Makam-Makam Kuno di Dunia - ngasih.com

Makam-Makam Kuno di Dunia

Makam-Makam Kuno di Dunia

Seperti yang Anda ketahui piramida kuno dibangun dalam berbagai bentuk dan ukuran. Dan di Mesir piramida berfungsi sebagai makam para raja-raja. Dan biasanya di dalam makam-makam kuno tersebut terdapat timbunan harta raja ataupun barang berharga lainnya. Tapi tahukah Anda bahwa makam-makam kuno itu tidak hanya terdapat di Mesir ? Bahkan di Indonesia, ternyata terdapat makam-makam kuno yang sangat populer. Selain itu masih banyak lagi makam-makam kuno yang tersebar di seluruh dunia. Dan di bawah ini adalah makam-makam kuno yang tersebar di beberapa Negara, termasuk Indonesia.

1. Waruga – Makam Sawangan Minahasa

berita makam kuno, makam kuno peninggalan kerajaan demak, makam kuno dunia, orang kuno, tomb, sanctuary, cemetery, antique

Posisi mayat (jenazah) seperti bayi
gambar : indonesiavisit.info

Adat istiadat dan budaya diterjemahkan melalui banyak cara termasuk bagaimana cara seseorang dikebumikan. Jika Tana Toraja menguburkan jenazah diatas gunung batu terjal, berbeda dengan yang dilakukan oleh suku Minahasa Sulawesi Utara. Mereka memakamkan jenazah ke dalam peti pada material batu. Tradisi ini disebut waruga. Tradisi ini adalah merupakan tradisi yang ada pada zaman megalitik yang dilanjutkan hingga abad ke-19.

Peti terdiri atas dua bagian yang berfungsi sebagai wadah dan tutup. Letak makamnya tegap di atas tanah melihat orang yang melihatnya pasti bertanya-tanya para leluhur Minahasa memposisikan jenazahnya. Sebelum memasuki gerbang pemakaman kuno waruga, pada tembok luar terdapat relief tata cara pemakaman waruga. Dimana jenazah diringkup dengan kaki terlipat, mirip posisi bayi saat di dalam kandungan. Jadi, filosofi yang lahir seperti pada saat manusia akan dilahirkan seperti itulah posisinya saat meninggalkan dunia melalui kematian.

sarkofagus, punden berundak, waruga jagat, waruga zaman megalitikum, waruga di minahasa, waruga ditemukan di, waruga minahasa, waruga sawangan

Waruga
gambar : indonesia.travel

Setelah jenazah diposisikan sempurna di dalam peti, barulah lubang ditutup batu yang berbentuk atap rumah. Atap diukur dengan bentuk variasi berupa orang, binatang, benda alam ataupun tanaman. Barang-barang milik jenazah juga ikut dimakamkan dalam waruga, seperti piring, perhiasan seperti cincin dan kalung. Namun saat ini barang-barang tersebut sudah diambil dari masing-masing makam dan disimpan di sebuah museum mini yang terletak tidak jauh dari kompleks pemakaman. Hal tersebut dilakukan karena sering ada orang yang tidak bertanggung jawab mengambil peninggalan isi waruga, bahkan bebatuan kuno yang menempel di kompleks pemakaman pun sering diambil orang. Namun tidak semua leluhur Minahasa bisa dikuburkan dengan cara seperti ini, karena hanya orang-orang tertentu yang memiliki posisi penting di masyarakat.

Baca Juga :  Fenomena Aneh, Air di 10 Tempat Ini Tidak Menyatu Meskipun Berdampingan!

Nah jika Anda tertarik mengunjungi makam kuno waruga, letaknya terdapat di 40 km dari kota Manado di taman purbakala “Waruga Sawangan”. Ada sekitar 144 waruga yang bersemayam di kompleks pemakaman ini.

2. Makam Tana Toraja

tana toraja dead, tana toraja funeral, tana toraja photos, tana toraja map, tana toraja funeral ceremonies, tana toraja rantepao, tana toraja tour, tana toraja baby tree

Tebing pemakaman Tana Toraja
gambar : odditycentral.com

Pemakaman kuno berikutnya masih dari Indonesia. Siapa yang tidak tahu tentang makam di Tana Toraja. Jika anda berkunjung ke Tana Toraja, tidak lengkap rasanya jika anda belum menginjakan kaki ke desa Kete Kesu. Kete Kesu adalah tempat yang dikenal sebagai kawasan peradaban Tongkonan. Tapi bukan hanya itu Kete Kesu juga dikenal sebagai komplek pemakaman.

tana toraja dead, tana toraja funeral, tana toraja photos, tana toraja map, tana toraja funeral ceremonies, tana toraja rantepao, tana toraja tour, tana toraja baby tree

Anak-anak bermain di dekat makam
gambar : travel.kompas.com

Meski demikian di dalam kompleks pemakaman ini, pengunjung tidak hanya melihat tebing-tebing pemakaman, namun juga melihat makam orang toraja yang berbentuk bangunan seperti rumah, bukan hanya pemakaman di atas tebing. Di Kete Kesu anda bisa menyaksikan potret lengkap kehidupan Tana Toraja yang masih menjunjung tinggi adat istiadat warisan leluhur mereka. Tidak hanya itu Kete Kesu disebut-sebut sebagai potret kebudayaan megalitik yang paling lengkap di Tana Toraja.

tabuik, rambu solo di toraja, rambu solo wikipedia, rambu solo 2013, rambu solo ceremony, rambu solo tana toraja, parinding rambu solo photo, funeral ceremony in toraja

Penduduk Tana Toraja sangat menghormati leluhurnya tetap merayakan Rambu Solo
gambar : jakhongirshaturaev.wordpress.com

Keindahan alamnya yang dikepung pegunungan dan sawah yang luas terbentang serta barisan rumah adat yang umurnya atau usianya sudah ratusan tahun. Kete Kesu juga telah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya dan merupakan pusat dari berbagai perayaan atau upacara adat Toraja. Salah tau upacara adat yang sangat populer adalah pemakaman secara adat yang dirayakan secara besar-besaran dan meriah yang disebut Rambu Solo. Melalui perayaan adat Ramu Solo inilah Anda bisa menyaksikan bahwa masyarakat Tana Toraja sangat menghormati leluhurnya.

Baca Juga :  10 Tempat Paling Dingin di Dunia

Dalam prosesi pemakaman ini Anda bisa menilai kebudayaan yang hingga kini masih dipertahankan oleh masyarakat Tana Toraja.

3. Makam Kuno Bangsa Maya – Guatemala

facebook guatemala, antigua guatemala, antigua, prensa libre guatemala, google guatemala, prensa libre, guatemala city

Makam Kuno Bangsa Maya di Guatemala
gambar : touropia.com

Makam kuno berikutnya adalah makam kuno Bangsa Maya yang ditemukan di Guatemala. Terletak di dalam kompleks situs candi di provinsi Retalhuleu, makam ini diduga adalah makam seorang penguasa atau pemimpin agama yang hidup sekitar 2000 tahun yang lalu. Hasil penelitian para arkeolog menunjukkan bahwa makam tersebut dibangun sekitar 400 – 700 SM (Sebelum Masehi). Di dalam makam tersebut para arkeolog menemukan sejumlah perhiasan seperti kalung yang menggambarkan sosok manusia dan burung bangkai.

Keberadaan simbol kepala burung pemakan bangkai tersebut menunjukkan status sosial orang yang dikuburkan dalam makam tersebut. Dalam peradaban Maya simbol seperti itu diberikan kepada tokoh yang berpengaruh dan dihormati oleh masyarakat di wilayah kompleks candi. Walaupun demikian, para arkeolog tidak menemukan tulang belulang di makam yang terletak di situs Tak’alik Ab’aj sekitar 180 km dari Guatemala City. Di duga tulang belulang tersebut sudah hancur di makan waktu. Saat ini makam kuno ini diberi nama yang artinya “petuah para burung pemakan bangkai”.

4. Makam Kuno di Mesir

king tut tombs, famous tombs in ancient egypt, egypt tombs pictures, egypt tombs facts, surprise egypt tombs yield ornate coffins, egypt tombs for kids, pyramids tombs, egypt pyramids

Makam kuno di mesir
gambar : history.com

Makam kuno berikutnya adalah makam yang ditemukan pada tahun 2010 lalu di Mesir. Sebanyak 57 makam kuno Mesir di temukan. Sebagian besar berupa peti mayat dari kayu yang berhias corak dengan Mummy di dalamnya. Arkeolog menjelaskan bahwa makam paling tua bertanggal sekitar 2700 tahun sebelum masehi.

piramida mesir sejarah, misteri piramida mesir kuno, berita misteri piramida mesir, piramida mesir mahakarya manusia raksasa, berita proses pembuatan piramida mesir, misteri piramida mesir, isi piramida mesir

Piramida mesir
gambar : bpminstitute.org

Pada periode itu diperkirakan pada masa dinasti pertama dan kedua Mesir. 15 diantaranya diketahui merupakan makam yang berasal dari dinasti ke 18 yang memerintah Mesir pada abad ke-dua Sebelum Masehi (SM). Para arkeolog di Mesir mengatakan bahwa Mummy-mummy yang berasal dari dinasti ke 18 ditutupi di dalam linen bertuliskan mantra dari kitab kematian. Mummy-mummy tersebut juga diberi gambar sosok dewa-dewa kuno Mesir. Pada makam yang bertanggal antara 2030 hingga 1840 SM tersebut ditemukan gambar dewa-dewa kuno Mesir, seperti horus, hathor, nun dan amun sebagai hiasan.

Baca Juga :  Para Pahlawan Masa Kini
Loading...