosis yang dikhususkan untuk resep. Mereka juga mengembangkan obat OTC. Sanofi juga hadir dalam vaksin manusia, kesehatan hewan serta obat-obatan. Di seluruh dunia, mereka memiliki 110ribu karyawan. Ada sekitar 107 tempat produksi, dan 20 pusat R&D.

Baca Juga :  10 Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Terbaik di Dunia Tahun 2015

5. Merck (Amerika Serikat)

merck kgaa msds,merck kgaa annual report, merck kgaa coa, merck kgaa investor relations, merck millipore, merck serono merck chemicals, sigma aldrich

Gardasil atau vaksin kanker serviks adalah salah-satu hal yang paling kita ingat dengan Merck. Mereka juga dikenal sebagai salah-satu perusahaan yang menghabiskan banyak dana untuk biaya R&D-nya, yakni sebesar 7,5 milyar dollar atau sekitar 101,25 trilyun rupiah. Sementara pendapatan pertahunnya mencapai 44 milyar dollar atau sekitar 594 trilyun rupiah. Mereka memiliki sekitar 70 ribu pegawai yang membantu menggerakan bisnis. Adapun bisnis utama mereka yaitu obat-obatan, vaksin dan kesehatan hewan. Perusahaan yang berbasis di New Jersey ini mendapatkan banyak izin perobatan. Jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan perusahaan lainnya.

4. Pfizer (Amerika Serikat)

lowongan kerja pt pfizer indonesia, pfizer indonesia pt, alamat pfizer indonesia, pfizer indonesia career 2012, produk pfizer indonesia, pfizer cytotec, pfizer jobs, pfizer career

Pasca penemuan obat Terramycin, Pfizer sendiri jadi perusahaan yang berorientasi menjadi tempat penelitian. Mereka juga jadi pionir untuk obat Lipitor. Pendapatan pertahunnya mencapai 51,6 milyar dollar atau 696,6 trilyun rupiah, dengan R&D sebesar 6,6 milyar dollar atau 89,1 trilyun rupiah. Karena sudah mengakuisisi Wyeth, perusahaan yang memiliki sekitar 78 ribu pegawai ini menjelma jadi salah-satu perusahaan obat-obat terbesar di seluruh dunia.

3. Hoffmann-La Roche (Swiss)

perusahaan farmasi yang terdaftar di bei, perusahaan farmasi terbesar, perusahaan farmasi di jawa timur, perusahaan farmasi terbesar di dunia, perusahaan farmasi bumn, perusahaan farmasi terbesar di dunia 2014, perusahaan farmasi di tangerang

Yang satu ini juga dikenal sebagai perusahaan farmasi paling boros. Untuk biaya R&D-nya, mereka menguras dana sebesar 9,3 milyar dollar atau 125,55 trilyun rupiah. Namun penghasilan per tahunnya juga cukup besar, yakni sebesar 50,3 milyar dollar atau sekitar 679 trilyun rupiah. Karena sudah sering mengakuisisi, mereka pun jadi memiliki banyak perusahaan. La Roche bahkan terus melakukan ekspansi di beberapa wilayah, khususnya dalam hal obat-obatan dan diagnosa. DI seluruh dunia, mereka memiliki sekitar 88,5 ribu pegawai. Beberapa hal yang menjadi concern mereka meliputi oncology, penyakit menular, neuroscience, imunitas, kardiovaskular, dsb. Ada 3 bisnis utama yang mereka jalankan, yaitu obat-obatan, diagnosa dan penelitian. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1896 ini bermarkas di Basel, Swiss.

Baca Juga :  Fakta Menarik Tentang Sepeda

2. Novartis (Swiss)

perusahaan farmasi di bandung, perusahaan farmasi di tangerang, perusahaan farmasi terbesar di indonesia, perusahaan farmasi di indonesia, perusaahaan farmasi terbesar, lowongan kerja perusahaan farmasi

Masih dari Swiss. Namun yang satu ini jadi perusahaan obat yang memeroleh ranking 1 dari segi penjualan. Biaya R&D yang besar, 9,9 milyar dollar atau sekitar 133,65 trilyun rupiah, diimbangi juga dengan penghasilan yang menggelembung, mencapai 58,8 milyar dollar atau 793,8 trilyun rupiah. Penelitian perusahaan dilakukan melalui NIBR atau “Institutes for BioMedical Research”, yang fokus pada berbagai hal, termasuk perkembangan penyakit di dunia. Namun mereka kehilangan hak paten untuk “Glevec”, atau obat kanker di India. Perusahaan ini memiliki 3 bisnis utama, yakni seputar obat-obatan, Alcon dan Sandoz. Alcon sendiri adalah penangan khusus pada penglihatan. Adapun Sandoz itu lebih fokus pada ritel obat-obatan generic. Mereka memiliki sekitar 136 ribu pegawai di seluruh dunia. Perusahaan yang didirikan pada tahu 1996, merupakan hasil dari merger antara Ciba-Geigy dengan Sandoz.

1. Johnson & Johnson (Amerika Serikat)

perusahaan farmasi yang terdaftar di bei, perusahaan farmasi terbesar, perusahaan farmasi di jawa timur, perusahaan farmasi terbesar di dunia, perusahaan farmasi bumn, perusahaan farmasi terbesar di dunia 2014, perusahaan farmasi di tangerang, produk johnson & johnson indonesia, johnson & johnson indonesia career, johnson & johnson indonesia, johnson & johnson indonesia website

via : pinterest.com

3 Johnson bersaudara mendirikan perusahaan ini pada tahun 1886, sementara merk Band-Aid mereka yang popular itu dirilis pada tahun 1921. Penghasilan pertahun dari Johnson & Johnson begitu besar, yakni sampai 71,3 milyar dollar atau sekitar 962,55 trilyun rupiah. Sementara pengeluaran R&D mereka hanya sekitar 8,2 milyar dollar atau sekitar 110,7 trilyun rupiah. Mereka memproduksi peralatan konsumen, perangkat obat-obatan dan obat-obatan itu sendiri. Khusus yang farmasi, mereka lebih fokus pada imunologi, oncology dan neuroscience. Mereka memiliki karyawan sebanyak 126 ribu orang, yang beroperasi di sekitar 265 perusahaan yang tersebar di 60 negara.

Nah, sekarang kita sudah tahu perusahaan apa saja yang berperan banyak di balik obat, vaksin atau peralatan kesehatan lain. Dan sebagai anugerah dan amanah dari Tuhan, sudah kewajiban kita untuk terus menjaga kesehatan. 10 Perusaahaan Farmasi Terbesar dan Terbaik Dunia Tahun 2015 #RD