Ikan Platy – Ikan yang Beranak

Ikan Platy – Ikan yang Beranak

platy fish male or female, platy fish food, platy fish pregnant, platy fish behaviour, platy fish breeding, platy fish babies, platy fish care, ikan platy santa claus, ikan platy pedang, cara beternak ikan platy, jenis ikan platy, platy fish care, platy fish types

Ikan platy santa claus
gambar : aquariumdomain.com

Ikan platy merupakan ikan hias air tawar yang berkembang biak dengan beranak. Aneh memang. Dan sebagai ikan hias, mereka sangat disukai para penggemar ikan hias pemula.

Kalau kita melihat-lihat ikan hias di toko akuarium, hampir selalu kita dapat menjumpai ikan plati yang bernama ilmiah Xiphophorus. Ikannya kecil memang, sekitar 3 – 5 cm, tapi warnanya bisa bermacam-macam, geraknya pun lincah, sehingga menambah ramainya isi akuarium. Apalagi kalau airnya bening, dengan tanaman hijau lembut lemah gemulai. Maka kehadiran ikan mungil yang ke luar masuk di antara daun tanaman itu benar-benar asyik untuk dilihat.

Ikan ini bukan ikan asli Indonesia, tapi berasal dari Meksiko, namun sekarang sudah banyak kita jumpai di mana-mana di Indonesia. Mereka memang mudah sekali menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup Indonesia yang boleh dikata sama iklimnya dengan Meksiko. Karena gampang dipelihara, ia pun sangat cocok untuk mengisi akuarium para penggemar ikan hias pemula.

1. Macam-Macam Jenis

platy fish types, platy fish male or female, platy fish food, platy fish pregnant, platy fish behaviour, platy fish breeding, platy fish babies, platy fish care

Ikan platy Xiphophorus variatus
gambar : deviantart.com

Disebut Xiphophorus variatus karena warna tubuhnya memang variabel (berubah-ubah). Ada yang kecoklat-coklatan, hijau zaitun, biru bertotol-totol, atau emrah bertotol-totol. Semuanya kalau diteliti ternyata masih Xiphophorus variatus. Semua jenis ikan platy merupakah penghuni perairan tawar, seperti rawa-rawa, sungai, selokan, bahkan di saluran irigasi kota.

Kerabatnya yang paling dekat, tapi tidak begitu sensasional warnanya, seringkali dicampurbaurkan di antara mereka. Yaitu bernama Xiphophorus maculatus, yang sering disebut ikan platy juga. Hanya saja warnanya kurang begitu cemerlang. Kuning bening dengan bercak hitam di pangkal ekor. Untuk membedakan kedua jenis itu, orang Belanda menyebut yang malacus itu Platy, sedang yang variatus disebut “boute platy” (ikan platy yang belang bonteng).

Baca Juga :  21 Jenis Merpati dan Gambarnya

Karena mudahnya dikawinsilangkan, maka warna tubuh blasteran keturunannya juga bermacam-macam. Seringkali kita lalu tidak tahu lagi apakah seekor platy itu variatus tulen, maculatus asli, atau peranakannya.

2. Ikan yang Tidak Bertelur, Melainkan Beranak

platy fish babies, platy fish care, ikan platy santa claus, ikan platy pedang, cara beternak ikan platy, jenis platy

Ikan platy Xiphophorus helleri, dari jenis inilah terbentuk ikan platy ekor pedang atau Swordtail
gambar : exotic-aquariums.com

Keanehan lain dari ikan platy atau biasa disebut orang Sunda dengan sebutan ikan Tumbras ini adalah mereka berkembangbiak tidak dengan bertelur, melainkan beranak. Telur yang dikeluarkan ikan betina tidak dibuahi di luar tubuh seperti halnya ikan biasa yang lain, melainkan di dalam tubuh. Untuk membuahi telur yang masih berda dalam tubuh induk itu, ikan jantan dikarunia alat khusus untuk memasukkan sperma ke dalam lubang kelamin ikan betina. Alat yang sebenarnya merupakan sirip dubur yang sudah berubah bentuk menjadi runcing itu sering disebut gonopodium (kaki kelamin).

Sekali terjadi hubungan kelamin, induk betinanya dapat melahirkan anak sampai beberapa kali, selama beberapa minggu. Ini karena sperma ikan jantan memang bisa disimpan dalam saluran telur ikan betinanya, dalam keadaan tetap hidup. Telur yang sudah dibuahi tidak buru-buru dikeluarkan oleh induknya, tetapi tetap ditahan dalam tubuh, sampai menetas menjadi anak ikan. Setelah menetas, barulah dikeluarkan dan bentuknya pun sudah mirip dengan induknya.

3. Suka Memakan Anak Sendiri

platy fish types, platy fish male or female, platy fish food, platy fish pregnant, platy fish behaviour, platy fish breeding, platy fish babies, platy fish care, ikan platy santa claus, ikan platy pedang, cara beternak ikan platy, jenis ikan platy, platy fish care

Ikan platy jenis Xiphophorus maculatus
gambar : petsmart.com

Keluarga platy pada umumnya mudah sekali dipelihara, baik di kolam, maupun akuarium. Tapi dalam akuarium, mereka perlu disediakan tempat yang cukup lega, bebas dari tumbuh-tumbuhan yang menjerat, agar bisa leluasa mondar-mandir kian kemari. Makanan yang mereka sukai ialah sisa bahan organik dan binatang kecil, terutama jentik nyamuk. Tapi di samping itu, juga perlu diberi makanan hijauan seperti ganggang hijau atau daun selada air yang sudah lumat. Mereka juga dapat menerima segala macam makanan ikan buatan.

Baca Juga :  Dikatakan Tanda Kiamat dan Mirip Dajjal, Inilah 5 Hewan Mata Satu yang Sempat Terkenal di Dunia

Di tempat pemeliharaan, ikan platy yang sudah dewasa akan mencari jodohnya sendiri. Pasangan yang sudah dimabuk cinta akan memperlihatkan tari gandrung cumbu-cumbuan yang mengasyikkan. Puncak pacara ikan ini diakhiri dengan perkawinan. Selang beberapa waktu setelah kawin, induk betinanya akan melahirkan anak secara berkala. Seekor demi seekor. Kalau anaknya tidak cepat-cepat bersembunyi di antara “semak” tanaman tepian akuarium, salah-salah akan dimangsa oleh ikan platy besar yang lain.

Untuk menghindari pemangsaan ini, akurium tempat perkawinan mereka kita tambah tanaman airnya yang lebih lebat, tapi masih tetap ada ruang yang cukup lega di bagian tengah depan akuarium. Dengan tumbuh-tumbuhan air yang lebat ini, anak ikan yang masih “bayi merah” itu sempat bersembunyi, menghindari bahaya kematian.

Jalan lain ialah, anak yang baru lahir itu kita tangkap dan tampung dalam akuarium khusus anak ikan tersendiri. Di tempat penampungan itu, mereka kita beri makanan jasad renik infusoria (binatang bersel tunggal) dan Rotifera (cacing bersel tunggal). Setelah mereka berumur 2-3 minggu, makanannya mulai kita ganti dengan makanan yang lebih besar ukurannya seperti kutu air dan jentik nyamuk.

Tapi kalau makanan alami ini tidak cukup, mereka bisa saja diberi makanan buatan, yang kita buat sendiri, berupa kuning telur rebus yang digerus dan disaring dengan kain mori. Kalau tidak mau bersusah-susah, yang beli makanan buatan yang sudah siap pakai di toko ikan hias.

Pemberian makanan buatan jangan sampai banyak sisanya yang tidak termakan, karena lama-kelamaan akan menjadi busuk, dan kemudian mencemari air akuarium.  #TS***

Loading...
error: