6 Cara Membedakan Emas Asli atau Palsu, Jangan Sampai Tertipu!

Kreativitas manusia bisa terwujud dalam berbagai hal, baik positif maupun negatif. Termasuk dalam upaya merekayasa produk. Membuat suatu tiruan atau replika, untuk menghasilkan suatu produk yang lebih murah dengan tampilan yang hampir serupa.

Buat kamu yang suka dengan perhiasan  emas, wajib waspada dan hati-hati. Saat ini emas palsu beredar dan dipasarkan dengan iming-iming asli. Agar kamu tidak tertipu, wajib tahu beragam cara membedakan emas asli atau palsu. Yuk, cobain!

emas asli dan palsu mengenali beza cara membezakan batu jarum badar putih pasir gambar contoh cincin membedakan antam apa perbedaan antara akik anting pirus urat bagaimana beda bedain batangan dengan menentukan secara kasat mata caramembedakan menbedakan memastikan mudah mendeteksi gelang ciri harga kalung kuning mengetahui mas perhiasan ngecek ngetes warna manual serat sederhana serum masker shiseido tes tips tanpa alat yang

1. Pengecekan visual

Cara paling mudah mengecek keaslian emas, yaitu dengan mengenali tanda-tandanya secara visual, antara lain berupa:

  • Tanda resmi, stempel atau ukiran yang menunjukkan kemurnian (1-999 atau .1-.999) dan/atau karat (10K, 14K, 18K, 22K, atau 24K). Namun, tanda pada emas yang sudah tua jadi lebih sulit dikenali dan bisa jadi emas palsu membuat tanda serupa yang tampak autentik.
  • Perubahan warna emas pada bagian yang terkena gesekan, biasanya tidak signifikan. Jika terlihat ada warna logam yang berbeda, bisa jadi perhiasan tersebut hanya berlapis emas, dan bukan emas yang sebenarnya.

2. Tes Gigitan

Pada masanya, gigitan digunakan untuk menguji keaslian emas. Secara teoritis, emas cenderung lebih lunak dan akan menunjukkan bekas gigitan. Namun, cara ini tidak akurat jika perhiasan emas palsu terbuat dari timbal yang lebih lunak daripada emas.

3. Tes Magnet

Untuk mencoba tes ini, Anda harus menggunakan magnet yang kuat. Apabila perhiasan emas tertarik oleh magnet, maka jelas kepalsuannya. Namun, perhiasan yang tidak tertarik oleh magnet pun belum tentu asli. Bisa jadi, perhiasan palsu dengan bahan logam lain yang tidak tertarik oleh magnet. Maka, selain cara ini, Anda disarankan mencoba metode lainnya untuk menguji keaslian emas.

Baca Juga :  7 Cara dan Tips Melindungi Anak dari Bahaya Internet

4. Tes Asam Nitrat

Bisa dikatakan, tes asam nitrat merupakan metode terbaik dalam menentukan keaslian emas. Anda hanya perlu meneteskan larutan asam nitrat ke emas yang hendak diuji, lalu mengamati reaksinya. Warna hijau mengindikasikan perhiasan tersebut logam berlapis emas, warna emas menunjukkan kuningan berlapis emas, warna susu berarti perak berlapis emas, sementara emas murni tidak akan memperlihatkan reaksi apapun.

5. Tes massa jenis

Metode ini menggunakan prinsip Archimedes dan massa jenis. Semakin tinggi massa jenis, maka emas tersebut semakin murni. Untuk mengukur massa jenis emas, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Timbang emas dan ketahui massa emas dalam satuan gram.
  • Masukkan emas dalam segelas air, ukur perubahan ketinggian air dalam gelas, sehingga berdasarkan hukum Archimedes, kamu akan mendapatkan volume emas dalam ml.
  • Ukur massa jenis emas dengan rumus: m/V. Massa terhadap volume, dengan satuan gr/ml.
  • Apabila hasilnya mendekati 19 gr/ml, maka perhiasan emas tersebut asli.

Yang perlu kamu ketahui, kemurnian emas dapat memengaruhi massa jenis. Misalnya, 14 karat dengan massa jenis 12,9—14,6 gr/ml, emas kuning 18 karat sekitar 15,2—15,9 gr/ml, emas putih 18 karat antara 14,7—16,9 gr/ml, atau 22 karat sekitar 17,7—17,8 gr/ml.

6. Tes Pelat Keramik

Ingat, Anda harus menggunakan pelat keramik tanpa lapisan glazur. Gesekkan emas ke permukaan pelat. Garis-garis hitam menunjukkan emas tersebut palsu, sementara garis emas menunjukkan keasliannya. Mudah sekali, bukan? Maka, jangan sampai Anda tertipu, ya!

6 Cara Membedakan Emas Asli atau Palsu, Jangan Sampai Tertipu! -NSP

Loading...
error: