MENANAM (BUDIDAYA) BUNGA GERBERA DI POT

MENANAM (BUDIDAYA) BUNGA GERBERA DI POT

Floripot, gerbera hibrida baru dari Belanda ini diciptakan khusus untuk ditanam di pot. Dalam waktu maksimal 3 bulan, gerbera yang ditanam di pot-pot berukuran 10-12 cm ini sudah bisa berbunga.

gerbera growing, gerbera plant, gerbera pronunciation, gerbera daisy care, gerbera meaning, gerbera seeds, gerbera care, gerbera annual or perennial

Bunga gerbera di pot yang tangkainya menjulang tinggi
gambar : olaflowers.com

Floripot ini pertama kali dilihat di pameran bunga internasional di Aalsmeer, Belanda. Di stand Floris de Kwakel, nurseri spesialis gerbera, floripot yang tingginya hanya 8-15 cm itu tidak ada kalah menarik dibandingkan gerbera standar yang tangkainya menjulang tinggi.

Ada 3 jenis floripot yang dipamerkan, yakni floripot mini, midi, dan spider. Perbedaan ketiga floripot terletak pada jumlah variasi warna, panjang tangkai, dan diameter bunga.

Floripot mini memiliki 15 macam warna bunga, antara lain kuning, merah, ungu, dan putih. Diameter bunga berkisar antara 3-5,5 cm dan center sebagian besar berwarna hijau. Sedangkan panjang tangkai bunga 8 cm.

Floripot midi memiliki 14 warna, antara lain merah tua, putih, merah muda. Diameter bunga sama seperti floripot mini, tapi panjang tangkai bunganya bisa mencapai 16 cm. Center bunga hijau dan cokelat serta warna di sekeliling center sebagian besar kuning.

Sedangkan floripot  spider bunganya memiliki 24 warna. Diameter bunga rata-rata 3 cm dengan panjang tangkai 17 cm. Bentuk bunganya bundar, tetapi petalnya runcing-runcing agak terpisah, tidak seperti floripot mini. Center bunga ada yang berwarna cokelat dikelilingi warna kuning. Ada yang hijau dengan warna putih di sekitarnya. Ada juga yang centernya hitam dan dikelilingi warna putih. Meskipun ketiga floripot itu berbeda sekali, tapi syarat budidayanya tetap sama. Berikut cara Florist de Kwakel menanam floripot.

1. Mengecambahkan Benih

Floripot yang masih berupa benih jika tidak segera disemai, sebaiknya disimpan pada temperatur minimum 5 derajat dan maksimum 8 derajat C. Kisaran ini sangat penting diperhatikan agar tingkat perkecambahan benih tetap tinggi.

Dalam mengecambahkan benih, media semai mempunyai peranan yang sangat penting. Tanah gambut yang dicampur dengan pupuk NPK dan kapur paling baik untuk penyemaian. Media tanam yang ideal memiliki pH antara 5,5 – 6,0. Ini cara terbaik untuk menyemai benih di pot yang kecil dengan diameter 4,5 cm. Dalam pot yang drainasenya harus baik ini, hanya diisi satu butir benih.

Setelah disemai, media disiram sampai lembab tetapi tidak terlalu basah. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati agar benih tidak hilang terbawa air. Kemudian benih ditutup selapis tipis gambut, lalu media disemprot lagi dengan sprayer yang butiran airnya paling halus. Dosis penyemprotan harus tepat karena media semai sangat cepat mengerting, sehingga perlu dikontrol kelembapannya. Jika media telah kering sebaiknya disemprot lagi dengan air tanpa dicampur pupuk daun.

Baca Juga :  Ayam di Dalam Dunia Mistik

Pada awal pertumbuhannya, suhu ideal yang diperlukan 22 derajat C, dan dipertahankan tetap stabil. Sedangkan temperatur maksimum 35 derajat C. Kalau lebih tinggi dari 35< derajat C, dapat menurunkan tingkat perkecambahan benih.

2. Sungkup Plastik

Jika persemaian dilakukan di dalam rumah kaca, periode pertama setelah benih disemai, media semai diberi sungkup plastik agar kelembapan dan temperaturnya tetap stabil, serta menghindarkan media kering terlalu cepat. Kelembapan yang baik di dalam plastik sekitar 98%. Selain itu, media semai harus dilindungi dari sinar matahari langsung. Plastik terbaik yang digunakan berupa plastik putih yang tipis.

Setelah benih berkecambah (5-7 hari kemudian) sungkup dibuka selama 1 jam pada pagi hari untuk ventilasi udara. Dari 7-10 hari setelah semai, pembukaan sungkup diperpanjang sampai sekitar 3 jam. Kemudian bagian atas sungkup dibuka sampai 20 cm dari puncaknya. Hasilnya akan diperoleh kelembapan sekitar 90%.

Selain itu, penting juga untuk memperpanjang pembukaan ventilasi sampai 4 hari kemudian. Akhirnya sungkup diangkat pada sore harinya. Pada saat itu umur bibit mencapai 21 hari atau 3 minggu.

Tiga minggu selanjutnya temperatur dapat diturunkan menjadi minimum 20 derajat C. Sedangkan kelembapan optimal sekitar 80%. Selain itu, kelembapan dalam tanah ahrus selalu dikontrol. Jika media mulai kering, tanah disiram air yang telah dicampur dengan pupuk. Pupuk yang digunakan adalah NPK (20-20-20) dicampur Mg, Fe, dan Mn. Diusahakan pH larutan 6,0.

Ketika sungkup plastik dibuka, intensitas sinar matahari terlalu tinggi sehingga dapat merusak tanaman muda. Jika besar cahaya lebih dari 400 W/m derajat, sebaiknya menggunakan net. Pemakaian net masih dilakukan meskipun umur tanaman bertambah.

Lima minggu kemudian, tanaman muda itu siap ditanam di pot yang sebenarnya. Pada saat itu kelembapan relatif, penyiraman, pemupukan, penyinaran, dan temperatur yang sesuai dengan tanaman harus selalu diperhatikan.

3. Perawatan Sampai Berbunga

bunga gerbera, bunga gerbera daisy (aster), bunga gerbera pink, bunga gerbera sp

Budidaya bunga potong gerbera
gambar : homeguides.sfgate.com

Sekitar 5-6 minggu setelah benih berkecambah, tanaman muda Floripot siap dipindahkan ke pot terakhir, dimana tanaman dirawat sampai berbunga. Diameter pot yang paling baik adalah 10-12 cm. Pot diisi media tanam sampai beberapa cm di bawah pinggir pot agar air tidak meluap saat disiram. Gerbera Floripot membutuhkan tanah dengan aerasi yang optimal. Media tanam di pot ditekan-tekan tidak terlalu keras, karena dapat menghambat peresapan air saat disiram. Selain itu jika air terlalu lama menggenang di pot dapat menimbulkan munculnya cendawan penyebab penyakit.

Baca Juga :  Perawatan Ikan Mas Koki Mata Balon - (Bubble Eye)

Pot bunga floripot lebih baik diletakkan di atas bangku untuk mempermudah perawatan dan menghindari serangan organisme yang berbahaya dari dalam tanah.

Jika tidak mungkin menggunakan bangku, tetapi harus di tanah, maka tanahnya harus ditinggikan lebih dahulu. Kemudian tanah itu ditutup dengan plastik berlubang-lubang. Plastik ini berfungsi untuk mempertahankan kelembapan dan berpengaruh positif terhadap iklim di rumah kaca.

Selama 1-2 minggu setelah pindah pot, temperatur malam hari sebaiknya 18 derajat C. Jika perakarannya sudah baik, temperatur dapat turun lagi menjadi 14 derajat C pada malam hari. Pada siang hari temperatur minimal dianjurkan antara 17 derajat-18 derajatC (tergantung intensitas cahaya). Sedangkan temperatur maksimal sulit ditentukan tetapi harus dihindarkan temperatur yang terlalu tinggi karena dapat menghambat pertumbuhan generatif. Temperatur yang tinggi justru dapat merangsang pertumbuhan vegetatif sehingga mengurangi jumlah kuncup bunga. Oleh karena itu, dengan temperatur lebih dari 24 derajat C hubungan antara pertumbuhan generatif dan vegetatif cenderung ke pertumbuhan vegetatif.

Intensitas cahaya juga cukup penting. Gerbera Floripot tidak menyukai terlalu banyak cahaya matahari secara langsung atau penyinaran di bawah 400 W/m derajat. Jika terlalu panas perlu diberi naungan. Sedangkan penyiraman untuk tanaman floripot harus selalu diperhatikan. Floripot tidak menyukai terlalu banyak air karena beberapa jenis cendawan dapat cepat sekali menyerang tanaman. Tetapi kekurangan air juga dapat merusak gergera floripot.

Jika harus disiram, sebaiknya selalu dicampur dengan pupuk yang berupa pupuk campuran NPK (15:11:29), Mg, Fe, dan Mn, dengan pH 6,0. Beberapa minggu sebelum pembungaan ditentukan, pupuk yang diberikan mengandung K lebih banyak dengan perbandingan 12:0:44. Kandungan K lebih tinggi berguna untuk memacu pembungaan serta meningkatkan kulitas bunga.

4. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit gergera floripot sama dengan gerbera potong yang ditanam di tanah. Tetapi pada Gerbera Floripot pengawasan hama dan penyakit sangat penting, sebab sekali tanaman di pot itu terserang hama, tanaman itu sudah tidak layak dijual maupun diekspor.

Penggorok daun, siput, dan ngengat merupakan hama yang paling sering menyerang gerbera floripot. Untuk mencegah serangan pengorok daun perlu dilakukan penyemprotan insektisida Curamil, Tamaron, atau Vydate. Penyemprotan dilakukan seminggu sekali sampai kuncup bunga mulai berwarna. Pada saat itu penyemprotan Curamil dihentikan. Jika menggunakan Tamaron, penyemprotan dilakukan 3-4 kali saja, karena dapat menyebabkan daun terbakar.

Serangan pengorok daun itu akibatnya bisa sangat serius, karena dapat terjadi lubang terowongan dalam daun. Pada hama ngengat, ulatnya memakan daun-daunan dan membuat lubang di dalamnya. Untuk mengatasi ngengat dilakukan dengan memasang lampu perangkap. Sedangkan serangan siput dapat menyebabkan lubang pada daun. Pengendalian hama ini menggunakan akarisida dengan dosis menurut petunjuk. (MD/OU)

Loading...
error: