10 Perusahaan Fast Food (Makanan Cepat Saji) Terbaik Paling Sukses di Dunia Tahun 2016 - ngasih.com

10 Perusahaan Fast Food (Makanan Cepat Saji) Terbaik Paling Sukses di Dunia Tahun 2016

Di zaman yang serba praktis ini, makanan cepat saji atau fast food kerap jadi pilihan untuk disantap. Apalagi kalau kita kerap terjepit kesibukan, atau terlalu malas untuk memasak dan pergi membeli makanan yang lebih sehat. Lagipula, fast food yang dijual di pasaran memang memiliki rasa yang enak.

Orang sudah akrab dengan santapan semacam pizza, hamburger, french fries, minuman cappuccino, es krim varian rasa, dsb. Bahkan sebagian dari kita ada yang menjadikannya sebagai menu rutin untuk sarapan, makan siang, atau pun malam. Karenanya, tempat atau restoran yang menyajikan makanan cepat saji semakin menjamur. Penggemar mereka memang banyak, dan mayoritas sudah menjadi langganan.

Bicara tentang perusahaan makanan cepat saji, sudah banyak nama-nama terkemuka yang merajai pasar. Siapa saja mereka? Jom!

10. Wendy’s

perusahaan fast food terbesar di dunia, perusahaan fast food di surabaya, daftar perusahaan fast food di indonesia, perusahaan fast food indonesia, perusahaan fast food di indonesia

Pada tahun 1969, Davos Thomas mendirikan perusahaan ini di Columbus, Ohio. Pendirinya ini merupakan mantan pekerjanya Colonel Sanders, yang sudah sukses membangun KFC. Mungkin karena pengalaman juga, perusahaan ini bisa berkembang, meski di tahun-tahun awal sempat redup.

Nama perusahaan diambil dari panggilan anaknya Davos Thomas, Melinda Lou “Wendy” Morse aka Wendy Thomas. Di tahun 1976, Wendy’s membuka 500 restoran. Mereka menawarkan berbagai menu makanan. Ada Frosty, hamburger, salad, dsb. Lalu dua tahun kemudian, mereka kembali membuka 500 tempat lagi.

Kini kantor pusatnya berada di Dublin, Ohio. Wendy’s sendiri sudah menjelma menjadi rantai bisnis humburger terbesar ketiga di dunia. Tak heran kalau mereka mampu mengakuisi berbagai perusahaan lain seperti Sisters dan Tim Hortons. CEO perusahaan yang sudah tersedia di lebih dari 30 negara ini adalah Emil Brolick.

9. Baskin-Robbins

perusahaan es krim terbaik di dunia , perusahaan makanan cepat saji es krim terbaik, perusahaan makanan cepat saji ice cream terbaik, harga baskin robbins fresh pack, promo ice cream baskin robbins, baskins robbin, ukuran baskin robbins, ice cream baskin 31 robbins, baskin 31 robbin, baskin robbins menu, daftar harga baskin robbins

Sesuai namanya, perusahaan ini jadi hasil kolaborasi antara saudara ipar bernama Burt Baskin dan Irv Robbins. Pada tahun 1945, mereka mulai membuka usaha es krim ini di Glendale, California. Konsep mereka yaitu membangun tempat es krim yang nyaman untuk kumpul-kumpul bersama teman atau keluarga.

Baskin-Robbins mempopulerkan slogan “31 Flavors” atau “31 Rasa”. Slogan ini menjadi penawaran istimewa pada para konsumen, agar mereka bisa mencicipi menu es krim dengan rasa yang berbeda di tiap bulannya. Strategi ini terbilang sukses, sebab mereka berhasil menyedot banyak pengunjung.

Pada 13 September 2005, tepat di hari jadinya yang ke-60, Baskin-Robbins mencetak rekor dunia dengan menciptakan es krim vanilla sekitar 4.022 kg. Sekarang ini, perusahaan sudah disebut sebagai pemilik rantai bisnis es krim terbesar dan paling sukses di dunia. Tercatat, posisi CEO-nya diduduki oleh Nigel Travis.

8. Taco Bell

contoh makanan cepat saji, resep makanan cepat saji, makanan cepat saji yang sehat, makalah makanan cepat saji, pengertian makanan cepat saji, bahaya makanan cepat saji, dampak makanan cepat saji, makanan cepat saji tradisional

Taco Bell pertama kali dibuka oleh Glen Bell di kawasan Downey, CA. Di tahun 1962 itu, ia memakai uang hasil dari menjual kulkas milik adik perempuannya. Dua tahun kemudian mereka mendirikan franchise pertama yang diberi nama Kermit Becky. Usaha itu berada di bawah kendali seorang pensiunan polisi. Tak disangka, pada tahun 1991 saja, perusahaan makanan cepat saji tersebut sudah mampu menyaingi McDonald’s. Hal itu dikarenakan harga yang ditawarkan cukup terjangkan, dan teknik produksinya juga sedikit berbeda.

Baca Juga :  10 Langkah Sukses Bisnis Kursus atau Les Private Anak

Taco Bell memperkenalkan diri ke publik pada tahun 1966. Di tahun yang sama, mereka menghadapi rival, Taco Kid dari PepsiCo. Sampai kemudian PepsiCo atau Yum! Brands mampu membeli Taco Bell. Namun hal itu tak lantas membuat perjalanan Taco Bell berlangsung mulus. Mereka beberapa kali musti terjatuh dan mengalami kegagalan.

Kini Taco Bell berada di bawah kepemimpinan CEO Brian Niccol. Seiring berjalannya waktu, mereka menjelma jadi perusahaan raksasa. Produk mereka yang terkenal yaitu Tex-Mex dengan beragam item. Total sudah ada sekitar 6206 outlet yang melayani kurang-lebih dua milyar pelanggan di lebih dari 130 negara.

7. Subway

sejarah profil perusahaan makanan cepat saji, perusahaan makanan cepat saji, perusahaan makanan cepat saji di indonesia, perusahaan makanan cepat saji terbesar di dunia

Fred Deluca membuka usaha yang dinamakan “Pete’s Super Submarines” pada tahun 1965, tepatnya di Bridgeport, Connecticut. Perusahaannya mendapat suntikan dana yang cukup besar dari Dr Peter Buck. Tak ayal kalau operasinya berlangsung lancar dan sukses.

Mereka bahkan sampai mendirikan asosiasi atau induk perusahaan yang dinamakan sebagai “Doctor’s Associates Inc”. Merekalah yang mengoperasikan usaha makanan cepat saji ini. Perkembangan Subway sangat melesat, khususnya di tahun 90-an. Mereka bahkan sengaja mendirikan Universitas Subway, tempat khusus untuk mereka yang ingin membuka usaha franchise.

Mereka terkenal akan menu sandwich dan saladnya. Produk mereka dianggap lebih besar, enak, dan dagingnya banyak. Tak heran kalau perusahaan bisa melebarkan sayapnya di lebih dari 111 negara. Sayangnya sang co-founder, Fred Deluca, sudah meninggal. Adapun posisi presiden perusahaan sudah diduduki oleh Suzanne Greco. Perusahaan ini terus hidup, melayani pelanggan, dan menuai prestasi. Mereka bahkan masuk dalam daftar “Top 500 Franchise” versi Majalah Entrepreneur.

6. Domino’s

perusahaan pizza terbesar kedua di dunia, perusahaan pizza terbaik, perusahaan pizza yang enak, perusahaan pizza yang bikin pizza enak

Pada tahun 1960, dua bersaudara Tom Monaghan dan James membeli toko pizza kecil-kecilan. Toko yang bernama “DomiNick’s” tersebut berada di wilayah Ypsilanti, Michigan. Lima tahun kemudian, seorang karyawan mengusulkan penggantian nama toko menjadi “Domino’s”. Tak dinyana, nama ini menjelma menjadi legenda bisnis yang sukses besar.

Domino’s sudah memiliki resep leluhur tersendiri. Mereka cukup setia untuk mempertahankan menu serta caranya yang tradisional. Setelah 25 tahun bergelut dengan menu yang itu-itu saja, perusahaan mulai berpikir lain. Mereka mulai menciptakan varian produk, mengingat permintaan dan pesaingnya semakin banyak.

Baca Juga :  7 Perusahaan Sepeda Motor Terbaik di Dunia Tahun 2017

Dalam keadaan perusahaan yang naik-turun, mereka mencetuskan inovasi terkait pemesanan dan pengiriman pizza. Pelanggan pun senang dan merasa sangat terbantu. Di Amerika Serikat sendiri, Domino’s sudah menjadi usaha waralaba pizza terbesar kedua. CEO perusahaan, J Patrick Doyle, terus memenej upaya Domino’s untuk memperkaya produknya.

5. Burger King

perusahaan burger king, perusahaan burger king indonesia, perusahaan burger di indonesia, perusahaan burger ramly mokni sdn bhd, perusahaan burger ramly mokni

Dulu penemunya, Keith J. Kramer dan Matthew Burns, menamai perusahaan ini dengan Insta-Burger King. Nama awalnya bukan terinspirasi dari Instagram, melainkan mesin yang mereka pakai, yakni Insta Broiler. Penamaan tersebut dinilai sangat menarik dan langsung populer.

Sayang, perusahaan “Insta-Burger King” tak berjalan dengan gemilang. Di masa redup itu, tepatnya pada tahun 1959, perusahaan dibeli oleh James McLamore dan David R. Edgerton. Keduanya kemudian menghilangkan kata “Insta”, sehingga namanya dipersingkat jadi Burger King. Perjalanan mereka juga cukup terjal.

Barulah di tahun 90-an, di bawah payung Grand Met, Burger King merombak diri. Mulai dari logo, pengepakan, sistem iklannya, dsb. Sesuai harapan, perombakan ini mengundang hasil yang memuaskan. Angka permintaan, penjualan, pembukaan cabang, penghasilan, dan laba bersih semakin tinggi saja. Sang CEO, Daniel Schwartz, minimal harus mempertahankan kesuksesan yang sudah diraih.

4. Starbucks

perusahaan starbucks indonesia, profil perusahaan starbucks coffee, budaya perusahaan starbucks, strategi perusahaan starbucks, tujuan perusahaan starbucks

Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker memutuskan untuk bekerja sama mengoperasikan usaha kopi di Seattle, Washington. Namun di tahun 1971 itu, segmen yang mereka ambil adalah penjualan biji dan peralatan membuat kopi. Untuk penamaannya sendiri, mereka mencomotnya dari nama karakter atau tokoh dalam novel “Moby-Dick”, Starbuck.

Di satu sisi ada sosok Howard Schultz. Dia adalah seorang lelaki yang lahir dari keluarga tak berada. Namun dia beruntung, sebab menjadi satu-satunya anak yang bisa kuliah di keluarganya tersebut. Pasca keluar dan mencecap pengalaman kerja, dia pun terdampar di Starbuck dan bekerja sebagai Direktur Marketingnya. Dirinya sempat berbeda prinsip dengan pimpinan, sampai harus keluar dan menjalankan bisnis sendiri.

Pada tahun 1987, ketiga pendiri Starbuck akhirnya menjual perusahaan pada mantan karyawannya, Howard Schultz. Starbuck memulai debutnya pada tahun 1992. Atas bantuan SAZABY Inc., mereka mampu berekspansi ke luar negeri seperti Jepang, Hawai, dan Singapura. Ekspansi terus dilakukan seiring dengan positifnya respons para pelanggan. Sang CEO, Howard Schultz, berhasil menjadikan Starbucks sebagai warung kopi terbesar dan tersukses di dunia.

3. KFC

sejarah kfc, perusahaan kfc adalah, kfc perusahaan multinasional, kfc perusahaan dari negara, kfc perusahaan apa, kfc perusahaan dari

Kisah kesuksesan KFC ini memang sangat inspiratif. Ceritanya bermula dari Colonel Harland Sanders, yang dari usia 12 tahun sudah terpaksa bekerja demi menopang kebutuhan hidup keluarganya. Sanders kecil tak memiliki skill khusus lain selain menggoreng ayam. Dia pun menggunakan kemampuan itu untuk menjalankan usaha kecil-kecilannya.

Usaha yang dimulai di tahun 1932 itu menjelma jadi raksasa, apalagi ketika bisnis franchise-nya mulai dioperasikan pada tahun 1952. Orang-orang sangat penasaran dengan resep rahasia mereka, sebab ayamnya terasa sangat berbeda dan tentunya lezat. Kabarnya resep rahasia itu dijaga ketat di markas besarnya yang ada di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.

Baca Juga :  Fenomena Bisnis Jual Beli Hewan Qurban dan Akikah yang juga Layak Anda Jalani

Rasanya mayoritas orang di dunia tahu apa itu KFC. Mereka memang sudah jadi salah-satu perusahaan makanan cepat saji terbesar dan tersukses di dunia. Restorannya saja sudah ada sekitar 11000, dan tersebar di lebih dari 180 negara. Sekarang Muktesh Pant menjadi CEO yang harus mempertahankan kesuksesan perusahaan di tengah munculnya pesaing-pesaing yang mencoba mengambil alih.

2. Pizza Hut

perusahaan pizza hut di indonesia, perusahaan pizza hut indonesia, perusahaan pizza hut delivery, nama perusahaan pizza hut, profil sejarah perusahaan pizza hut

Pada tahun 1958, dua bersaudara Dan dan Frank Carney meminjam uang sebesar $600 pada ibunya. Mereka menggunakan pinjaman tersebut sebagai modal membuka toko pizza. Operasinya pertama kali digelar di Wichita, Kansas. Usaha tersebut mendapat respons yang sangat positif. Tak ayal, perkembangannya tak terbendung.

Ada 3 hal utama yang membuat konsumen semakin banyak yang jatuh hati dan merasa puas. Mereka terkenal dengan kualitas bahan, varian rasa, dan sistem delivery-nya. Bahkan semua pelayanan itu dilakukan dengan maksimal. Cabang dari Yum! Brand ini pun sukses mengelola sekitar 13.728 outlet yang tersebar di lebih dari 130 negara.

CEO perusahaan, David W Gibbs, terus menerapkan 3 prinsip sukses turun-temurunnya. Mereka mempertahankan produk yang berkualitas, adaptasi terhadap perubahan, serta melakukan marketing yang kreatif. Beberapa tokoh ternama juga sempat diajak featuring untuk promosinya. Ada Ringo Starr, Donald Trump, Mikhail Gorbachev, Jonathan Ross, dsb. White House bahkan menjadikan Pizza Hut sebagai perusahaan pizza perdana yang diundang ke sana.

1. McDonald’s

sejarah profil perusahaan makanan cepat saji, perusahaan makanan cepat saji, perusahaan makanan cepat saji di indonesia, perusahaan makanan cepat saji terbesar di dunia

Perusahaan pemilik slogan “I’m Lovin’ It” ini nampaknya memang dicintai mayoritas pemakan fast food. Jika menilik ke belakang, di tahun 1940, perusahaan ini didirikan dalam wujud restoran barbeque. Pendirinya Dick dan Mac McDonald. Namun namanya masih Restoran Bar-B-Q.

Restoran sempat ditutup. Barulah pada tahun 1948, mereka kembali muncul dengan banyak perubahan, termasuk juga dengan penggantian nama menjadi “McDonald’s”. Pelayanan mereka begitu cepat dan modern. Menu yang disajikan berupa humburger, kentang goreng, menu khusus sarapan, cheeseburger, dsb.

Berkat kerja keras dan kecerdasan pengelolanya, perusahaan yang ada di bawah kepemimpinan CEO Steve Easterbrook ini menjadi raksasa di segmen bisnisnya. Kantor sentralnya ada di Oak Brook, Illinois. Namun mereka sudah menancapkan jejak di lebih dari 118 negara. Outlet-nya kurang lebih berjumlah 36000. Popularitasnya yang melangit ini ditunjang juga oleh kepemilikan salah-satu outlet Ratu Inggris di istana Buckingham-nya.

Loading...