MENANAM BUNGA POTONG

BERTANAM BUNGA POTONG

Berbicara tentang bunga potong dan cara menanamnya memang macam-macam. Tetapi setidaknya ada empat jenis bunga yang cukup penting yang cara menanamnya pun agak aneh, yaitu sedap malam, gladiol, krisan dan lili.

Sedap malam, gladiol, krisan dan lili sebagai bunga potong memang sudah tidak asing lagi. Pada umumnya ditanam di daerah dataran tinggi, seperti Bandungan-Ambarawa, Batu-Malang, Cipanas, Cisaat-Sukabumi, Lembang dan Brastagi-Sumatera Utara yang ketinggiannya antara 700-1500 m dpl. Khusus sedap malam juga dapat ditanam di dataran rendah dan kami menjumpai tanaman ini di daerah Bangil-Pasuruan yang ketinggiannya sekitar 300 m dpl.

Empat jenis tanaman tersebut pada umumnya menghendaki tanah yang kaya humus. Sedap malam, gladiol dan krisan akan tumbuh subur kalau ditanam di tempat yang terbuka sedang lili memerlukan naungan. Kami menemukan empat jenis tanaman itu tumbuh subur pada tanah yang pH-nya 5,5-5,9.

Bagaimana sedap malam, gladiol, krisan dan lili ditanam secara singkat dapat diikuti dalam tulisan di bawah ini.

1. BUNGA SEDAP MALAM

Perbanyakan Tanaman

budidaya bunga sedap malam, bunga sedap malam in english, bunga sedap malam photo, bunga sedap malam mp3, bunga sedap malam iis sugianto mp3, bunga sedap malam wikipedia, bunga sedap malam iis sugianto, bunga wijaya kusuma

Bunga sedap malam
gambar : joshtraders.com

Sedap malam diperbanyak dengan umbinya yang diambil dari tanaman yang berumur lebih dari dua tahun. Tanaman dibongkar kemudian umbinya yang masih berupa rumpun diambil, lalu dipisah-pisahkan.

Umbi ini tidak dapat langsung ditanam tapi harus dijemur dulu sampai kering selama 1-1,5 bulan. Di Bangil umbi kering setelah dijemur ini langsung ditanam, sedang di Bandungan disimpan lagi di atas para-para yang letaknya di atas dapur selama tiga bulan, yang kalau di Bandungan disebut ditarang. Tujuan penarangan ini adalah untuk mengeringkan umbi dengan bantuan asap dapur dan agar pertumbuhannya lebih seragam. Bagi yang berminat untuk menanam sedap malam, umbi yang sudah siap tanam ini dapat dibeli pada Rusdianto di Dusun Pandem, Desa Bandungan – Ambarawa atau Karman di Dusun Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang-Bangil.

Harga bunga ini dipasaran sekitar Rp. 9000 – Rp. 10000,00 per ikat (10 batang) hari-hari biasa, tetapi akan lebih mahal ketika menjelang hari-hari raya.

Pengolahan Tanah dan Penanaman

Areal yang akan ditanami sedap malam dicangkul atau dibajak dua kali sedalam 30 cm kalau bekas tanaman padi dan cukup satu kali kalau bekas tanaman sedap malam. Kemudian tanah diratakan dan dibuat bedengan-bedengan yang lebarnya 1 m, tingginya 20 cm sedang panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan.

Saat tanam biasanya awal musim kemarau, atau disesuaikan dengan “tangguhan”, yaitu saat panen raya yang diharapkan. Kalau disesuaikan dengan tangguhan, saat tanam biasanya 7 atau 8 bulan sebelumnya. Umbi ditanam dalam lubang tanam yang dibuat dengan tugal. Jarak tanamnya 20 x 20 cm. Di Bandungan, setiap lubang diberi satu umbi, sedang di Bangil setiap lubangnya diberi beberapa umbi.

Baca Juga :  Victoria amazonica Facts (Fakta Tentang Teratai Terbesar di Dunia)

Perawatan Tanaman

Pemupukan yang pertama dilakukan pada umur 1 BST (bulan setelah tanam) dengan pupuk Urea dan TSP. Dosisnya satu sendok teh untuk setiap tanaman. Pemupukan selanjutnya diulang lagi setiap satu bulan sekali dengan dosis dan pupuk yang sama. Penyiangan dilakukan pada umur 3 BST dan diulang lagi kalau rumputnya sudah mulai rimbun. Penyiangan dilakukan dengan mencabuti rumput dan daun-daun tanaman yang sudah tua dan menyentuh tanah. Dalam penyiangan ini harus dijaga agar tidak sampai merusak akar tanaman. Untuk mencegah serangan hama dan penyakit, setiap bulan sekali tanaman disemprot dengan insektisida dan fungisida, misalnya Basudin 60 EC dan Dithane M45. Untuk menjaga kelembaban tanah pada musim kemarau, lahan dileb (diairi) setiap satu atau dua minggu sekali.

Pemanenan

Panen bunga sedap malam sudah dapat dilakukan pada umur 7-8 BST. Pemanenannya dengan mencabut bersama tangkainya, kalau bunga itu akan dijadikan bunga potong. Bunga yang dipanen ialah yang rangkaian bunganya sudah mekar 2-3 buah. Kemudian bunga yang sudah dicabut dibuang 3-4 daunnya yang terbawah lalu diuntingi dengan isi 100 tangkai/unting. Sedang kalau akan dijadikan bunga tabur, bunga yang setengah mekar dan yang sudah mekar dipetiki dari tangkainya. Pemetikan bunga ini biasanya dilakukan setiap hari.

2. BUNGA GLADIOLA

Perbanyakan Tanaman

gladiola flower, gladiola pictures, gladiola photos, gladiola bulbs, gladiola tattoos, gladiola elementary, gladiola star 4*, gladiola gardenia

Bunga Gladiol (Gladiola)
gambar : youtube.com

Gladiol dapat diperbanyak dengan umbi dan meniran (anakan umbi). Umbi diambil dari tanaman yang sudah dipanen, dipisahkan dari gembosannya (tempat menempelnya umbi), lalu diangin-anginkan selama dua bulan. Kemudian ditarang sampai kering dan keluar tunasnya sehingga siap tanam. Penarangan umbi biasanya memakan waktu 1-2 bulan.

Kalau meniran yang akan dijadikan bibit, mula-mula meniran dipisahkan dari umbi induknya dan dari 1 umbi dapat diperoleh sekitar 20 butir meniran. Kemudian meniran dikumpulkan dalam tampah, lalu ditarang sampai kering (biasanya selama satu tahun). Meniran yang sudah kering dikupas kulitnya lalu disemaikan. Empat bulan setelah semai, meniran sudah membesar menjadi umbi, lalu dibongkar. Kemudian umbinya diangin-anginkan selama dua bulan lalu ditarang sampai kering dan keluar tunasnya sehingga siap tanam. Penarangan biasanya memakan waktu satu atau dua bulan. Umbi yang siap tanam ini dapat dibeli pada Lagiyo, di Desa Ngasem-Bandungan, Ambarawa. Harga bunga ini di pasaran Rp. 15.000,00/ ikat.

Pengolahan Tanah dan Penanaman

Tanah dicangkul sedalam 30 cm lalu diratakan. Selanjutnya dibuat alur-alur sedalam 10 cm sebagai lubang tanam, dengan jarak antar alur 30 cm. Kemudian bibit ditanam dalam alur ini dengan jarak 10 cm, lalu diuruk dengan tanah.

Perawatan Tanaman

Pemupukan dilakukan dua kali, yaitu pada umur 20 dan 45 HST (hari setelah tanam) dengan Urea dan TSP. Dosisnya, masing-masing satu sendok teh untuk setiap tanaman. Umur 25 HST, tanah didangir sambil menyiang rumputnya. Lalu pada saat tanaman sudah mulai melencut (hamil), kira-kira pada umur 50 HST, disemprot pakai Basudin 60 EC untuk mencegah serangan hama.

Baca Juga :  Tomtang, Tanaman Tomat Sambung Kentang

Panen

Pemanenan bunga gladiol dapat dilakukan pada umur 60-70 HST. Pemanenannya dengan memotong tangkai bunganya. Bunga yang dipanen adalah yang dalam rangkaiannya sudah ada yang mekar 2-3 kuntum. Kemudian bunga yang sudah dipanen diuntingi dan tiap untingnya berisi 25 tangkai.

3. BUNGA KRISAN

Bibit

jenis bunga krisan, harga bunga krisan, arti bunga krisan, manfaat bunga krisan, budidaya bunga krisan, cara merawat bunga krisan, bibit bunga krisan, sejarah bunga krisan

Bunga Krisan
gambar : krisannongkojajar.blogspot.com

Perbanyakan tanaman krisan dapat dilakukan dengan stek dan anakan, tapi yang umum dilakukan oleh petani ialah perbanyakan dengan anakan. Anakan yang dipergunakan untuk bibit harus yang tingginya sudah sekitar 15 cm dan anakan ini dapat dibeli pada Sulkan di Desa Bumiaji, Batu-Malang atau pada Yamto di Karanglo-Jurang, Bandungan-Ambarawa.

Penanaman

Tanah diolah sedalam 30 cm, lalu diratakan. Kemudian dibuat bedengan-bedengan selebar 1 m, tingginya 20 cm dan panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan. Anakan kemudian ditanam dalam alur-alur yang dibuat melintang bedengan dengan jarak tanam
20 x 10 cm.

Krisan merupakan tanaman yang tidak tahan terkena air hujan. Tanaman akan ‘mlosoh’ (seperti terkena air panas), yang kemungkinan terserang Phytophthora kalau terkena air hujan. Untuk menjaga hal itu, kalau petani di Bandungan menggunakan naungan bambu yang diberi atap dari jerami. Naungan ini dibuat membujur ke arah Utara Selatan, tinggi naungannya, yang menghadap ke timur 1,5 m dan lebarnya 1,25 m. Sedang petani di Batu, dilakukan dengan menyemprotkan pestisida secara intensif. Dan berlainan lagi dengan yang dilakukan petani di Cibodas, yaitu membungkus bunganya dengan kantung plastik.

Perawatan Tanaman

Pemupukan yang pertama dilakukan pada umur 20 BST dengan pupuk NPK sebanyak satu sendok teh untuk setiap tanaman. Pemupukan selanjutnya satu bulan sekali dengan pupuk dan dosis yang sama. Pada umur 2 BST, tanaman sudah tidak dapat berdiri tegak lagi. Ia perlu diberi ajir. Tunas-tunas samping yang muncul di ketiak daun dibuang, agar tanaman hanya berbunga satu dan besar. Untuk menjaga kelembaban tanah pada musim kemarau, setiap sore tanah perlu disiram dan airnya dijaga jangan sampai terkena bunganya.

Panen

Pemanenan bunga krisan dapat dilakukan pada umur 4-7 BST. Pemanenannya dilakukan dengan memotong batangnya setinggi kurang lebih 10 cm dari tanah. Selanjutnya bunga yang sudah dipotong ini dibersihkan daunnya dan sebelum dipasarkan batang (tangkainya) direndam dalam air agar tidak layu. Tanaman yang sudah dipanen tidak langsung dibongkar. Anakannya masih dapat dipelihara 2 kali lagi untuk dipanen nantinya. ~~ CARA MENANAM BUNGA POTONG ~~

Loading...
error: