12 Hewan Penghisap Darah - ngasih.com

12 Hewan Penghisap Darah

Nama Hewan yang Menghisap Darah

Hewan pemakan darah disebut hematophagous. Bicara tentang penghisap darah, kita mungkin akan langsung teringat pada sosok vampire. Namun hantu western tersebut memang tidak riil. Selain karena cerita mistisnya, vampire semakin populer karena beberapa film justeru mengangkatnya. Sebut saja Twilight, Vampire Diaries, atau True Blood.

Tetapi makhluk yang doyan menyedot darah memang eksis. Mereka adalah hewan-hewan yang menyeruput si merah secara sembunyi-sembunyi, namun sangat gigih untuk mendapatkannya. Berikut ini 12 hewan yang bisa kita juluki sebagai the real vampire.  Jom!

1. Kelelawar Vampir

kelelawar penghisap darah wikipedia, hewan tinggi penghisap darah, hewan pemakan darah disebut, makhluk penghisap darah selain nyamuk

Kelelawar memang identik dengan vampire. Tetapi kita tidak bisa men-judge kalau semuanya merupakan peminum darah. Dari sekitar 1000 jenis kelelawar, hanya ada 3 spesies yang berkelakuan seperti vampire. Dua diantaranya memiliki ciri-ciri tubuh berupa kaki berbulu dan sayap berwarna putih. Sementara yang satunya lebih fleksibel. Mereka tersebar banyak di kawasan liar Amerika tengah dan selatan.

Suplai makanannya yang terus berkurang membuat makhluk ini melakukan ekspansi pemburuan. Mereka tak segan-segan menyedot hewan-hewan ternak atau pun manusia. Selain mencuri darah, gigitannya bisa menyebabkan rabies. Bahayanya, virus tersebut bisa menyebar ke sekitar. Salah-satu kasus mengerikan terjadi di suku Awajun, Peru. Tercatat ada empat anak meninggal karena wabah rabies dari kelelawar ini.

2.   Candirú

contoh ikan penghisap, jenis ikan penghisap, jenis ikan penghisap darah, makhluk penghisap darah

Meski berukuran imut, namun candirú menjadi salah-satu hewan yang paling ditakuti. Apalagi kalau kita tengah mengunjungi sungai Amazon atau Orinoco, di mana mereka berada. Ikan semacam lele kecil yang bersifat parasit ini bisa menerobos masuk ke area uretra manusia. Mereka kemudian akan “numpang” hidup dengan menyedot darah atau jaringan dalam tubuh. Kejadian ini sempat didokumentasikan dan menjadi salah-satu cerita horror yang membuat para renang lebih hati-hati lagi.

3. Nyamuk Betina

serangga penghisap darah selain nyamuk, serangga penghisap darah manusia, serangga penghisap darah di kasur, jenis serangga penghisap darah, cara membasmi serangga penghisap darah

Dibanding dengan hewan lain, nyamuk sering disebut sebagai biang kerok dari kematian umat manusia. Tapi kita tak bisa menuduh semua gender nyamuk sebagai terdakwanya. Yang jantan lebih doyan mengkonsumsi nektar. Katakanlah, mereka itu vegan. Sementara yang betina, apalagi yang tengah mengandung anak-anaknya, memang butuh darah sebagai tambahan protein. Namun efeknya bagi manusia tak banyak. Paling hanya gatal-gatal, bentol, dan merah-merah. Tetapi di balik semua itu, mereka sudah menancapkan penyakit berbahaya. Yang betina ini dikenal lebih sering menyebarkan bahaya tersebut. Entah berupa malaria, demam berdarah, virus West Nile, dsb.

Baca Juga :  10 Fakta Unik dan Menarik seputar Sloth atau Kungkang

4. Caplak (Tick)

cara menghilangkan caplak, obat caplak di apotek, penyakit caplak pada manusia, salep untuk caplak, caplak anjing, caplak pada sapi, caplak jajar legowo, caplak keras

Hewan ini menjadi vampire produktif, sebab bisa menenggak darah sampai 600 kali lipat dari berat badannya sendiri. Mereka memiliki senjata andalan berupa gigi tajam, cakar, serta tabung penampungan khusus. Biasanya kutu ini beraktivitas di area yang hangat atau di hutan dekat perairan. Ada yang menunggu, ada juga yang memburu. Begitu mendapat mangsa, mereka akan segera menancapkan gigitannya. Korbannya memang tak akan berubah menjadi vampire, namun sang kutu sudah mentransferkan penyakit yang tentu membuat korbannya jatuh sakit.

5. Lamprey

hewan pemakan darah, jenis hewan penghisap darah, macam-macam hewan pemakan darah, jenis binatang penghisap darah

via : pinterest.com

Bisa dibilang, ikan dengan bentuk aneh ini merupakan “alien” laut yang kuno nan mengerikan. Mereka tak bersisik, tak memiliki rahang, dan berpenampilan seperti larva polos nan tak berbahaya. Namun sekitar tujuh tahun kemudian, ketika mereka menginjak usia dewasa, lamprey menjelma menjadi monster berbahaya. Tanpa keraguan, giginya akan segera mencapit mangsa dan langsung menenggak darahnya. Benar-benar tak memberi ruang untuk melawan bagi korbannya. Habitat mereka bisa jadi ada di air tawar atau pun asin. Lamprey berpeluang menyerang manusia kalau mereka tengah berada dalam kondisi lapar saja.

6. Kutu Busuk (Kepinding)

kutu penghisap darah di kasur, kutu loncat penghisap darah, serangga penghisap darah selain nyamuk, serangga penghisap darah di kasur

via : pinterest.com

Sebetulnya kepinding ini merupakan parasit “rumahan” yang bersembunyi di sarang-sarang. Entah itu di gua atau pun spot gelap nan terpencil lainnya. Namun kini mereka sudah banyak ditemukan di perumahan atau bahkan gedung-gedung besar. Biasanya mereka bersembunyi di area-area seperti di balik tembok, di dalam kasur, di lantai, dsb. Begitu malam tiba, mereka bergerilya untuk menghisap darah mangsanya. Populasi mereka berkembang cukup pesat. Pasalnya, kepinding betina bisa memproduksi lima telur tiap harinya. Gigitannya sendiri memang tak mentransferkan penyakit mematikan, namun kenakalan mereka itu bisa memicu penderitaan dan kecemasan. Bagaimanapun, gigitannya memang lumayan menyakitkan dan gataaal…

Baca Juga :  Aneka Bentuk dan Jenis Sirip Ikan Cupang

7. Serangga penghisap darah (Kissing Bug)

kumbang penghisap darah

Dari namanya, kita tak mendeteksi bahaya yang berarti dari binatang ini. Namun faktanya, kissing bug ini bisa lebih berbahaya dari kepinding atau kutu busuk lain. Ukurannya lebih besar, serangannya lebih agresif, dan keberaniannya lebih luar biasa. Mereka tak akan ragu-ragu untuk menggigit dan menyedot darah dari area wajah. Gigitannya juga bisa mengundang parasit, yang kemudian menyebabkan penyakit Chagas. Kalau tidak, mereka akan menyebar penderitaan lain berupa reaksi alergi. Baik itu kulit melepuh, mata yang sembab nan merah, sesak, dan bahkan kejang-kejang. Kalau tak sudi menerima kedatangan mereka, kita bisa segera menutup akses masuk seperti celah-celah di bawah pintu, tembok, atau pun jendela.

8. Lintah

efek samping minyak lintah, cara menggunakan minyak lintah papua, bahaya lintah, bahaya minyak lintah, minyak lintah papua palsu, cara membedakan minyak lintah asli dan palsu, lintah raksasa, manfaat minyak lintah untuk payudara

via : pinterest.com

Bentuknya mengingatkan kita akan “saudaranya”, cacing tanah. Tetapi tentu saja lintah ini lebih maut. Beberapa dari lintah merupakan predator siput atau keong. Sementara yang lainnya adalah penghisap darah yang handal. Uniknya, beberapa lintah justeru dimanfaatkan untuk kepentingan medis. Kandungan antikoagulan yang hadir dalam tiap gigitan bisa mengurangi tekanan, pembekuan, dan memacu sirkulasi pasca operasi. Di India pun, lintah sudah lama menjadi teman kolaborasi dalam tiap pengobatan tradisional. Masyarakat di sana percaya kalau makhluk ini bisa membuang darah yang tercemar.

9. Pinjal (Flea)

 kutu penghisap darah manusia dan hewan

Mayoritas dari penghisap darah itu akan kabur setelah kenyang minum. Lain lagi dengan kutu yang satu ini. Mereka akan memilih untuk tinggal, atau nongkrong di bulu-bulu korbannya. Tubuhnya yang tipis menjadi keunggulan tersendiri, sehingga mereka bisa menyelinap dengan mudah. Kulitnya cukup keras dan kakinya seperti pegas, yang memungkinkan mereka untuk melompat dengan sigap. Kutu ini sendiri memiliki tipe “rumah inang” masing-masing. Ada yang memilih menjadi kutu manusia, kutu kucing, kutu anjing, dsb. Sementara untuk kutu tikus, mereka meninggalkan jejak tersendiri berupa penyebaran pes.

Baca Juga :  (Mandarin Duck) Itik Cantik Simbol Kesetiaan

10. Kutu (Louse)

kutu rambut manusia, kutu rambut terbanyak di dunia, kutu rambut berasal dari, kutu rambut terbanyak, kutu rambut kemaluan

Seperti rekan sesama kutu lain, yang satu ini juga bersifat parasit alias mengandalkan “induk” yang menjadi tempat persinggahannya. Namun mereka ini cukup pemilih dalam mencari spot tertentu untuk ditinggali. Ada yang memilih area rambut, pinggang, dan bagian tubuh tertentu. Yang di bagian tubuh itu selain menghisap darah juga meninggalkan penyakit berupa tifus atau pun demam. Berdasarkan penelitian di AS, kutu-kutu semacam ini lebih banyak menjangkiti para tunawisma atau orang-orang yang malas mandi dan ganti pakaian secara teratur.

11. Burung Finch “Vampire”

hewan tinggi penghisap darah, hewan pemakan darah disebut

Sekitar 14 spesies finch di Kepulauan Galapagos sering dijuluki sebagai “burung finch Darwin”. Mereka memang sangat berkaitan erat dengan Charles Darwin. Tetapi kutilang yang satu ini juga memiliki sebutan lain, yakni sebagai finch drakula. Umumnya burung tersebut senang melahap biji-bijian. Tetapi ada spesies lain yang memang lebih hobi menyedot darah. Biasanya mereka mencuri darah dari para seabirds atau burung laut. Caranya yakni dengan melukai bagian belakang atau area punggung mereka, lukanya yang terbuka itu bisa menjadi “mata air” darah. Tetapi luka itu terkadang tidak dirasa oleh korban, sehingga ia tak terbang menjauh atau bahkan tak melawan sama-sekali.

12. Cumi-cumi vampir (Vampire squid)

penghisap darah, hewan laut penghisap darah

via : pinterest.com

Para ilmuwan menamainya sebagai “Vampyromorphida” atau “Vampyroteuthis Infernalis”. Maknanya adalah cumi-cumi vampire dari neraka. Mereka memang cumi-cumi, namun karakternya begitu unik dan misterius. Makhluk ini hidup di kedalaman sekitar 3000 kaki. Ukurannya sangat kecil, berukuran sekitar 6 inchi. Namun bagian matanya sangat besar dan menonjol, memberikan pandangan yang mengancam bagi siapa pun yang beradu pandang dengannya. Karena hidup di kedalaman laut, mereka juga memiliki kemampuan untuk melakukan “bioluminescence”, atau mengeluarkan sinar dan berubah warna. Secara teknis, mereka tidaklah meminum darah. Namun julukan sebagai drakula hadir dari perisai mereka yang menyerupai jubah.

Demikianlah hewan-hewan yang sering disebut sebagai drakula atau vampire nyata. 12 Hewan Penghisap Darah. #RD

Loading...