Cara Mengusir Sales yang Datang ke Rumah Secara Memesona

How to handle unwanted salespeople when you are busy (or in completely dark mood).

Saya paling ogah melayani sales atau petugas abal-abal yang mengetuk pintu untuk menawarkan atau setengah memaksa kami membeli produknya. Setidaknya bulan ini sudah 3 orang sales berhasil saya usir dengan cara yang memesona.

Petugas Survey Kebocoran Gas Elpiji

Petugas Survey kebocoran gas Elpiji yang tempo hari mendatangi rumah tetangga nyelonong masuk ke dapurnya dengan dalih memeriksa kode di tabung Elpiji. Jangan harap itu terjadi di rumah saya selagi saya ada. Begitu mereka memperkenalkan diri di gerbang dan bertanya “Di rumah bapak memakai Elpiji?” Saya jawab dengan santun: “Mboten mas, saya masak pakai kayu bakar, tuh di belakang rumah masih banyak hutan.” Tatapan wajahnya sungguh menggelikan: dia tahu yang dihadapi adalah orang nggak waras.

cara mengusir sales

ilustrasi, via : pinterest.com

Petugas Dinas Kesehatan Gadungan

Petugas Dinas Kesehatan Gadungan (saya sebut Men in Black) yang suka meneror orang kampung dengan ceramah tentang nyamuk Aedes Aegepti, lalu menjual Abate dengan harga stratospheric alias selangit. Kalau orang seperti itu datang, langsung saya buka pintu gerbang. Begitu mereka ngaku sebagai petugas kesehatan, saya langsung cut omong kosongnya: “Oh, sampeyan mau jual abate? Saya sudah dikasih abate gratis dua kontainer langsung dari dinas kesehatan.”Klakep, mereka gak bisa omong kosong lagi”.

Baca Juga :  Artis Indonesia yang Memiliki Indra Ke-Enam (Sixth sense)

Sales Pemanas Air Otomatis

Sales pemanas air otomatis untuk kamar mandi: “Permisi pak, kami dari PT. Eplekenyes yang sedang menawarkan program promo dan pemasangan gratis pemanas air blah-blah-blah. Bapak mandi pakai shower atau gayung?” “Kami sekeluarga mandi bugil di sungai mas, di bawah sana. Nggak butuh pemanas air.”

Saya bukannya sinis kepada mereka. Itulah cara saya mendidik agar orang-orang itu cari pekerjaan lain yang lebih prospektif. Cara Mengusir Sales. – Arif Subiyanto

Loading...
error: