Memanfaatkan Popok “Diapers” Bekas sebagai Media Tanam

Jika Anda memiliki seorang anak yang masih balita, tentu tidak asing dengan benda satu ini “Popok”. Apakah anda pernah terbayang berapa banyak popok yang Anda gunakan dalam 1 hari? Mungkin sekitar 3 sampai buah ya. Berdasarkan data dari Jerman, jumlah popok yang digunakan dalam 1 tahun bisa mencapai 500 ton atau sekitar 12.500 truk, dan dibutuhkan waktu sekitar 200-250 tahun untuk menguraikan diapers.

Terbayang nggak berapa banyak sampah yang dibuang dan berapa bayak polusi yang ditimbulkan akibat pembuatan dan pembuangan popok. Selain itu, biaya yang digunakan untuk membeli popok dari bayi hingga umur 2.5 tahun adalah sekitar 36 juta. Wow, bayak sekali ya!

Dilihat dari dampak buruk dan biaya yang dikeluarkan untuk membeli popok ini apakah anda tergerak untuk memanfaatkan popok bekas anak anda? Tentu saja banyak keuntungannya yaitu mengurangi limbah dan polusi akibat popok yang terpakai, kedua mengurangi biaya anda dalam berkebun , dan ketiga membat anda lebih kreatif.

Penggunaan popok untuk dijadikan media tanam terbukti sangat efektif. Kenapa? Karena popok ini terbuat dari media hidrogel atau serat yang sangat mudah menyerap air sesuai kegunaaannya sebagai popok.

Sehingga tentunya medianya akan menyimpan banyak air, sehingga dapat menghemat waktu karena anda tidak perlu lagi sering-sering menyiram tanaman. Selain itu, tanah yang dicampur dengan isi popok ini akan memiliki kadar udara tanah yang mencukupi sehingga tanah menjadi gembur dan optimal bagi pertumbuhan tanaman.

Mari kita pelajari cara pembuatannya :

Alat dan bahan :

  • Kaleng bekas/ pot
  • Popok Bekas
  • Gunting
  • Tanah
  • Biji/ tanaman

Berikut cara pembuatannya :

memanfaatkan popok bekas, pemanfaatan popok bekas, manfaat popok bekas, daur ulang popok bekas, media tanam popok bekas meja ganti popok bayi bekas

via : pinterest.com

  • Bersihkan popok bekas yang anda miliki. Basuh kotoran yang menempel dengan air yang mengalir.
  • Guntinglah popok dan ambilah isi popok yang berupa serat ataupun hidrogel dan tuangkan ke dalam pot.
  • Cacahlah isi popok tersebut agar halus
  • Campuran isi popok dan tanah dengan perbandingan 1:3.
  • Aduk hingga merata. Pada tahap ini tanah akan terlihat sedikit mongering dikarenakan air yang terkandung dalam tanah terserap oleh serat atau hidrogel popok yang tadi dicampurkan.
  • Setelah itu padatkan dan rapikan pada pot atau kaleng.
  • Masukan tanaman dan siram hingga tanah lembab.
Baca Juga :  Mengatasi Penyakit Mencret Pada Burung Cucakrawa

Tanaman yang cocok ditanam misalnya adalah padi-padian, bawang, bunga mawar, cabai, dan tanaman hias lainnya. Jangan lupa letakan tanaman anda di tempat yang terpapar sinar matahari yang cukup agar lebih subur. Perhatikan kadar air dengan menyiramnya dalam jangka waktu 5 hingga 7 hari dan jangan terlalu sering agar tanah tidak terlalu lembab. Semoga artikelnya bermanfat terutama bagi para penggemar tanaman yang sedang memiliki bayi. Akhir kata, marilah kita mulai menjaga lingkungan kita mulai dari hal-hal kecil. Popok bekas? Tengok Kegunaannya – (DBS) Anna.

Loading...
error: