14 Tips Memilih Warna Cat Rumah yang Bagus dan Cantik - ngasih.com

14 Tips Memilih Warna Cat Rumah yang Bagus dan Cantik

Apa yang sering terlintas ketika memilih warna cat?

Dulu kita langsung teringat warna yang netral, yang sekiranya cocok dengan berbagai tema rumah, yakni putih atau krem. Ada ketakutan tersendiri ketika mencoba warna-warna lain yang masih banyak tersedia. Sebab, kita tak bisa leluasa menggonta-ganti warnanya kalau hasilnya ternyata tidak memuaskan. Pengecatan rumah sempat dianggap sebagai “aksesoris” belaka. Yang penting hunian kita terlihat indah terawat seperti rumah-rumah pada umumnya.

Namun kini anggapan tersebut bergeser. Orang sangat mementingkan peranan cat untuk rumah. Baik itu brand-nya, kualitasnya, ataupun pemilihan warnanya. Warna cat tak hanya memperindah rumah, melainkan bisa jadi media ekspresi, menjelaskan konsep rumah, atau menjadi simbol kepribadian penghuninya. Tetapi kita masih saja kesulitan untuk menentukan apa polesan warna yang cocok untuk tembok rumah kita nantinya. Nah, jom!

1. Memahami Warna

memilih warna cat rumah bagian luar, memilih warna cat rumah yang cantik, memilih warna cat rumah minimalis, memilih warna cat rumah kecil, memilih warna cat rumah yang bagus

Paling tidak, langkah ini membuat kita lebih memahami warna dan kecocokannya terhadap ruangan. Kita mengenal istilah warna dasar seperti merah, biru, dan kuning. Ada juga istilah saturasi atau intensitas penampakan warna, misalnya pink, yang membuat warna dasar merah jadi kurang dominan. Untuk ruangan besar yang terkesan aktif, kita bisa mempertimbangkan opsi warna terang atau yang lebih intens. Kalau untuk ruangan agar terang, pilihan saturasi dan juga warna-warna pastel juga bisa jadi pilihan.

2. Melakukan Percobaan

Jika masih ada keraguan, kita bisa melakukan percobaan untuk menerapkan warna cat. Percobaannya bisa diterapkan di ruangan-ruangan kecil seperti kamar mandi, kamar hias, gudang, dsb. Apalagi kalau kita memutuskan untuk mengkolaborasikan warna. Dan sebagai aksen utamanya, kita bisa merujuk pada furniture rumah, karpet, karya seni, aksesoris, dsb.

3. Cat Rumah dengan Secara Virtual Dulu

Baca Juga :  Inilah Berbagai Jenis Pondasi Beserta Fungsinya yang Perlu Diketahui

Zaman sekarang sudah serba praktis dan mudah. Kita bisa memilih opsi untuk melakukan percobaan cat di ruangan-ruangan tertentu. Namun jika hal itu merepotkan, kita masih memiliki pilihan untuk mencat rumah secara virtual. Ada beberapa aplikasi yang menawarkan fitur tersebut. Contohnya “Paint My Place” yang ada di iTunes.

4. Mempertimbangkan “Mood” Ruangan

Proses seleksi warna juga musti menyesuaikan dengan mood masing-masing ruangan. Di ruangan kamar kita bisa tercipta berbagai suasana. Ada yang mengedepankan kenyamanan, intimasi, atau romantisme. Karenanya, warna cat yang cocok untuk suasana ruangan semacam ini bisa dengan putih atau aksen yang netral. Jika tema ruangan lainnya berbeda-beda, tentu akan beragam juga pilihan warnanya.

5. Perhatikan Pencahayaan

memilih warna cat rumah, memilih warna cat rumah bagian dalam, memilih warna cat kamar tidur, memilih warna cat rumah yang cantik, memilih warna cat interior

Penentuan warna cat akan terpengaruh oleh lighting ruangan. Di tengah sinar biasa atau alami, tembok akan menampilkan warna asli catnya. Namun keadaan bisa berbeda jika kita menggunakan sumber cahaya seperti lampu pijar atau neon. Terangnya lampu pijar bisa menciptakan kesan kekuning-kuningan yang hangat. Kalau neon cenderung membuat warna jadi semakin tajam.

6. Warna Atap yang Lebih Terang

Jika warna atap sama persis dengan dinding, performa yang timbul akan lebih terkesan lebih gelap. Untuk itu, kita bisa menerapkan trik dengan menambah tingkatan warna yang lebih terang dari dinding. Dengan demikian, kombinasinya akan terlihat lebih matching.

7. Cat Bukan untuk Tembok Saja

Selain untuk mempertajam fitur, cat juga bermanfaat untuk menyamarkannya. Jika di sekitar tembok terdapat benda yang sekiranya mengganggu pemandangan, kita bisa menyemprotnya dengan warna tembok. Misalnya di area belakang dengan memoles mesin air, radiator, selokan, atau apapun. Dengan demikian, tampilan mereka akan terlihat membaur.

Baca Juga :  5 Cara Mudah dan Sederhana Agar Ular Tidak Mau Masuk Rumah Kita

8. Warna Cerah atau Tajam Lebih Cepat Pudar

memilih warna cat rumah yang cantik, memilih warna cat interior

Poin yang satu ini sebagai pengingat, kalau warna yang intens memang bisa menunjukkan noda dengan jelas serta cenderung lekas pudar. Kalau sudah begitu, lama-lama tampilannya akan kurang menarik. Oleh karena itu, kita bisa mempertimbangkan kecenderungan ini jika memang tertarik dengan warna-warna seperti biru, kuning, merah, dan hijau. Yang lebih stabil itu seperti warna cokelat, beige, sawo matang, dsb.

9. “Roda Warna” atau Color Wheel

Kita bisa melihat visualisasi warna primer, warna kedua, warna tersier, dsb. Roda warna ini bisa jadi rujukan ketika kita hendak memodifikasi atau menambah intensitas warna rumah. Misalnya ketika pengin menyandingkan warna kontras antara merah dan hijau. Kombinasi yang bagus diantara keduanya tentu akan menghasilkan dampak yang cantik dan menarik. Kita bisa melihat bagian color wheel yang kiri menunjukkan kesan hangat, sementara yang kanan cenderung lebih keren.

10. Skema Pewarnaan Monokromatik

Jika penggunaan satu warna dianggap membosankan, kita bisa menjatuhkan pilihan pada skema yang satu ini. Secara garis besar, monokromatik sendiri merupakan tampilan yang berasal dari satu warna dasar, namun intensitasnya berbeda-beda.  Dari yang paling tajam sampai yang lebih lebur.

11. “Tabrakan” Warna

Umumnya kita tidak akan percaya diri jika ruangan dan aneka aksesorisnya tidak senada. Namun kita juga bisa keluar dari zona nyaman tersebut, khususnya kalau interior atau ada di dalam. Tak ada salahnya untuk menguji rasa percaya diri, menabrakan warna utama ruangan dengan benda sekitar. Entah itu berupa lukisan/ poster besar, warna atap, karpet, dsb. Itu pun kalau kita ingin membuat penampilan jadi lebih berani atau dramatis, meleset dari dugaan orang kebanyakan.

Baca Juga :  Merawat Durian di Pekarangan

12. Dekorasi yang Menambah Kesan Luas

Apapun warna catnya, kadang ada kesan kusam jika ruangannya terlihat sempit, kecuali kalau kita bisa mencampurkan warna dengan baik. Untuk mensiasati hal itu, biasanya juga kita mengandalkan benda yang memiliki lapisan warna, terlihat mengkilap, dan juga reflektif. Misalnya dengan menambahkan akses timah, tembaga, perak, mika, atau mungkin gold.

13. Pertimbangkan Tetangga

memilih warna cat rumah, memilih warna cat rumah bagian luar, memilih warna cat kamar tidur, memilih warna cat rumah yang cantik, memilih warna cat interior

Warna cat eksterior akan menjadi “wajah” dari rumah kita. Sebagai penghuni, tentu kita memiliki hak penuh untuk mempolesnya. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan pandangan tetangga sekitar, serta kemungkinan kalau rumahnya hendak dijual. Pewarnaan yang aneh bisa memengaruhi penilaian mereka terhadap kita. Misalnya menunjukkan kesan groovy dengan membenturkan warna ungu dengan merah-merah bergaris. Kalau kita menganggap keren atau unik, bisa saja orang yang melihatnya justeru terganggu. Calon pembeli pun kemungkinan menurunkan harga yang ditawarkannya.

14. Pilih Cat yang Berkualitas

Kalau sudah mantap menentukan konsep pewarnaan rumah, selanjutnya kita bisa searching info seputar cat berkualitas. Memang, aneka cat yang dibanderol murah pun sudah banyak. Kita pun bisa menyisihkan dananya untuk dipakai keperluan lain. Namun jika tak awet dan hasil warnanya jelek, hal itu tentu bisa berpeluang sebagai pemborosan juga. Untuk itu, jika tersedia, tak ada salahnya menguras dana lebih besar demi kualitas dan awetnya cat.

Demikian panduan atau tips ketika memilih warna cat rumah. Selamat berkreasi! 14 Tips Memilih Warna Cat rumah yang Bagus dan Cantik #RD

Loading...